Lesson for Muslimah
MPI (Mahasiswa Pecinta Islam) adalah organisasi pergerakan mahasiswa yang didirikan dalam rangka iqamatuddien (menegakkan Islam) dengan menyesuaikan kebutuhan realitas dunia mahasiswa. Maksudnya, dalam hal ini MPI tidak kemudian menjadikan mahasiswa sebagai santri-santri yang akan pergi meninggalkan kampusnya. Namun, adalah bagaimana para mahasiswa ini bisa berperan dalam da’wah sesuai dengan keah
06/10/2016
AGENDA SPESIAL MASJID AGUNG TSB SELAMA BULAN OKTOBER 2016
Ikuti juga info kajian di Bandung lebih update pada LINE, klik link http://line.me/ti/p/%40ext8786y
atau cari line ID
25/06/2015
27/03/2015
Jilbab tidak hanya dipakai ketika keluar rumah atau ketika acara tertentu saja, tetapi juga wajib dipakai di depan siapa pun yang bukan mahram kita.
Bismillah. A’la Al-Maududi menjelaskan : Firman Allah Swt. “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya” Menunjukkan bahwa syari’at tidak menuntut perempuan untuk menutup mata dan menjaga aurat saja, tetapi Allah juga menuntut hal-hal yang lebih dari sekedar hal tersebut, yaitu tidak menampakkan perhiasannya. Perhiasan di sini ada 3 macam :
1. Pakaian yang indah
2. Perhiasan
3. Sesuatu yang biasa dipakai perempuan untuk menghiasi kepala dan wajah mereka, atau biasa disebut make-up (kosmetik)
Lebih lanjut Al-Maududi menjelaskan, Kata “khumur” dalam firman Allah : “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya” adalah bentuk jamak dari khimar, yang berarti penutup kepala. Sementara kata “juyub” adalah bentuk jamak dari kata “jaib” yang berarti dada.
Yang dimaksud dengan menutupkan jilbab ke dada adalah menutupi kepala, leher, belahan dada dan dada. Termasuk di dalamnya perhiasan dan asesoris, berbeda dengan gaya perempuan pada masa jahiliyah.
Al-Allamah Ibnu Katsir berkata “Dulu perempuan pada masa jahiliyah yang berjalan melintasi laki-laki dengan bertelanjang dada tanpa penutup sama sekali. Kadang, mereka memperlihatkan leher, ikatan rambut, dan anting-anting. Oleh karena itu Allah pun kemudian memerintahkan kaum mukminat untuk menutupinya”
Katakanlah kepada wanita yang beriman:
"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya,
dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya,
dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali
- kepada suami mereka, atau
- ayah mereka, atau
- ayah suami mereka, atau
- putera-putera mereka, atau
- putera-putera suami mereka, atau
- saudara-saudara laki-laki mereka, atau
- putera-putera saudara lelaki mereka, atau
- putera-putera saudara perempuan mereka, atau
- wanita-wanita islam, atau
- budak-budak yang mereka miliki, atau
- pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau
- anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.
Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (An Nuur: 31)
Wallahu a'lam
Click here to claim your Sponsored Listing.
Website
Address
Kutoarjo