Relawan Anies Indo - Timur

Relawan Anies Indo - Timur

Share

Keadilan tidak berhenti pada pertumbuhan ekonomi, tetapi hadir sebagai rasa aman, akses yang adil

29/08/2025

Peristiwa tragis yang merenggut nyawa seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, setelah dilindas mobil taktis Brimob, menjadi luka mendalam sekaligus cermin betapa lemahnya kontrol terhadap aparat penegak hukum di negeri ini. Polisi, yang seharusnya hadir sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, justru menunjukkan wajah brutal yang merenggut hak hidup seorang warga sipil yang hanya sedang mencari nafkah.

Apakah nyawa rakyat kini sedemikian murah di mata aparat? Tindakan semena-mena yang dilakukan oknum Brimob bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan bentuk penghinaan terhadap nilai kemanusiaan dan konstitusi yang mereka sumpah untuk junjung. Negara hukum berubah menjadi negara rasa takut, ketika pelindung rakyat malah menjadi ancaman.

Kasus ini bukan sekadar kecelakaan. Ia adalah alarm keras yang menunjukkan betapa seringnya kekuasaan dijalankan tanpa akuntabilitas. Di jalanan, rakyat kecil yang bekerja keras demi sesuap nasi bisa sewaktu-waktu menjadi korban kesewenang-wenangan aparat bersenjata. Dan tragisnya, sering kali kasus serupa berakhir dengan dalih “oknum” tanpa ada perbaikan sistemik yang nyata.

Rakyat tidak membutuhkan polisi yang gagah di atas kendaraan taktis, tetapi polisi yang berani berdiri di sisi keadilan. Aparat bukan tuan, mereka adalah pelayan publik. Jika nyawa seorang driver ojol bisa dilindas begitu saja tanpa pertanggungjawaban jelas, lalu siapa yang bisa menjamin keselamatan rakyat biasa di hadapan mereka?

Peristiwa Affan Kurniawan adalah pengingat keras: kekuasaan tanpa kontrol adalah ancaman. Dan bila polisi terus berbuat semena-mena, kepercayaan publik akan terkikis habis. Polisi harus sadar, keberadaan mereka bergantung pada legitimasi rakyat, bukan pada senjata atau kendaraan taktis yang mereka kuasai.

turut berduka yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan🥲.

KATA MAAF TIDAK CUKUP, USUT TUNTASSS

04/02/2025

Bapak Anies Baswedan meyakini bahwa guru adalah ujung tombak kemajuan bangsa karena mereka adalah arsitek terbaik dalam membangun generasi unggul yang menentukan masa depan negara.

Dulu ketika Jepang di luluh lantakkan akibat bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Kaisar Hirohito tidak pertama-tama bertanya tentang jumlah tentara yang tersisa atau besarnya kerusakan infrastruktur. Ia bertanya, "Berapa banyak guru yang masih hidup?" Pertanyaan ini mencerminkan betapa pentingnya pendidikan bagi kebangkitan sebuah bangsa. Jepang memahami bahwa kehancuran fisik dapat diperbaiki, tetapi tanpa guru, membangun kembali peradaban adalah hal yang mustahil.

Indonesia, sebagai negara dengan cita-cita besar menjadi bangsa maju, harus belajar dari prinsip ini. Guru bukan sekadar pengajar di ruang kelas; mereka adalah arsitek peradaban, pencetak generasi unggul yang akan menentukan masa depan bangsa. Namun, ironisnya, masih banyak guru di negeri ini yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, berjuang dengan kesejahteraan yang minim, bahkan terkadang harus mencari penghasilan tambahan untuk bertahan hidup.

Jika kita ingin Indonesia melangkah ke masa depan yang lebih cerah, kesejahteraan guru harus menjadi prioritas. Gaji yang layak, jaminan sosial yang memadai, serta penghormatan terhadap profesi mereka akan memastikan bahwa para pendidik dapat fokus pada tugas utama mereka: mencerdaskan kehidupan bangsa.

Jepang bangkit dari kehancuran dalam waktu yang relatif singkat karena mereka menempatkan pendidikan sebagai pondasi pembangunan. Mereka memastikan bahwa guru sejahtera, dihormati, dan memiliki fasilitas yang mendukung tugas mereka. Hasilnya, Jepang kini menjadi salah satu negara paling maju di dunia, baik dari segi ekonomi, teknologi, maupun budaya.

Indonesia pun bisa mencapai hal yang sama. Jika kita ingin generasi mendatang lebih unggul, maka kita harus mulai dari sekarang, dengan menyejahterakan mereka yang mengasuh akal dan budi anak-anak bangsa. Karena ketika guru sejahtera, pendidikan berkualitas, dan ketika pendidikan berkualitas, Indonesia akan melangkah menuju kejayaan.😊

Photos from Relawan Anies Indo - Timur's post 02/02/2025

Beda orang beda pemanfaatannya🗿

Want your business to be the top-listed Media Company in Ternate?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Ternate
97726