Innovel

Innovel

Share

20/11/2025

Helena menatap Jack dengan tatapan bingung sekaligus tak habis pikir. Ia melihat wajah tampan yang dingin itu mulai menyunggingkan seulas senyuman di bib1rnya. Jack melihat wajah wanita cantik yang ada di hadapannya tengah ketakutan, malah tersenyum pvas.

“Kau tidak perlu bertanya padaku. Aku yakin kau pasti sudah bisa menebak apa isi dari buku catatan sipil ini,” ungkap Jack seraya mengangkat d4gu Helena, dan menatapnya dengan tatapan penuh arti.

“Apa yang kau lakukan? Apa kau sudah g1la?! Cepat lepaskan Aku!” bentak Helena dengan lelehan bening yang terus mengalir dari pelupuk matanya.

“Pak, saya adalah karyawan bapak, tapi kenapa bapak melakukan ini? Apa salah saya? Apa anda tidak takut? Jadi, saya mohon tolong lepaskan saya. Saya mempunyai adik yang sangat membutuhkan saya, pak,” sambungnya lagi dengan mem0hon, berharap Jack mau melepaskannya. Akan tetapi, hal itu justru membuat Jack terkekeh.

“Apa kau tidak mengerti juga?” tanya Jack tanpa mengalihkan pandangannya dari Helena sambil tersenyum d3vil. Wanita itu mengernyitkan dahinya tanda tak mengerti dengan maksud pria yag ada di hadapannya tersebut.

“Apa maksud anda?” tanya Helena dengan penuh selidik.

“Sekarang kau bukan lagi karyawan ku. Aku sudah menjadi suamimu, Helena. Jadi, cepat tanda tangani ini atau akan ada yang terjadi pada adikmu di rumah s4kit itu,” anc4m Jack dengan santai dan menatap lekat ke arah Helena.

Helena terkejut hingga membulatkan matanya dengan sempurna seraya menganga tak percaya denga apa yang ia dengar saat ini. Bagaimana mungkin, pria asing yang menjadi bosnya ini justru jadi suami dalam sekejap mata. Ia memang mengharapkan sebuah pernikahan, tapi bukan seperti ini yang ia maksud. Lagipula ia sudah memiliki seseorang yang ia cintai.

Bagaimana ia bisa menerima suami yang tidak pernah ia kenal?

“Tidak! Tolong jangan lakukan itu! Tolong jangan sentvh adik saya. Saya juga tidak bisa menikah dengan bapak. Saya sudah memiliki orang lain. Saya mohon, lepaskan saya," ucap Helena dengan bergetar.

“Apa itu kekasih mu? Ehm lebih tepatnya adalah mantan mu? aku rasa dia tidak akan menyadari hal ini. Adikmu akan terjamin jika kau mau mendatangani ini,” celetuk Jack santai, kemudian terkekeh seolah itu adalah lelucon yang sangat menghibur.

“Kenapa kau melakukan ini semua padaku? Kenapa! Apa salahku? Padahal aku baru saja mau memulai hidupku. Kenapa?!” b3ntak Helena seraya memvkul asal ke arah Jack secara memb4bi bvta.

“Kau ingin tahu alasannya?” tanya Jack setelah mengunci pergerakan tangan wanita tersebut. Helena hanya mengangguk dengan cepat.

“Karena aku sangat menginginkan mu, kucing l1ar ku,” jawab Jack sambil mend3sis tepat di telinga wanita yang sudah meneteskan air matanya untuk kesekian kalinya.

“Apa? Apa hanya karena itu kau mencvlik ku? Apa kau sudah g1la! Lepaskan aku, karena aku sudah jadi b3kas orang lain!” b3ntak Helena yang sudah tak habis pikir dengan sosok pria g1la yang ada di hadapannya tersebut.

Bagaimana mungkin seseorang bisa mervsak kehidupan orang lain hanya karena sebuah keinginan semata. Namun, saat ini Helena benar-benar hampir g1la karena sebuah alasan yang dilontarkan oleh Jack pada dirinya.

“Tidak masalah. Aku sudah g2la sejak aku bertemu dengan mu. Tapi apa kau tau siapa pria yang meny3ntuh setiap inci tvbvhmu itu?” tanya Jack dengan santai sambil tersenyum lembut, tapi hal itu justru membuat Helena semakin takut saat melihatnya.

“Apa yang kau maksud? Apa ini ada hubungannya denganmu? Argghh!” teriak Helena saat Jack menggendongnya keluar dari ruangan yang cahayanya r3mang-r3mang tersebut.

“Aku mau dibawa kemana? Jawab dulu pertanyaanku!” Helena berteriak sambil terus memb3r0ntak dalam g3nd0ngan Jack.

"Apa kau begitu penasaran? Aku akan menjawabnya jika kau sudah patuh padaku. Diam lah, kita akan tempat yang jauh lebih baik daripada di sini," bisik Jack, senyumnya kini meny3ramkan.

Helena merasakan hawa dingin yang menvsvk tvlang pvnggvngnya. Jack mempercepat langkahnya, melewati lorong gelap yang panjang dan berliku. Di ujung lorong, Helena melihat sebuah pintu besi besar, kokoh dan berkarat. Jack membuka pintu itu dengan kunci yang tergantung di pinggangnya.

"Baron, jalankan mobilnya!" Titah Jack setelah masuk ke dalam mobil mewah tersebut. Helena tak menyangka, jika Baron pun ikut andil dalam hal ini.

"Pak, saya mohon lepaskan saya. B-baron... Tolong hentikan ini. Aku Helena! Kau bilang bisa membantuku kan? Tolong hentikan ini... "

LANJUT KE APLIKASI INNOVEL/ DREAME

Judul: G a i r a h B i n a l M4fia Nak4l
Penulis: Arandiah

Want your public figure to be the top-listed Public Figure in Serang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Culinary Team

Attire

Telephone

Address


Serang
Serang
42167