ASIMILTea
21/07/2022
𝐓𝐫𝐢𝐤 𝐉𝐢𝐭𝐮 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐮𝐚𝐭 𝐁𝐚𝐲𝐢𝐦𝐮 𝐓𝐞𝐫𝐥𝐞𝐥𝐚𝐩 𝐒𝐞𝐩𝐚𝐧𝐣𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐼𝑏𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑎𝑟𝑢 𝑚𝑒𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑖 𝑏𝑎𝑦𝑖 𝑚𝑢𝑛𝑔𝑘𝑖𝑛 𝑚𝑒𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑘𝑒𝑠𝑢𝑙𝑖𝑡𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑐𝑎𝑟𝑖 𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑎𝑔𝑎𝑟 𝑏𝑎𝑦𝑖 𝑡𝑖𝑑𝑢𝑟 𝑛𝑦𝑒𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑎𝑙𝑎𝑚. 𝑃𝑜𝑙𝑎 𝑡𝑖𝑑𝑢𝑟 𝑏𝑎𝑦𝑖 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑠𝑒𝑟𝑖𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑏𝑎𝑛𝑔𝑢𝑛 𝑑𝑖 𝑚𝑎𝑙𝑎𝑚 ℎ𝑎𝑟𝑖 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑖𝑏𝑢 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑟𝑒𝑙𝑎 𝑏𝑒𝑔𝑎𝑑𝑎𝑛𝑔. 𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑖𝑡𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝐵𝑢𝑛𝑑𝑎 𝑟𝑎𝑠𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑠𝑎𝑎𝑡 𝑖𝑛𝑖, 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑘ℎ𝑎𝑤𝑎𝑡𝑖𝑟, 𝑎𝑑𝑎 𝑏𝑒𝑏𝑒𝑟𝑎𝑝𝑎 𝑡𝑟𝑖𝑘 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑆𝑖 𝐾𝑒𝑐𝑖𝑙 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑒𝑙𝑎𝑝 𝑠𝑒𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑎𝑙𝑎𝑚.
Bayi memang belum bisa membedakan antara siang dan malam hari, sehingga pola tidurnya menjadi tidak teratur. Alhasil, bayi bisa saja tidur lebih lama di siang hari dan lebih aktif di malam hari. Hal ini tentu bisa mengganggu waktu istirahat Bunda di malam hari.
Trik agar Bayi Tidur Nyenyak Sepanjang Malam
Sebagai panduan, bayi baru lahir akan tidur selama 8-9 jam di siang hari dan kurang lebih 8 jam di malam hari. Namun, hal ini bukan berarti Si Kecil tidur terus-menerus sepanjang waktu tersebut. Biasanya bayi memiliki siklus bangun dan tidur setiap beberapa jam. Umumnya bayi akan terbangun karena lapar, tidak nyaman karena popoknya basah, atau karena lingkungan yang panas.
Nah, ada beberapa trik yang bisa Bunda terapkan untuk membuat Si Kecil terlelap sepanjang malam.
1. Ciptakan kebiasaan tidur yang membuat bayi nyaman
Setiap ibu memiliki cara dan teknik yang berbeda untuk membuat bayi nyaman sebelum tidur, misalnya memandikan bayi sebelum tidur lalu memakaikan baju tidur yang nyaman. Cara lain yang bisa Bunda coba adalah memberikan pijatan yang lembut pada punggung, lengan, dan tungkai Si Kecil.
Lakukanlah kebiasaan ini secara konsisten, meski pada akhir pekan. Menurut penelitian, bayi yang selalu menjalani kegiatan yang sama sebelum tidur akan lebih jarang menangis di malam hari, lebih mudah terlelap, dan tidurnya lebih nyenyak.
2. Iringi tidurnya dengan suara yang stabil
Untuk membantu Si Kecil tidur lebih nyenyak sepanjang malam, Bunda bisa membunyikan suara halus namun stabil, seperti suara kipas angin atau musik instrumental. Selain membuatnya rileks, suara tersebut bisa mengurangi dan menghambat suara-suara keras yang bisa mengagetkannya.
3. Ajak bayi lebih aktif di siang hari
Ajak Si Kecil bermain dan lebih aktif di siang hari. Ajak Si Kecil bermain dan lebih aktif di siang hari. Bunda juga bisa mencoba melakukan baby gym atau senam bayi. Hal ini bisa membuatnya lebih cepat tidur di malam hari. Namun ingat ya, Bun, jangan mengajak Si Kecil bermain di malam hari atau menjelang waktu tidur.
4. Gendong bayimu sebelum tidur
Bunda juga bisa membantu menidurkan Si Kecil dengan cara menggendongnya terlebih dahulu. Ketika sudah terlihat mulai mengantuk, segera letakkan Si Kecil di tempat tidur dan biarkan dia tidur dengan sendirinya. Hindari membiarkan Si Kecil terlelap di gendongan Bunda, karena bisa membuatnya terbiasa tidur saat digendong, dan akan membuat Si Kecil lebih sulit untuk tidur sendiri.
5. Tenangkan bayi ketika menangis
Jika Si Kecil tiba-tiba menangis saat tidur, tenangkanlah dengan menepuk-nepuknya secara lembut. Jangan menyalakan lampu, dan sebisa mungkin jangan menggendongnya.
