Donkey Rafles

Donkey Rafles

Share

Provinsi Banten dibentuk berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2000 tertanggal 17 Oktober tahun 2000. Adapun puncak perayaan terjadi pada tanggal 4 Oktober 2000 saat puluhan ribu masyarakat Banten datang ke Gedung DPR RI di Senayan Jakarta, dengan Sidang Paripurna DPR untuk pengesahan RUU Provinsi Banten. Akhirnya, masyarakat Banten pun sepakat tanggal 4 Oktober 2000 sebagai

18/01/2018

Wagub Andika Dipercaya Bantu Urus PKL se-Indonesia

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dipercaya untuk membantu mengurus persoalan PKL atau pedagang kaki lima di Indonesia. Kepercayaan tersebut diungkapkan Ketua Umum DPP APKLI Ali Mahsun saat memberikan sambutan dalam acara pengukuhan pengurus DPW APKLI Banten di Alun-alun Barat Kota Serang, Rabu (17/1).

“Saya selaku Ketua Umum DPP APKLI memohon izin kepada rakyat Banten untuk meminta sumbangan tenaga dan pikiran dari Wakil Gubernur Banten, Pak Andika Hazrumy, untuk ikut mengurus DPP APKLI dalam upaya kami memperjuangkan nasib para PKL se-Indonesia,” kata Ali tanpa menyebut secara spesifik posisi Andika di DPP APKLI yang telah disiapkan pihaknya. Untuk diketahui, di kepengurusan DPW APKLI Banten sendiri, Andika telah resmi didapuk sebagai Ketua Dewan Pelindung.

Dalam sambutannya, Ali berulang kali memuji Andika sebagai tokoh muda yang memiliki potensi untuk banyak berkiprah membantu bangsa dan Negara dalam menangani persoalan-persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. “Indonesia butuh sosok muda seperti Pak Andika. Kami di DPP APKLI melihat itu, dan semua itu mari kita mulai di sini,” imbuhnya.

Sementara itu, Andika dalam sambutannya mengatakan, PKL merupakan bagian dari pelaku usaha informal yang tidak dapat dilepaskan dari roda perekonomian daerah. Keberadaannya yang terus berkembang menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk dapat menata, membina dan menjawab tantangan pengelolaan Pedagang Kakilima. “PKL memiliki peran yang penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Dengan intensitas tenaga kerja yang relatif lebih tinggi dan investasi yang lebih kecil, usaha mikro lebih fleksibel dalam menghadapi dan beradaptasi dengan perubahan pasar,” ujarnya.

Mengenai APKLI sendiri, Andika berharap, organisasi berhimpunnya para PKL tersebut dapat memberikan kontribusi besar dalam pengurangan angka pengangguran, utamanya di Provinsi Banten. Pemberdayaan PKL, kata dia, merupakan langkah strategis dalam meningkatkan dan memperkuat perekonomian dari bagian terbesar rakyat Indonesia.

Pemda Diminta Ubah Mindset

Lebih jauh Andika meminta pemerintah kabupaten/ kota untuk merubah mindset atau cara pandang terhadap PKL. Alih-alih memeragi PKL dengan melakukan penertiban yang tanpa solusi, pemda justru seharusnya membantu pemasaran dan pengelolaan serta penataan PKL. Menurutnya, pemda dapat menjadikan lokasi penataan PKL sebagai daerah wisata, seperti wisata kuliner khas daerah masing-masing.

“Pemda kemudian bisa membantu mempromosikan itu. Kalau itu sukses, akan berdampak kepada peningkatan pendapatan masyarakat, kas daerah, ketertiban, keindahan, dan juga mendorong PKL lainnya untuk mudah dibina,” ujarnya.

Andika mengatakan, PKL terbukti menyerap tenaga kerja yang tidak dapat dipekerjakan pada sektor formal seperti di industri. Namun keberadaan PKL juga sering dianggap menimbulkan masalah di perihal ketertiban dan kenyamanan dalam pemukiman dan tata kota. Karena itu, lanjutnya, pengembangan PKL harus terkonsentrasi guna memudahkan penataannya.

