IPDN Mengaji
.
BOLEHKAH MASJID & SEKITARNYA DIJADIKAN TEMPAT LIVE MUSIC?
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Tentu tidak boleh, karena musik itu maksiat dan melalaikan.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِى أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ
“Sungguh akan ada nanti segolongan umatku yang menghalalkan zina, sutera (bagi laki-laki diharamkan, pen), khamar dan alat-alat musik.” [HR. Al-Bukhari dari Abu Malik Al-‘Asy’ari radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam juga bersabda,
لَيَشْرَبَنَّ نَاسٌ مِنْ أُمَّتِي الْخَمْرَ ، يُسَمُّونَهَا بِغَيْرِ اسْمِهَا ، يُعْزَفُ عَلَى رُءُوسِهِمْ بِالْمَعَازِفِ وَالْمُغَنِّيَاتِ ، يَخْسِفُ اللَّهُ بِهِمْ الْأَرْضَ ، وَيَجْعَلُ مِنْهُمْ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ
"Sungguh akan ada segolongan manusia dari umatku yang minum khamar, mereka namakan khamar itu bukan dengan namanya yang sebenarnya. Kepala mereka bergoyang-goyang dengan alat-alat musik dan para penyanyi wanita. Allah akan menenggelamkan mereka ke bumi dan menjadikan diantara mereka kera-kera dan babi-babi." [HR. Ibnu Majah dari Abu Malik Al-Asy'ari radhiyallaahu'anhu, Al-Misykaah 4292]
Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim rahimahullah berkata,
والْمَعَازِفُ هِيَ خَمْرُ النُّفُوسِ تَفْعَلُ بِالنُّفُوسِ أَعْظَمَ مِمَّا تَفْعَلُ حُمَيَّا الْكُؤُوسِ
“Alat-alat musik adalah khamar jiwa, pengaruhnya lebih dahsyat dibanding khamar dalam gelas.” [Al-Fatawa, 10/417]
Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim rahimahullah juga berkata,
يُوجَدُ مَنْ اعْتَادَهُ وَاغْتَذَى بِهِ لَا يَحِنُّ إلَى الْقُرْآنِ وَلَا يَفْرَحُ بِهِ وَلَا يَجِدُ فِي سَمَاعِ الْآيَاتِ كَمَا يَجِدُ فِي سَمَاعِ الْأَبْيَاتِ
“Ada orang-orang yang sudah terbiasa mendengarkan nyanyian dan merasa puas dengannya; mereka tidak tertarik untuk mendengar Al-Qur’an dan tidak bahagia dengannya serta tidak terkesan ketika mendengar ayat-ayat Al-Qur’an sebagaimana ketika mendengar lirik-lirik lagu.” [Al-Fatawa, 11/568]
✒ .info
#
30/06/2018
Tumpul keatas tajam kebawah
Seorang tukang kayu ingin membuat sebuah lemari. Maka ia menyiapkan kayu-kayu, gergaji, palu, dan tak lupa paku yang banyak.
Untuk membuat sebuah lemari yang kuat, tegak, dan tahan lama maka tukang kayu itu pasti menggunakan dan meletakkan palu, gergaji, dan paku-paku pada tempatnya. Jika tidak, sang tukang kayu telah merusak dan menghancurkan kayu-kayu dan akhirnya lemari pun tak bisa terbentuk sesuai dengan harapan.
Begitu p**a dengan negeri harapan.
Jika paku adalah aturan, kayu-kayu adalah rakyat, gergaji & palu adalah hukum, dan tukang kayu adalah pemimpin maka untuk mewujudkan negeri yang kuat, tegak, dan bersahaja seorang pemimpin harus menegakkan aturan dan hukum dengan adil atas rakyatnya. Baik rakyat kecil maupun para pejabat.
Memimpin dengan ilmu, mengetahui aturan & hukum allah, dan bersikap adil nan bijak sesuai tuntunan islam yang shohih.
Sadarilah...
Tak ada teladan dan panutan terbaik melebihi Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam.
قال الله تعالى:
لقد كان لكم في رسول الله أسوة حسنة....
"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu... " (Q.S Al-Ahzab : 21)
Dan disebutkan dalam sebuah hadist yang menggambarkan bagaimana adilnya Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam dalam menegakkan hukum...
'Aisyah rodhiyallahu 'anha meriwayatkan bahwa orang-orang Quraisy sedang menghadapi persoalan yang menggelisahkan, yaitu ttg seorang wanita suku Makhzum yang mencuri.
Mereka berkata, "Siapa yg mau merundingkan masalah ini pada Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam?"
Sebagian mereka berkata, "Hanya Usamah bin Zaid, orang kesayangan Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam yg berani menghadap beliau."
Usamah pun menyampaikan masalah tersebut lalu Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Apakah kamu meminta keringanan atas pelanggaran terhadap aturan Allah?"
Kemudian beliau shollallahu 'alaihi wasallam berdiri menyampaikan khotbah lalu bersabda :
"Penyebab orang-orang sebelum kalian binasa ialah karena bila ada orang dari kalangan terhormat mereka (pejabat, penguasa, tokoh masyarakat) mencuri, mereka membiarkannya.
Bersambung di komentar
👇👇👇
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the university
Website
Address
Sumedang
45363