Zaalysa
11/10/2026
Ruben Onsu Singgung soal Pelakor usai Video Call Mesra Diduga Dirinya dan Seorang Pria Diumbar Sarwendah
Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah keduanya saling merespons di media sosial. Kali ini, Ruben menyinggung soal pelakor setelah Sarwendah memberikan klarifikasi terkait video video call mesra yang diduga melibatkan dirinya dan seorang pria.
Konflik tersebut mencuat setelah Ruben mengunggah rekaman CCTV yang memperlihatkan Manda, asisten Sarwendah, mengambil sebuah amplop putih dari tas merah di atas sofa. Ruben menduga amplop berisi uang Rp30 juta hingga Rp35 juta itu digunakan untuk membayar buzzer guna menyerang dan menjatuhkan dirinya.
Tak berhenti di situ, Ruben kembali mengunggah video lanjutan yang memperlihatkan Sarwendah bertemu dengan delapan orang di sebuah rumah. Ia menduga pertemuan tersebut berkaitan dengan penyusunan strategi baru untuk menjatuhkannya.
“Mungkin, setelah pertemuan ini ada kesepakatan lanjutan. Mereka bertransaksi seperti (dalam rekaman CCTV) yang saya upload kemarin,” ungkap Ruben melalui akun Instagram , Minggu (11/10/2026).
Di sisi lain, Sarwendah menjelaskan bahwa dirinya menghadiri pertemuan atas undangan Ibu Z. Ia bertemu dengan content creator Artos dan pengacara Jaenudin untuk membahas persoalan yang berkaitan dengan rumah yang disebut akan dilelang.
“Menurut Ibu Z, Pak Jaenudin bisa membantu saya dalam kasus hak gana-gini rumah yang akan dilelang,” kata Sarwendah.
Mantan personel Cherrybelle itu juga mengungkapkan bahwa dirinya datang bersama tim, termasuk Manda dan Wendy, karena mendapat informasi bahwa Artos memiliki bukti yang dapat membantu proses perkaranya di pengadilan.
Dalam pertemuan tersebut, Artos mengklaim Ruben pernah mendekati dan menggoda pacar prianya. Artos juga meyakinkan Sarwendah bahwa video video call tersebut dapat menjadi bukti dalam sidang gugatan hak asuh anak.
Namun, Sarwendah menilai rekaman itu tidak dapat dijadikan alat bukti di pengadilan. Ia bahkan menyebut telah memiliki bukti serupa sejak masih menikah dengan Ruben.
“Karena bukti (video) seperti itu, saya sudah punya bahkan saat kami masih menikah,” ujarnya.
Sarwendah kemudian menjelaskan bahwa dirinya dan tim tetap memberikan uang transport kepada Artos meski yang bersangkutan disebut tidak meminta maupun ingin menerima uang tersebut.
Klarifikasi Sarwendah kembali mendapat respons dari Ruben. Meski tidak membahas kebenaran video tersebut secara langsung, Ruben menilai mantan istrinya terlihat panik dan kembali menyerang kehidupan pribadinya.
“Wkwkwk mulai lagi. Nah panik kan? Kenapa sih panik banget? Ada apa? Tenang, tenang. Yang lu jadi pela**or saja belum gue bahas,” tulis Ruben.
Pernyataan itu kembali memanaskan polemik di antara keduanya. Meski demikian, dugaan terkait pembayaran buzzer maupun klaim mengenai video video call tersebut masih merupakan pernyataan masing-masing pihak yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
11/10/2026
Profil Danya Assegaf, Istri Baru Aufar Hutapea yang Jadi Sorotan, Ternyata Pebisnis Keturunan Arab
Pernikahan Aufar Hutapea dengan Danya Assegaf pada Kamis (8/10/2026) menarik perhatian publik. Bukan hanya karena mantan suami Olla Ramlan itu kembali membangun rumah tangga, sosok Danya juga menjadi perbincangan lantaran dikenal sebagai pengusaha fesyen keturunan Arab.
Pernikahan keduanya berlangsung di Le Meridien Hotel Jakarta. Dalam momen sakral tersebut, Aufar memberikan maskawin berupa seperangkat alat salat dan logam mulia seberat 45 gram.
Lantas, seperti apa profil Danya Assegaf yang kini resmi menjadi istri baru Aufar Hutapea?