“PKL yang telah berkelompok akan mudah dalam membentuk paguyuban dan akhirnya menjadi koperasi. Koperasi PKL yang telah terbentuk dapat berperan sebagai mediator/fasilitator untuk memenuhi kebutuhan PKL dan meningkatkan kinerjanya,” imbuhnya. (*)

02/01/2018

Gubernur Ingin Semua Jalan Rusak Bisa Diperbaiki

SERANG – Gubernur Banten H. Wahidin Halim ingin menghabiskan seluruh jalan rusak untuk diperbaiki agar menjadi bagus sehingga dapat digunakan oleh rakyat. “Saya akan menghabiskan jalan-jalan yang rusak berada di kabupaten dan kota di Banten,” ujar Wahidih Halim kepada wartawan di Kota Serang, Minggu (31/12/2017).
Gubernur mengatakan jalan provinsi yang tersebar di delapan kabupaten dan kota bila dalam kondisi rusak dapat menghambat aktifitas warga baik dalam melakukan kegiatan sosial maupun kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, perlu diperbaiki agar warga dapat berbagai kegiatan terurama perdagangan agar kesejahteraan meningkat.
Pada tahun anggaran 2018 ini, kata Gubernur, sudah disediakan dana sekitar Rp 1,3 triliun untuk perbaikan jalan atau infrastruktur agar jalan dan jembatan menjadi bagus. Namun, yang paling penting dalam pelaksanaan pembanguna proyek jalan dan jembatan tersebut tidak dikorupsi.
“Saya berharap dalam melaksanaan pembangunan tersebut, para pejabat dan kontraktor tidak mengkorupsi anggarannya. Kalau tidak dikorupsi pembangunan akan sesuai dengan rencana dan kuat,” tutur Wahidin yang mantan Walikota Tangerang dua periode tersebut.
Gubernur mengatakan pada tahun anggaran 2018 akan dibangun dan direhab jalan dan jembatan sepanjang 100 kilometer. “Jalan dan jembatan yang dibangun tersebut tersebar di delapan kabupaten dan kota. Doakan agar semua dapat berjalan sesuai dengan rencana,” ucap Wahidin.
Atas rencana tersebut, warga menyambut baik terutama yang berada di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. “Alhamdulillah Pak Gubernur akan memperbaiki dan membangun jalan dan memperbaiki yang rusak,” ucap Solihin.
Solihin yang sehari-hari bekerja sebagai pengojek mengatakan kalau jalan bagus, akan banyak mendapatkan penumpang dan cepat menghantarkan ke tempat tujuan. “Bila jalan banyak yang rusak bikin lalulintas macet dan sepeda motor pun cepat rusak,” ujar Solihin sambil tersenyum. (***)

Photos from Donkey Rafles's post 28/12/2017

Wakil Gubernur Banten Bersama Walikota Tangsel Hadiri HUT Karang Taruna Tangsel Ke-8

TANGSEL – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy hadir dalam acara peringatan HUT ke-8 Karang Taruna Tangsel di aula kantor Kecamatan Serpong Utara, Tangsel, Rabu (27/12) malam. Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani juga tampak hadir dalam acara tersebut bahkan memberikan sambutan. Dalam sambutannya di hadapan Ketua Karang Taruna Provinsi Banten yang juga Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Airin memuji Karang Taruna Tangsel sebagai organisasi pemuda di Tangsel yang aktif membantu Pemkot dan warga Tangsel dalam menangani permasalahan perkotaan.

“Terakhir, Karang Taruna Tangsel membantu kami, pemkot, dalam menangani persoalan sampah, yang memang persoalan sampah ini merupakan persoalan yang juga tidak gampang untuk ditangani di kota seperti Tangsel ini,” kata Airin disambuta riuh tepuk tangan anggota dan pengurus Karang Taruna se-Tangsel yang hadir dalam acara tersebut.

Diakui Airin, Karang Taruna Tangsel memiliki jaringan yang mengakar hingga ke tingkat kelurahan, sehingga memudahkan organisasi pemuda tersebut dalam melakukan kerja-kerja social membantu warga dan Pemkot Tangsel.

Tak berhenti hanya memberikan pujian, Airin bahkan berkenan menyumbangkan suaranya membawakan sebuah lagu dangdut terkenal berjudul Kopi Dangdut, menjelang dirinya pamit p**ang dari acara tersebut. Diiringi oleh band pengiring Karang Taruna Tangsel, Airin tampak menikmati membawakan lagu yang dipopulerkan oleh penyanyi dangdut kawakan Fahmi Sahab tersebut.

Terkait pujian Airin tersebut, Ketua Karang Taruna Tangsel Abdul Rosyid membenarkan jika Karang Taruna Tangsel melalui kepengurusan di tingkat kecamatan telah melakukan upaya penanggulangan sampah untuk membantu Pemkot Tangsel mengatasi persoalan sampah. “Bentuknya mulai dari pengump**an sampah hingga industry kreatif berupa mengolah sampah menjadi barang-barang kerajinan yang bernilai ekonomi,” kata Rosyid.

