waroong.net

waroong.net

Share

Paket Malam Minggu (Khusus Dini Hari)

Jasa Print, Email dan yg berhubungan dengan internet

05/06/2018

Peringatan Nuzulul Qur’an Motivasi Mencintai Al-Qur’an

Banda Aceh - Peringatan Nuzulul Qur’an adalah sarana untuk memotivasi diri untuk mentadabbur Al-Qur’an sehingga timbul kecintaan yang akan mengantarkan setiap individu muslim pada tingkat ketaqwaan yang terbaik kepada Allah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dalam sambutannya, pada acara peringatan malam Nuzulul Qur'an, di Masjid Raya Baiturrahman, Jum'at (1/6/2018) malam.

“Alhamdulillah, malam ini kita kembali dapat memperingati Nuzulul Qur’an, malam di mana Allah pertama kalinya menurunkan Al-Quran kepada Nabi Muhammad sebagai Hudanlinnas atau pedoman bagi kehidupan kita,” kata Wagub.

Wagub menambahkan, Al-Quran adalah pedoman hidup yang lengkap karena mengandung banyak hikmah, sejarah, aturan hukum dan moral. Selain itu, Al-Qur’an juga mengandung ilmu pengetahuan sebagai pedoman, motivasi, dan patokan dalam menata perikehidupan masyarakat muslim.

“Perikehidupan dimaksud adalah tatanan kemasyarakatan sesuai dengan kondisi objektif setiap komunitas, dengan tetap bersendi pada prinsip-prinsip umum yang ditetapkan Al-Qur’an,” ujar Nova.
Wagub menjelaskan, ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan secara bertahap oleh Allah bertujuan agar hukum dan aturan yang terkandung di dalamnya dapat diterapkan secara evolutif sesuai kondisi sosio-kultural masyarakat.

“Setiap proses perubahan yang terjadi akan berlangsung secara ilmiah. Itu sebabnya Al-Qur’an merupakan petunjuk kehidupan untuk menggiring proses ke arah yang lebih baik dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Karena itu isi Al-Qur’an wajib kita pahami agar kita memahami makna hidup sebagaimana ditetapkan oleh Islam,” sambung Wagub.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga berpesan agar setiap umat muslim yang beriman menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan terhadap isi Al-Qur’an, karena semakin dekat seseorang dengan Al-Qur’an, maka keta’atannya kepada Allah tentu akan meningkat.

“Hal ini sesuai dengan Sabda Rasulullah dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud, ‘Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya’. Mempelajari dan mengajarkan di sini tidak terbatas pada konteks bacaan saja, tetapi mengamalkan nilai Al-Qur’an itu secara menyeluruh,” imbuh Nova.

Nova mengingatkan, pengaruh globalisasi telah membuat tantangan hidup masyarakat muslim semakin kuat, karena perilaku kebebasan yang membuat cepat manusia cepat terlena. Oleh karena itu, pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an yang baik, maka setiap individu muslim akan terlindung dari pengaruh buruk globalisasi itu.

“Karena itu, selagi kita masih menikmati hidup di dunia ini, wajib bagi kita untuk membaca dan mengamalkan Al-Qur’an agar hal negatif globalisasi dapat disaring, sehingga kita dapat memaksimalkan sisi positifnya.

Untuk itu, melalui momentum Nuzulul Qur’an ini, Wagub menghimbau seluruh masyarakat Aceh untuk pelajari dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an agar cita-cita membangun generasi yang cerdas dan bertaqwa kepada Allah dapat terwujud.

“Jika semangat kita dapat dimulai dari diri masing-masing, maka Insya Allah impian kita untuk membumikan Al-Qur’an di Aceh akan terlaksana dengan baik, sehingga Aceh Hebat, Aceh yang makmur dan sejahtera di masa depan Insya Allah dapat kita wujudkan” pungkas Wakil Gubernur Aceh.

Malam peringatan Nuzulul Qur’an juga diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz DR Fauzi Saleh MA, yang menekankan tetang pentingnya membaca dan mentadaburi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Malam Nuzulul Al-Qur'an adalah malam dimana Allah membangun peradaban dunia. Saya sangat terharu melihat antusiasme masyarakat yang begitu semarak menyambut malam Nuzulul Qur'an dengan memadati Masjid raya Baiturrahman ini,” ujar Ustadz Fauzi Saleh.

Photos from waroong.net's post 04/06/2018

Wagub: PKA Dongkrak Kunjungan Wisatawan dan Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Banda Aceh - Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 harus mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta menjadi kegiatan yang memiliki multi efek bagi perekonomian rakyat dan menjadi momentum bangkitnya industri-industri kreatif masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, selaku Ketua Panitia Pelaksana PKA VII, pada konferensi pers terkait kegiatan PKA VII yang dirangkai dengan buka puasa bersama awak media, di komplek Museum Aceh, Minggu (3/6/2018).

"PKA diharapkan menjadi kegiatan yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan serta menjadi momentum bagi sektor ekonomi rakyat, terutama ekonomi kreatif. Oleh karena itu, kita mengundang sebanyak-banyaknya partisipan untuk turut memeriahkan PKA7 ini," kata Wagub.

Nova menambahkan, PKA VII tak hanya diikuti peserta dari 23 kabupaten/kota se-Aceh, namun sejumlah provinsi dan negara-negara Islam serta beberapa negara ASEAN juga telah berkomitmen untuk turut memeriahkan kegiatan yang mengangkat tema 'Aceh Hebat dengan Adat Budaya Bersyariat' ini.

Wagub juga mengungkapkan, PKA 7 yang berlangsung pada 5-15 Agustus 2018, akan dihadiri oleh 35 ribu peserta dan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo, di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya.

"Ada hasil nyata tapi tidak instan yang kita dapatkan dalam setiap gelaran PKA. Jadi, yang kita dapat dari PKA 7 adalah manfaat atau benevit bukan keuntungan atau provit. Meski ada output yang didapatkan masyarakat saat PK berlangsung tapi kita juga menargetkan keuntungan jangka panjang," imbuh Nova.

Sejumlah kegiatan akan mengisi PKA 7, diantaranya pawai budaya, pameran kebudayaan, sejarah, kuliner, produk kreatif, dan bisnis kepariwisataan serta festival seni dan budaya dan lomba atraksi budaya.

Selain itu, PKA 7 juga akan diisi dengan seminar kebudayaan kemaritiman serta pemberian anugerah budaya untuk mengapresiasi masyarakat Aceh yang telah berkontribusi melestarikan kebudayaan Aceh.

Untuk menyukseskan kegiatan ini, Wagub mengimbau seluruh masyarakat dan awak media untuk mempromosikan PKA 7.

"Ini adalah kegiatan yang bertujuan untuk mengangkat kebudayaan Aceh agar dikenal oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, semua pihak harus terlibat aktif mendukung dan mensukseskan PKA 7 termasuk awak media. Info terbaru terkait perkembangan tahapan event ini tentu akan kami sampaikan secara periodik kepada teman-teman media," pungkas Wakil Gubernur Aceh.

Want your business to be the top-listed Computer & Electronics Service in Sigli?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Website

Address


Jalan Tgk Chik DiTiro Banda Aceh-Medan (Depan PLN Lama-Samping Warkop Champions)
Sigli
24151

Opening Hours

Monday 08:00 - 23:45
Tuesday 08:00 - 23:45
Wednesday 08:00 - 23:45
Thursday 08:00 - 23:45
Friday 08:00 - 23:45
Saturday 08:00 - 23:45
Sunday 08:00 - 23:45