Profil Danya Assegaf, Pengusaha Turban Keturunan Arab
Melansir Tribunpalu.com, Danya Assegaf dikenal sebagai pebisnis di bidang fesyen. Salah satu usahanya adalah merek turban bernama Moyya atau Maya.
Danya disebut memiliki darah keturunan Arab dan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Meski kini menjadi sorotan setelah menikah dengan Aufar, informasi mengenai latar belakang serta kehidupan pribadinya masih terbatas.
Melalui akun Instagram pribadinya, , ia kerap membagikan aktivitas sehari-hari, termasuk kebersamaan dengan keluarga dan teman-teman dekat.
Danya diketahui telah memiliki dua anak dari pernikahan sebelumnya. Namun, informasi mengenai mantan suaminya belum terungkap secara jelas kepada publik.
Hubungan Danya dan Aufar mulai menarik perhatian sejak Januari 2026. Setelah beberapa kali memperlihatkan kebersamaan di media sosial, keduanya akhirnya resmi menikah pada Oktober 2026.
Olla Ramlan Hadiri Pernikahan Aufar dan Danya
Pernikahan Aufar dan Danya juga dihadiri Olla Ramlan, mantan istri Aufar, yang datang bersama kekasihnya, Tristan Molina, serta kedua putrinya.
Olla dan Aufar sebelumnya menikah pada 2012 sebelum resmi bercerai pada 2022, setelah menjalani rumah tangga selama kurang lebih 10 tahun.
Meski telah berpisah, Olla tetap hadir dalam hari bahagia mantan suaminya. Ia bahkan terlihat berinteraksi hangat dengan Danya.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, Olla tampak menikmati suasana resepsi dengan berjoget mengikuti lagu yang dinyanyikan Aufar. Sementara itu, Tristan terlihat memperhatikan gerakan kekasihnya dengan ekspresi cenderung datar.
Momen lain memperlihatkan Olla dan Tristan berfoto bersama pasangan pengantin di pelaminan. Mereka juga terlihat memberikan salam p**i kepada Aufar dan Danya.
Kehidupan Keluarga Olla Ramlan dan Aufar
Sebelum menikah dengan Aufar, Olla Ramlan pernah membina rumah tangga dengan Alex Tian selama sekitar tujuh tahun. Dari pernikahan tersebut, Olla dikaruniai seorang putra bernama Sean Mikael Alexander.
Sementara itu, pernikahannya dengan Aufar menghasilkan dua orang putri. Dengan demikian, Olla memiliki tiga anak dari dua pernikahan.
Kini, Aufar dan Danya sama-sama memulai babak baru setelah pernah menjalani rumah tangga sebelumnya. Di tengah perhatian publik terhadap pernikahan mereka, profil Danya sebagai pengusaha fesyen dan keturunan Arab turut menjadi hal yang menarik untuk diketahui.
11/10/2026
Mayang Lucyana Lanjut S2: Cantik Saja Tak Cukup, Perempuan Harus Punya Value!
JAKARTA – Mayang Lucyana memilih meningkatkan kualitas dirinya dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) di tengah kesibukannya sebagai public figure. Adik mendiang Vanessa Angel itu menilai penampilan fisik bukan satu-satunya modal bagi perempuan untuk menghadapi masa depan. Pendidikan dan nilai diri juga menjadi hal penting yang harus dimiliki.
Keputusan Mayang melanjutkan studi S2 bukan sekadar untuk menambah gelar akademik. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan perlu memiliki kemampuan dan kualitas diri yang dapat menunjang perjalanan hidup maupun kariernya.
Hal tersebut disampaikan Mayang saat menjadi bintang tamu podcast Herspective di kanal YouTube Okezone Vibes! pada Sabtu (10/10/2026).
“Cantik itu nggak cukup. Sebagai perempuan, kita juga harus punya value,” ujar Mayang.
Meski mengaku harus berjuang memahami materi perkuliahan, perempuan berusia 23 tahun itu tetap bersemangat menjalani pendidikan magisternya. Ia menyadari bahwa proses belajar membutuhkan usaha, terlebih dirinya juga memiliki kesibukan di dunia hiburan.
Mayang Lucyana Percepat Rencana Kuliah S2
Keinginan Mayang untuk melanjutkan pendidikan sebenarnya sudah direncanakan sejak lama. Namun, awalnya ia baru berniat mengambil S2 pada tahun depan.
Rencana tersebut akhirnya dipercepat setelah mendapat mas**an dari sang ayah, Doddy Sudrajat. Ia didorong untuk memanfaatkan semangat belajarnya yang masih tinggi agar bisa segera melanjutkan pendidikan.
