RH Consulting
03/04/2026
02/04/2026
Remaja sering terlihat "fine", tetap tertawa, tetap hadir, tetap menjalani hari seperti biasa. Tapi di balik itu, ada ruang sunyi yang tidak semua orang bisa lihat. Data menunjukkan, 7 dari 10 remaja sebenarnya sedang tidak benar-benar baik. Mereka berjuang dengan cemas, overthinking, emosi yang naik turun, bahkan memilih menarik diri. Dalam perspektif psikologi, ini adalah bentuk "internal struggle" yang sering tersembunyi di balik ekspresi yang terlihat “normal”.
Menariknya, akar dari kondisi ini bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba. Lingkungan punya peran besar, terutama keluarga dan teman sebaya. Pola asuh yang kurang suportif, komunikasi yang tidak sehat, hingga relasi pertemanan yang toxic bisa menjadi pemicu utama. Sebaliknya, lingkungan yang hangat dan suportif mampu menjadi "protective factor" yang menjaga kesehatan mental remaja. Bahkan, fakta bahwa sekolah tidak selalu berpengaruh signifikan menunjukkan bahwa tekanan terbesar sering datang dari ruang yang lebih dekat dan personal.
Jadi, ketika seseorang terlihat “baik-baik saja”, itu belum tentu mencerminkan apa yang sebenarnya ia rasakan. Mental health bukan hanya tanggung jawab individu, tapi hasil dari interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Mulai dari hal sederhana seperti hadir, mendengar, dan menciptakan ruang aman untuk bercerita. Because sometimes, being heard is the first step to healing. Dan kalau kamu butuh ruang diskusi yang lebih dalam, RH Consulting siap jadi partner untuk tumbuh bersama.
09/03/2026
Pernikahan sering dibayangkan sebagai hari paling bahagia dalam hidup. Pesta yang indah, foto yang sempurna, dan ucapan selamat dari banyak orang. Tapi dari sudut pandang psikologi hubungan, pernikahan sebenarnya bukan tentang satu hari perayaan, melainkan tentang perjalanan panjang dua individu yang belajar hidup bersama.
Dan yang sering terlihat di media sosial adalah bagian 1% yaitu pesta pernikahan. Sementara 99% lainnya adalah proses yang tidak selalu terlihat, belajar memahami perbedaan kebiasaan, mengelola konflik, menahan ego, dan tetap memilih satu sama lain bahkan saat keadaan tidak selalu mudah. Di sinilah kedewasaan emosional dan kemampuan beradaptasi benar-benar diuji.
Karena itu, jangan hanya menyiapkan energi untuk hari pernikahan. Siapkan juga ruang untuk percakapan yang jujur: tentang keuangan, batasan dengan keluarga, cara memberi kasih sayang, dan cara menyelesaikan masalah. In the end, marriage is not about a perfect wedding day, but about two people who are willing to keep learning, adjusting, and growing together. 🤍
Click here to claim your Sponsored Listing.
Contact the business
Telephone
Address
Jalan Batu Bolong No. 54 Perumahan Griya Pagutan
Mataram
83127
Opening Hours
| Monday | 08:00 - 16:00 |
| Tuesday | 08:00 - 16:00 |
| Wednesday | 08:00 - 16:00 |
| Thursday | 08:00 - 16:00 |
| Friday | 08:00 - 16:00 |