Lebih jauh Rosyid mengungkapkan, banyak hal lain yang sudah dilakukan Karang Taruna di Tangsel terkait dengan pemberayaan pemuda dan masyarakat umum sebagai upaya ikut mengatasi persoalan pengangguran yang banyak terjadi di tengah-tengah masyarakat. Pemberdayaan dimaksud meliputi didorongnya para pemuda untuk menggeluti kewirausahaan.

Sementara itu, Andika Hazrumy dalam sambutannya mengaku, selaku wakil gubernur dirinya akan terus mendorong Karang Taruna di Banten untuk bisa menjadi partner atau mitra bagi pemerintah daerah seperti yang suah dilakukan Karang Taruna Tangsel. “Jadi sudah tidak jamannya lagi Karang Taruna menerima pembinaan dari pemerintah. Sekarang saatnya Karang Taruna menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengatasi persoalan-persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” kata Andika. (*)

22/12/2017

Gubernur Menerima Anugerah Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia

PANDEGLANG - Gubernur Banten H. Wahidin Halim menerima Anugerah Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia atas kontribusi dan dedikasi kepala daerah yang tinggi terhadap pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Anugerah diberikan langsung oleh Kepala LAN Adi Suyanto kepada Gubernur Wahidin Halim pada acara peresmian empat gedung baru Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Banten, di Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Rabu (20/12/2017).

Selain meraih Anugerah Widyaiswara Ahli Utama, Wahidin Halim atau yang akrab disapa WH juga menerima sertifikat Akreditasi Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan dan Prajabatan dari LAN serta menerima sertifikat Akreditasi Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Barang dan Jasa dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).

Kepala LAN RI Adi Suyanto mengatakan Anugerah Widyaiswara Ahli Utama adalah jenjang tertinggi Jabatan Fungsional Widyaiswara yang mempunyai tugas utama melakukan pendidikan pelatihan dan pengajaran (Dikjartih) dalam pelatihan ASN.

“Kami mengucapkan apresiasi kepada Pak Wahidin Halim, Gubernur Banten atas perhatian besar. Dari dulu beliau ini (Wahidin Halim-red) selalu bersama-sama dengan LAN di Komis II, beliau sering memberikan saran dan masukan kepada LAN dalam perbaikan pengembangan kompetensi ASN. Alhamdulillah saat ini menjadi Gubernur dan memberikan perhatian besar untuk pengembangan sumber daya manusia,” kata Adi.

Bahkan menurut Adi, pemberian dan anugerah kehormatan itu tidaklah sembarangan, karena dipilih sesuai persyaratan dan kriteria yang ditetapkan LAN dengan masukan dari Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI). Bahkan, Gubernur Wahidin Halim adalah Gubernur satu-satunya di Indonesia yang menerima anugerah ini.

“Kalau tidak salah ingat, Gubernur se-Indonesia yang mendapat WIdyaiswara kehormatan baru Bapak (Wahidin Halim-red). Karena sebelumnya, kita berikan kepada tiga menteri. Jadi Gubernur, Pak Wahidin ini untuk pertama kali,” ungkap Adi.

Atas penghargaan tersebut Wahidin mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dibawah kepemimpinanya bersama Wakil Gubernur Andika memiliki misi menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Untuk merealisasikan misi tersebut perlu adanya dukungan SDM ASN (Sumber Daya Manusia Aparat Sipil Negara-red) yang professional, memiliki kompetensi dalam perencanaan, merealisasikan dan mengendalikan pelaksanaan program kegiatan sesuai tugas pokok dan fungsinya,” jelas Wahidin.

Pada kesempatan itu, WH meresmikan empat gedung baru BPSDMD yang dibangun dari dana APBD Provinsi Banten. Rencananya gedung tersebut akan digunakan untuk penunjang pendidikan dan latihan kepemimpinan ASN di Provinsi Banten. Gubernur Wahidin berharap gedung ini bisa memperkuat lembaga BPSDMD dalam peningkatan SDM aparatur Pemerintah.

“Semoga Allah selalu memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua untuk mewujudkan Banten yang maju, mandiri, berdaya saing, sejahtera, dan berakhlaqul karimah,” ucap Gubernur. (***)

Want your public figure to be the top-listed Public Figure in Serang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Serang

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:30
Tuesday 08:00 - 16:30
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:30
Friday 08:00 - 16:30