Lembang.org

Lembang.org

Share

Memberikan informasi seputar dunia berita, wisata media, serta hiburan bagi orang tua dan anak remaja, selain itu banyak hal positif yang diberikan kami

24/04/2026
18/04/2026

Ketika perang terjadi antara Mesir dengan Ethiopia pada masa Khedive Ismail, pada tahun 1865, saat itu Ethiopia dipimpin oleh Kaisar Yohanes IV.

Perang terjadi karena perebutan kekuasaan atas Sungai Nil dan Laut Merah. Perang yang terus berlangsung merugikan Mesir, pada setiap pertempuran Mesir mengalami kekalahan, disebabkan oleh konflik dalaman yang terjadi antara para petinggi militer Mesir sendiri.

Suatu hari, Khedive Ismail berjalan bersama Mohamed Sharif Pasha, seorang ahli politik Mesir yang aslnya Turki. Ismail berkata, “Kalau sedang susah dan ada masalah seperti ini, anda biasanya buat apa yer?”

“Ismail Afandi, kalau saya sedang susah dan merasa tersepit oleh masalah, biasanya saya memanggil ulama yang saleh dan bersih dan memintanya membacakan Sahih Bukhari, biasanya setelah itu saya tenang dan mendapat solusi”.

Khedive Ismail memanggil Sheikh Azhar, yang saat itu dijabat oleh sheikh Musthafa Muhammad Arusy dan meminta agar beliau mengumpulkan Ulama dan orang-orang shaleh kemudian membaca kitab Shahih Bukhary di masjid Azhar.

Setelah hal itu dilakukan, kekalahan terus memihak pada pasukan Mesir.

Khedive Ismail pun kembali mendatangi Ulama tersebut dan mengatakan :

“Mungkin yang kalian baca bukan Shahih Bukhary, ataupun kalian bukan Ulama seperti salaf shalih yang bisa menolak bala!”. Para Ulama diam, tidak ada yang menjawab. Tiba-tiba seorang Sheikh dari ujung belakang berdiri dan mengatakan, “Wahai Ismail! Kami meriwayatkan hadis dari Rasulullah bahwa beliau bersabda :

“….Kalian harus selalu melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar, kalau tidak, maka Allah akan menjadikan pemimpin kalian orang-orang jahat diantara kalian, sehingga apabila orang-orang baik berdoa Allah tidak akan mengabulkan permintaannya…”

Khedive Ismail diam, dan semua hadirin saling memandang. Khedive Ismail pun pergi meninggalkan ulama-ulama itu. Para hadirin pun mulai menyalahkan sheikh yang berkomentar tadi.

Tiba-tiba, Sharif Pasha kembali dan mengatakan, “Dimana sheikh yang berbicara tadi?”

“Saya”. Sheikh itu menjawab sambil berdiri. Pengawal Sharif Pasha pun membawa sheikh tadi. Para ulama yang hadir yang tadi mulai mengucapkan selamat jalan kepada sheikh itu, mereka berpikir bahwa sheikh itu tidak akan kembali lagi selamanya.

Sheikh pun berjalan bersama Sharif Pasha menuju Istana Khedive Ismail, sampai disana, Khedive Ismail telah menunggu sheikh di ruang pertemuan. Sheikh duduk di kursi disamping Khedive Ismail.

“Ulangi wahai syeikh apa yang anda katakan tadi di masjid Azhar?” kata Khedive Ismail.

Sheikh itupun mengulangi apa yang dikatakannya, beliau mengulangi hadis dan menjelaskannya panjang lebar.

“Wahai Ismail, bukankah mahkamah kamu telah membuat undang-undang yang menghalalkan riba? Bukankah Minuman keras dijual bebas? Bukankah…bukankah…kalau kemungkaran seperti itu terjadi di depan matamu dan kamu membiarkan saja, bagaimana kamu berharap langit akan memberi kemenangan pada pasukanmu!” kata sheikh.

“ Apa yang harus saya lakukan, Negara kita sudah bercampur dengan Barat dan itu adalah kebiasaan mereka?”.

“Kalau demikian, apa salah Imam Bukhary? Apa salah Ulama? Kalau Allah tidak mengabulkan doa….”.

Khedive Ismail terdiam, berpikir, dan mengatakan…”Anda benar sheikh…”. Sheikh itupun diantar kembali ke masjid Azhar.

Nasehat yang keluar dari hati akan masuk menembus ke hati...Allah yarham Ulamana.

Wallahu alam

04/04/2026

BEIRUT, 4 April 2026 (NESTV) – Tiga personel Pasukan Perdamaian Indonesia (Konga) yang bertugas di bawah bendera PBB kembali menjadi korban insiden ledakan di wilayah Lebanon Selatan.

Kejadian ini terjadi pada Jumat (3/4) sore di dalam fasilitas PBB dekat El Adeisse. Ketiga prajurit tersebut langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis, di mana dua di antaranya dilaporkan mengalami luka serius.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah tiga personel Indonesia lainnya gugur dalam serangan di wilayah yang sama, memantik keprihatinan mendalam atas keselamatan pasukan perdamaian.

Meskipun Pusat Informasi PBB di Jakarta menyatakan penyebab pasti ledakan masih diselidiki, sumber keamanan PBB mengungkapkan kepada media bahwa ledakan tersebut berasal dari tembakan tank Israel.

Kasih Doa komentar buat TNI disana saat ini
Sumber: UNIFIL, AFP, Kantor Informasi PBB Jakarta
---------------------------

19/03/2026

Selama Shalat Tarawih di Masjid Fatih di Istanbul, para Jamaah wanita melemparkan jilbab kearah para pria (untuk dikenakkan oleh para pria), sebagai bentuk protes.

Aksi simbolis ini menyindir diamnya kaum pria atas terhadap penutupan Masjid Al-Aq54 oleh Z!on!5 !5 r4el sekaligus menuntut pembelaan nyata bagi Al-Aq54. Dan hal ini melambangkan bahwa Al-Aq54 membutuhkan pria sejati, bukan SETAN BISU, bersembunyi dibalik seolah merasa bijak, bahkan merasa sudah cukup berbuat ma'ruf.

Want your business to be the top-listed Media Company in Lembang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Website

Address


Lembang, Bandung Barat
Lembang
40391

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00