Berikan kata-kata yang akan membuatnya lebih tenang, misalnya, “Iya, Nak, Bunda di sini. Yuk, tidur lagi.” Hal ini akan membuat Si Kecil merasa bahwa ia tidak sendirian. Cara ini juga bisa membuatnya lebih rileks dan tidur lebih nyenyak sepanjang malam.
Cobalah cara-cara di atas untuk membuat bayi tidur nyenyak sepanjang malam. Selain memberikan Bunda waktu untuk beristirahat, tidur yang cukup akan membuat tumbuh kembang Si Kecil lebih optimal.
Apabila Si Kecil tetap sulit tidur, sering menangis, dan sering terbangun di malam hari meski Bunda sudah melakukan berbagai trik di atas, sebaiknya bawa ia ke dokter untuk untuk mendapatkan pemeriksaan.
𝐈𝐍𝐅𝐎𝐑𝐌𝐀𝐒𝐈 𝐀𝐒𝐈𝐌𝐈𝐋 𝐓𝐞𝐡 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐧𝐜𝐚𝐫 𝐀𝐒𝐈
𝐡𝐭𝐭𝐩𝐬://asmiltea.my.id/asimil
sumber :/www.alodokter.com
05/06/2022
APA SAJA YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI ASI ???
Proses keluarnya Air Susu Ibu (ASI) sangat dipengaruhi oleh banyak faktor.
Menurut dokter spesialis anak dan konselor laktasi dr. Jeanne-Roos Tikoalu, Sp.A, IBCLC, unsur yang sangat berpengaruh dalam produksi ASI adalah hormonal yaitu prolaktin dan oksitosin. Hormon prolaktin berperan dalam proses produksi ASI.
Hormon ini diproduksi oleh kelenjar pituitari, berada di dalam otak yang berpengaruh terhadap berbagai fungsi fisiologis tubuh.
Prosesnya, saat bayi menyusu, rangsangan sensorik akan dikirim ke otak, lalu direspon otak dengan mengeluarkan hormon prolaktin yang akan kembali menuju payudara melalui aliran darah serta merangsang sel-sel pembuat ASI untuk memproduksi ASI. Nah, jumlah hormon prolaktin yang diproduksi oleh pituitari dipengaruhi oleh jumlah nutrisi yang dikonsumsi ibu. Selain itu juga dipengaruhi oleh frekuensi hisapan bayi, semakin sering frekuensinya maka hormon yang diproduksipun semakin banyak. Hormon lain yagn terkait pada proses keluarnya ASI adalah oksitosin. Hormon ini berperan untuk merangsang keluarnya ASI. Dalam istilah lain, hormon oksitosin seringpula disebut hormon cinta. Pasalnya, dipengaruhi oleh suasana hati sang ibu. Prosesnya, rangsangan dari isapan bayi saat menyusu akan diteruskan menuju hipotalamus yang memproduksi hormon oksitosin. Selanjutnya hormon oksitosin akan memacu otot-oto halus di sekitar sel-sel pembuat ASI untuk mengeluarkan ASI. Otot-otot tersebut akan berkontraksi dan mengeluarkan ASI. Proses ini disebut let down reflect (refleks keluarnya ASI).
Ibu menyusui penting untuk menjaga suasana hati dan jiwa agar dalam kondisi baik dan bahagia. Bila ibu dalam kondisi lelah atau stres, produksi hormone oksitosin bisa terhambat. Ujung-ujungnya menghambat proses keluarnya ASI. Nah, selain kedua hormon tersebut, ada beberapa faktor lain yang memengaruhi produksi ASI di antaranya adalah:
1. Asupan makanan Makanan yang dikonsumsi ibu memengaruhi produksi ASI. Bila makanan yang disantap mengandung gizi seimbang dan teratur, diharapkan kelenjar pembuat ASI dapat bekerja optimal. Maka penuhi kebutuhan kalori, protein, lemak, dan vitamin serta mineral yang cukup. Kemudian, ada bebeberapa makanan yang sebaiknya dihindari kala ibu menyusui di antaranya makanan yang banyak mengandung gula dan lemak. Lalu, makanan yang merangsang seperti cabe, jahe, merica, kopi. Lalu, makanan yang membuat kembung seperti kol, sawi, daun bawang.
2. Kondisi psikis Tak kalah penting adalah kondisi psikis ibu. Keadaan emosi sangat memengaruhi refleks pengaliran susu. Pasalnya, refleks ini mengontrol perintah yang dikirim oleh hipotalamus pada kelenjar bawah otak. Bila ibu sedang dalam kondisi stres, cemas, khawatir, tegang, dan sebagainya, air susu tidak akan turun dari alveoli menuju puting. Umumnya kejadian ini berlangsung apda hari-hari pertama menyusui dimana refleks pengaliran susu belum sepenuhnya berfungsi. Nah, refleks pengaliran susu dapat berfungsi baik bila ibu merasa rileks dan tenang, tidak tegang ataupun cemas. Karena itu, pasti ibu tak kelelahan, tenang, dan istirahat cukup. Peran keluarga, dalam hal ini suami juga penting untuk menjaga kondisi psikis istri agar tetap merasa tenang, menciptakan suasana yang nyaman.
