Life & Science

Life & Science

Share

Tanya Jawab Seputar Bimbel Daichi Semarang


Bagaimana cara mendaftar les di Daichi ? Pendaftaran les privat bisa dengan telp./SMS ke Customer Relation kami di atau 085 310 384 886 (Ariyani). Bisa juga dilakukan secara online dengan mengisi data-data kolom komentar pada website www.bimbel-daichi.tk , selanjutnya kami yang akan menghubungi Anda. Staf Pengajar / tentor Les Privat kami merupakan pe

Photos 26/01/2018

Peneliti Universitas Leicester yang bekerja sama dengan ahli geologi Internasional menemukan fosil makhluk hidup berusia sekitar 450 juta tahun di wilayah pegunungan Appalchian.

Spesialnya, fosil yang ditemukan berbentuk menyerupai cone es krim kecil.

Ahli geologi dari Universitas Leicester, Bob Ganis, menemukan fosil makhluk kecil itu di antara bebatuan pegunungan Appalachian di Kota Hummelstown, Pennsylvania.

Dugaan sementara para peneliti, fosil tersebut merupakan makhluk bertulang lunak pertama yang ditemukan dan hidup pada era Ordovician.

Profesor Jan Zalasiewicz dari Fakultas Geografi, Geologi, dan Lingkungan Universitas Leicester berkata bahwa pada era Ordovician terjadi ekspansi besar-besaran dari dunia bawah laut di planet kita.

"Pada lapisan Ordovisium banyak fosil ditemukan, tetapi hampir semuanya makhluk dengan kulit keras. Karenanya, sering dianggap kehidupan Ordovician identik dengan hewan yang memiliki tulang keras. Sangat jarang ada penemuan hewan bertulang lunak. Penemuan ini akan memberikan informasi berharga," kata Zalasiewicz, dikutip dari PHSY, Selasa (23/1/2018).

Tim yang bekerja keras untuk menelusuri asal usul fosil tersebut, adalah Mike Meyer dari Carnegie Institute of Science, Profesor Jan Zalasiewicz dari Universitas Leicester, Jacalyn Wittmer dari Universitas Negeri New York, Geneseo dan Kenneth de Baets dari Geozentrum Nordbayern di Erlangen Jerman dan Bob Ganis, ahli geologi dari Universitas Leicester.

Mereka sudah melaporkan temuannya dalam jurnal Palaios.

Dalam makalah tersebut, mereka menduga makhluk bertulang lunak itu hidup di antara plankton sebelum terbawa ke dasar laut dan terkubur dalam lumpur.

"Apakah makhluk ini bagian penting dari kehidupan laut? Ini adalah teka-teki baru bagi ahli paleontologi," tanya Zalasiewicz.

Mike Meyer menambahkan bahwa fosil tersebut memiliki potongan yang masih dalam keadaan baik meskipun bebatuan menghalanginya.

"Ini adalah fosil kecil dengan sebuah cerita besar," tambah Bob Ganis.

Jual Samsung Galaxy S5 HDC Premium MTk6582 (real Quadcore) - curzerif | Tokopedia 21/07/2014

Jual Samsung Galaxy S5 HDC Premium MTk6582 (real Quadcore) - curzerif | Tokopedia Jual Samsung Galaxy S5 HDC Premium MTk6582 (real Quadcore), samsung dengan harga Rp 1.900.000,- dari toko online curzerif, Semarang. Cari produk handphone lainnya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.

22/03/2013

Galaksi Tertua di Semesta Ditemukan


BALTIMORE, KOMPAS.com — Astronom menemukan galaksi tertua di semesta. Galaksi itu berumur 13,7 miliar tahun dan terbentuk hanya 200 juta tahun setelah Big Bang, mengonfirmasi kemungkinan eksistensi galaksi segera setelah kelahiran semesta.

"Kami merasa seperti arkeolog dengan fosil pre-Neanderthal di tangan," kata Wei Zhang, astronom dari John Hopkins University, pemimpin studi, seperti dikutip Space.com, Rabu (19/9/2012).

Galaksi ini ditemukan dengan bantuan Teleskop Antariksa Hubble dan Spitzer. Eksistensi galaksi dideteksi dengan teknik mikro gravitasi. Teknik ini juga digunakan untuk deteksi materi gelap ataupun bintang-bintang yang jauh dan redup.

Menurut astronom, galaksi tertua ini terbentuk pada periode yang disebut masa reionisasi, 150-800 juta tahun lalu. Pada masa ini, ultraviolet mengionisasi kabut atom hidrogen menjadi proton dan elektron yang membentuknya.

"Ini memberi kita petunjuk penting akan proses pembentukan bintang dan galaksi pada masa 300-500 juta tahun setelah Big Bang," kata daniel Stark, astronom dari University of Arizona di Tucson.

Penemuan Zheng, kata Stark, memang hanya menunjukkan penemuan satu buah galaksi. Namun, penemuan ini bisa menjadi gambaran aktivitas semesta pada periode pembentukan galaksi yang dimaksud.

Zheng menuturkan, sebab radiasi pada masa reionisasi masih jadi misteri. Zheng meyakini, karena penemuannya dibuat hanya dengan mengobservasi "petakan" langit yang kecil, masih ada banyak galaksi lain yang terbentuk pada masa yang sama.

Penemuan ini dipublikasikan di jurnal Nature, Kamis (20/9/2012).

Sumber :SPACE.COM
Editor :Kistyarini

Want your school to be the top-listed School/college in Semarang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Semarang
50251