Baca Kitab

Baca Kitab

Share

29/06/2025

Sumber: At-Tawwabin karya Ibnu Qudamah

Silakan di-share ke orang-orang terdekat kamu ya...

Photos from Baca Kitab's post 28/06/2025

At-Tawwabin: Bertobatnya Orang Majusi dan Keluarganya di Depan Perempuan Alawi

Saya membaca di Kitab Multaqith bahwa ada Orang Alawi yang tinggal di Balkha. Dia memiliki istri yang juga berdarah alawi dan anak-anak mereka yang masih gadis.

Mereka jatuh miskin. Dan Orang Alawi itu pun meninggal.

Maka, istri dari Orang Alawi itu bersama anak-anak gadisnya pergi keluar menuju Samarkand karena takut dengan kegembiraan musuh-musuhnya.

Perempuan itu pergi dengan diiringi cuaca yang begitu dingin.

Maka, ketika mereka sampai ke suatu desa, perempuan itu mengajak rombongan masuk ke dalam masjid. Dan perempuan itu pergi berupaya mendapatkan makanan untuk mereka.

Maka, perempuan itu berjalan menuju dua kelompok orang. Sekelompok orang dipimpin pemuda muslim yang menjadi Kepala Desa dan sekelompok orang lagi dipimpin Orang Majusi yang menjadi Penanggung Jawab Desa.

Perempuan itu mulai dengan mendatangi orang muslim. Maka, dia menjelaskan kepada orang muslim itu kondisi yang sedang dihadapinya.

Perempuan itu berkata, "saya ingin mendapat makan, malam ini."

Maka, Kepala Desa itu berkata:
"أَقِيْمِى عِنْدِى البَيِّنَةَ أَنَّكَ عَلَوِيَّةٌ"

"Buktikan kepadaku yang menerangkan bahwa kamu memang Orang Alawi."

Maka, perempuan itu berkata.
"مَا فِى البَلَدِ مَنْ يَعْرِفُنِي."
"Tidak ada di desa ini orang yang mengenalku."

Maka, Kepala Desa itu berpaling dari perempuan itu.

Maka, perempuan itu pergi berlalu ke Orang Majusi. Perempuan itu memberi tahu orang itu dan mengatakan apa yang sudah dialaminya dengan orang muslim tersebut.

Maka, Orang Majusi itu mengutus keluarganya bersama perempuan itu ke masjid.

Maka, mereka datang dengan anak-anak perempuan itu ke rumah Orang Majusi tersebut.

Maka, Orang Majusi itu memberikan mereka jalan keluar yang membahagiakan.

Maka, pada sepertiga malam, orang muslim melihat dalam tidurnya seakan-akan Hari Kiamat sudah tiba. dan bendera besar menaungi di atas kepala Nabi Muhammad SAW dan terdapat istana megah yang terbuat dari batu zamrud hijau.

Maka, berkata kepada Rasul, "Ya Rasulallah, punya siapa istana megah ini?

Rasul menjawab:
"لِرَجُلِ مُسْلِمٍ مُوَحِّدٍ."
"milik orang islam yang meng-esa-kan Allah."

Maka, dia berkata, "ya Rasulullah. Maka, saya adalah seorang islam yang meng-esa-kan Allah."

Maka, Rasul menjawab, "jelaskan kepadaku keterangan yang menyatakan kamu seorang muslim yang meng-esa-kan Allah."

Maka Rasul memberbiarkan pemuda itu dalam kebingungan.

Maka, Rasul berkata kepadanya.

"ketika ada Perempuan Alawi mendatangimu, kamu mengatakan kepadanya, 'buktikan kepadaku keterangan (bahwa kamu memang orang alawi). Maka, seperti itu kamu jelaskan kepadaku keterangan (kamu orang islam yang meng-esa-kan Allah) itu."

Maka, pemuda itu bangun, menangis, dan menampar diri sendiri.

Pemuda itu lalu keluar keliling desa mencari perempuan alawi tersebut, sampai akhirnya dia mengetahui di mana dia berada.

Maka, dia berangkat ke rumah Orang Majusi dan mendatanginya.

Pemuda itu berkata, "di mana perempuan alawiyah itu?

Orang Majusi itu berkata, "di rumahku."

Pemuda itu berkata, "aku ingin membawa dia."

Orang Majusi berkata, "bukan seperti ini caranya."

Pemuda itu berkata, "ambil seribu dinar dariku dan serahkan mereka kepadaku."

Orang Majusi itu berkata, "tidak mau. Mereka tamuku dan berkah dari mereka sudah menemuiku."

Pemuda itu berkata, "mereka harus ikut."

Orang Majusi berkata:
"الذى تطلبه أما أحق به. و القصر الذى رأيته لى خلق. أتدل علي بإسلامك؟ و الله ما نمت ولا أهل دارى حتى أسلمنا على يد العلوية. و رأيت مثل منامك الذى رأيت."
"Yang ingin kamu ambil itu, aku yang lebih berhak. Dan istana megah yang kamu lihat itu dibuat untukku. Apakah kamu akan menunjukkan keislamanmu? Demi Allah, aku dan keluargaku tidak tidur sampai kami mengucapkan islam di depan perempuan alawi itu. Dan saya melihat seperti di mimpimu."

"وقال لى رسول الله, العلوية عندك و بناتها؟
"Rasul sudah berkata kepadaku, 'perempuan alawi dan anak-anaknya ada di rumahmu?'."

Aku menjawab, "Iya."

Rasul berkata:
"القصر لك و أهل دارك. و أنت و أهل دارك من أهل الجنة. خلقك الله مؤمن فى الأزل."
"Istana ini punya kamu dan keluargamu. Kamu dan keluargaku bagian dari penduduk surga. Allah telah menciptakanmu sebagai orang beriman sejak zaman azali."

Sumber: At-Tawwabin karya Ibnu Qudamah

Silakan di-share ke orang-orang terdekat kamu ya...

25/06/2025

Maka, ketika hari sudah malam, saya tidur.
Maka, saya melihat pemuda itu ada di dalam kubah bersama perempuan cantik tersebut.

Dia membaca ayat:
و الملائكة يدخلون عليهم من كل باب سلام عليكم بما صبرتم فنعم عقبى الدار.

Sumber: At-Tawwabin Ibnu Qudamah

Want your public figure to be the top-listed Public Figure in Semarang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Website

Address


Semarang