3. Perawatan payudara Sebaiknya perawatan payudara dilakukan saat ibu masih dalam masa kehamilan. Kenapa? Karena perawatan yang benar akan memperlancar produksi ASI. Ya, merangsang payudara akan mempengaruhi hypopise untuk mengeluarkan hormon progesteron, estrogen dan oksitosin lebih banyak lagi. Hormon oksitosin akan menimbulkan kontraksi pada sel-sel lain sekitar alveoli (lubang-lubang kecil di paru-paru) sehingga air susu mengalir turun ke arah puting. Alhasil, bisa diisap bayi.
4. Frekuensi bayi menyusu Semakin ibu sering menyusui bayi, maka produksi ASI juga semakin banyak. Pastikan frekuensi bayi menyusu secara langsung maupun memerah/memompa ASI. Bila ibu jarang menyusui atau berlangsung sebentar maka hisapan anak berkurang. Efeknya, pengeluaran ASI berkurang. Seperti kita tahu, bila mulut bayi menyentuh puting ibu, refleks mengisapnya segera bekerja.
5. Bayi kurang bisa menghisap ASI Adakalanya bayi kurang bisa menghisap ASI dengan efektif. Beberapa faktor yang memengaruhi proses menghisap ini antara lain perlekatan yang kurang sempurna dan struktur mulut dan rahang yang kurang baik.Hisapan bayi yang efektif akan mengoptimalkan rangsangan ke otak yang akan memerintahkan untuk memproduksi hormon prolaktin dan oksitosin.
6 .Pengaruh obat-obatan Obat-obatan yang dikonsumsi mengandung hormon memengaruhi hormon prolaktin dan oksitosin yang berfungsi dalam pembentukan dan pengeluaran ASI. Apabila hormon-hormon ini terganggu, otomatis memengaruhi pembentukan dan pengeluaran ASI.
7. Alat KB Penggunaan alat kontrasepsi pada ibu yang menyusui dapat memengaruhi jumlah produksi ASI. Karena itu, hendaknya diperhatikan dengan baik pemakaian alat KB yang tepat.
Ibu Menyusui penting untuk menjaga suasana hati dan jiwa agar tetap dalam kondisi tenang dan bahagia.
Suasana Hati yang Bahagia dan fikiran yang tenang akan menstimulasi otak untuk menghasilkan hormon Prolaktin dan Oksitosin yang semakin banyak sehingga dapat merangsang keluarnya ASI.
Sebalik nya, Bila ibu dalam kondisi lelah atau stres, maka produksi hormon oksitosin bisa terhambat. Ujung-ujungnya menghambat proses keluarnya ASI.
maka sebaik nya hindari kondisi tersebut dengan melakukan beberapa cara di bawah ini :
1. Tarik napas dalam, dengarkan napas Anda, coba relaks dan lupakan tekanan yang ada karena bayi Anda jauh lebih berharga daripada tekanan apa pun.
2. Cuci Muka atau Mandi Dengan Air Hangat
3. Dengarkan Musik kesukaan atau makan makanan yang di inginkan
4. Pendampingan oleh suami dan Keluarga
UNTUK CARA MEMPERBANYAK ASI
SELENGKAP NYA BISADI BACA DI :
https://asmiltea.my.id/asimil2
Bagaimana Aturan pakai Asimil?
Seduh Teh Asimil dengan 200 ml air panas, diamkan selama 5-15 menit (tergantung kepekatan yang Anda inginkan). Semakin lama penyeduhan, maka akan semakin meningkatkan zat gizi yang keluar dari Teh Asimil, namun rasa khasnya akan semakin kuat.
Teh Asimil tidak perlu ditambahkan gula, karena rasanya sudah cukup dapat dinikmati seperti minum teh biasa tanpa ada rasa pahit.
Ampas Teh Asimil dapat diseduh beberapa kali, namun diperlukan penyeduhan yang lebih lama yaitu 15-30 menit untuk menghasilkan teh dengan cita rasa yang nikmat.
Pada penggunaan awal (3 hari pertama), minumlah Teh Asimil 3-4 kali sehari, sampai produksi ASI meningkat secara signifikan.
Setelah itu minum the Asimil 1-2 kali untuk mempertahankan kualitas ASI dan meningkatkan daya tahan tubuh Ibu selama menyusui.
Apabila produksi ASI telah meningkat, maka untuk hasil yang maksimal, Anda perlu secara rutin memberikan ASI kepada bayi, atau bila Anda wanita karir, rutin mengeluarkan/menampung ASI untuk mengosongkan payudara sehingga terisi ASI kembali.
Mau pembayaran via COD juga bisa ya bun 😍
Info lebih lanjut hubungi : ⬇️⬇️⬇️
untuk cek ongkir, konsultasi dan pemesanan bisa kontak kami
Whatsapp : 0888-0984-3779
24/11/2021
Teknik Menyapih Anak
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Tigaraksa
Tangerang
15720