CV. MDS
2. Wereng
Gejala serangan :
- Menyebabkan daun dan batang tumbuhan berlubang – lubang.
- Daun dan batang kemudian kering, dan pada akhirnya mati.
Pengendaliannya :
- Pengaturan pola tanam, yaitu dengan melakukan penanaman secara serentak maupun dengan pergiliran tanaman. Pergiliran tanaman dilakukan untuk memutus siklus hidup wereng dengan cara menanam tanaman palawija atau tanah dibiarkan selama 1 – 2 bulan.
- Pengandalian hayati, yaitu dengan menggunakan musuh alami wereng, misalnya laba – laba predator Lycosa Pseudoannulata, kepik Microvelia douglasi dan Cyrtorhinuss lividipen*s, kumbang Paederuss fuscipes, Ophinea nigrofasciata, dan Synarmonia octomaculata.
- Pengandalian kimia, yaitu dengan menggunakan insektisida, dilakukan apabila cara lain tidak mungkin untuk dilakukan. Penggunaan insektisida diusahakan sedemikan rupa sehingga efektif, efisien, dan aman bagi lingkungan.
haloooo..
bagamaina kabar rekan-rekan semua?
belakangan ini marak pemberitaan tentang hasil panen para petani yang menurun bahkan gagal,semua ini terjadi karena berbagai macam hal, diantaranya faktor lingkungan,sumber daya alam,hama dan masih banyak lagi.mari kita bahas tentang salah satu faktor tersebut,yaitu hama.
naah... berikut ini kita akan ulas sedikit jenis-jenis hama yang sering kita jumpai dan cara pengendalianny.....
yuuuuk mariiiiiiiiiiiiiiiiiii
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Alamat Kantor Jalan MT Haryono No 20, Ruko Istana Dinoyo
Malang