“Daddy kasih mas**an ke aku, kenapa nggak tahun ini aja, mumpung masih on fire,” ujar Mayang.
Mayang kemudian memilih London School of Public Relations (LSPR) dengan program studi Strategic Global Public Relations Management. Ia menilai jurusan tersebut relevan dengan pekerjaannya sebagai public figure, sehingga ilmu yang diperoleh di bangku kuliah diharapkan dapat mendukung kariernya.
Ia pun berupaya menyeimbangkan tanggung jawab akademik dengan aktivitas profesionalnya di dunia hiburan.
Mayang Lucyana Punya Cita-Cita Jadi Diplomat
Di balik keputusannya melanjutkan pendidikan, Mayang ternyata menyimpan cita-cita untuk menjadi seorang diplomat. Keinginan tersebut mulai tumbuh ketika ia menempuh pendidikan S1 Hubungan Internasional dan menjalani program magang di DPR.
Pengalaman tersebut turut membuka pandangannya terhadap dunia politik dan hubungan internasional.
Mayang bahkan mengaku pernah mendapat tawaran dari sejumlah partai politik. Meski demikian, ia memilih untuk tidak terburu-buru mengambil langkah di bidang politik.
Saat ini, ia ingin memprioritaskan pendidikan magisternya hingga selesai sebelum mempertimbangkan peluang lain yang datang.
Bagi Mayang, pendidikan menjadi salah satu bekal penting untuk mengembangkan potensi diri sekaligus membuka lebih banyak kesempatan di masa depan.
11/10/2026
Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Harus Jalani Sisa Hukuman 3 Tahun
Kebebasan Indra Kenz kembali berakhir. Setelah hak pembebasan bersyarat (PB) dicabut oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, terpidana kasus investasi bodong Binomo itu harus kembali mendekam di penjara untuk menjalani sisa hukumannya selama lebih dari tiga tahun.
Pria bernama asli Indra Kesuma tersebut kini telah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang. Pihak lapas memastikan proses penerimaan dan penempatan Indra dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima penyerahan Indra dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bogor pada Kamis, 8 Oktober 2026.
"Jadi pada hari Kamis, tanggal 8 Oktober 2026, jam 13.32, kami menerima penyerahan satu orang klien Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor atas nama Indra Kesuma bin Li Hok Sun alias Indra Kenz, guna menjalani kembali sisa pidana di Lapas Kelas I Tangerang," kata Beni Hidayat di Lapas Kelas I Tangerang.
Beni juga membeberkan durasi hukuman yang masih harus dijalani mantan Crazy Rich Medan tersebut. Berdasarkan perhitungan pihak lapas, Indra masih memiliki sisa masa pidana lebih dari tiga tahun.
"Berdasarkan perhitungan, sisa pidana yang harus dilaksanakan yaitu 3 tahun 2 bulan 14 hari," jelas Beni.
Indra Kenz Ditempatkan di Sel Maximum Security
Setibanya di Lapas Kelas I Tangerang, Indra Kenz menjalani sejumlah prosedur awal, mulai dari pemeriksaan dokumen, pencocokan identitas, hingga pemeriksaan kesehatan.
Pihak lapas kemudian menempatkannya di sel isolasi khusus dengan tingkat pengamanan maksimum. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pemeriksaan dan audit investigasi lanjutan terkait persoalan yang melatarbelakangi pencabutan pembebasan bersyaratnya.
"Guna kepentingan pemeriksaan dan audit investigasi lebih lanjut, yang bersangkutan kami tempatkan pada sel isolasi khusus blok maximum security," tutur Beni.
Meski ditempatkan di sel berpengamanan ketat, Beni menegaskan bahwa Indra tidak memperoleh perlakuan istimewa dibandingkan warga binaan lainnya.
"Penanganan khusus tidak ada. Jadi perlakuan sama dengan warga binaan lain," pungkasnya.
Kembalinya Indra Kenz ke penjara membuat dirinya harus melanjutkan hukuman yang sebelumnya sempat dijalani di luar lapas melalui mekanisme pembebasan bersyarat. Kini, ia masih harus menjalani sisa pidana selama 3 tahun 2 bulan 14 hari sesuai perhitungan pihak Lapas Kelas I Tangerang.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Semarang
Alerts
Be the first to know and let us send you an email when Zaalysa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.