Intekom
30/03/2023
15/09/2021
Pendiri Apple buat perusahaan luar angkasa, ngikutin Bezos dan Musk?
Dilansir dari CNN Indonesia, Pendiri Apple, Steve Wozniak, mendirikan sebuah perusahaan luar angkasa yang bernama Privateer Space. Kata-"nya", perusahaan itu dirancang untuk menjaga luar angkasa tetap aman dan mudah diakses.
Jaman sekarang kayanya banyak banget deh miliarder dunia udah mulai menatap ke luar angkasa. Dengan ide-ide mereka, mereka juga udah mulai bikin perusahaan luar angkasa. Kalo begini terus saya yakin bakal ada kehidupan manusia di luar angkasa. Artinya, luar angkasa bukan lagi suatu hal yang tidak mungkin digapai. Mungkin manusia jaman dulu menganggap bahwa luar angkasa adalah tempat yang sangat jauh yang gak bisa dijadiin tempat tinggal, tapi persepsi itu udah dipatahin sama manusia jaman sekarang. Padahal saya yakin belum semua tempat di bumi udah dijelajahi atau diteliti oleh manusia, eh udah mikirin luar angkasa aja. Gakpapa lah ya mungkin inilah yang disebut "berpikiran maju".
Tapi memangnya manusia bisa hidup di luar angkasa?
Kita ambil satu contoh nya aja di planet Mars. Kalo kata Wikipedia, Mars tidak dapat dihuni oleh manusia atau kehidupan lain di Bumi secara umum, karena radiasi, tekanan udara yang sangat minim, dan atmosfer dengan hanya 0,1% oksigen. Tapi gak tau juga lah ya mungkin di masa depan nanti manusia bikin teknologi yang membuat manusia bisa hidup di Mars.
Sumber: CNN Indonesia
Wikipedia
05/08/2021
Ide yang terdengar mustahil di jaman sekarang tapi bisa saja terjadi di masa depan.
Siapa sih yang tidak tahu Elon Musk? Anak-anak jaman sekarang pasti tau lah, apalagi penggemar mobil listrik Tesla. Ya, dengan idenya yang gila, dia ingin membawa manusia pergi ke Mars. Tapi sebenarnya apa sih yang membuat Musk ingin mengirim manusia pergi ke Mars? Apakah agar nanti pas kiamat dajjal kebingungan mencari manusia?...
Elon Musk lahir di Afrika Selatan pada tanggal 28 Juni 1971. Semasa kecil ia terkadang mengalami bully.
Pada saat usia nya 17 tahun, dia pindah ke Kanada. Dan pada tahun 1992 ia mempelajari bisnis dan fisika di University of Pennsylvania kemudian ia melanjutkan studinya pada jurusan fisika energi di Stanford University.
Pada tahun 2002 Elon Musk menciptakan perusahaan Space Exploration Technologies Corporation (SpaceX). Lewat perusahaan inilah cikal bakal yang akan membantu mewujudkan impian nya tersebut.
SpaceX terus berkembang, hingga pada tahun 2008, NASA mempercayakan SpaceX untuk mengangkut kargo dari Bumi menuju International Space Station (ISS).
Lewat SpaceX, Elon Musk melaksanakan tugas tersebut dengan tujuan yang masih sama yaitu mengirim manusia ke luar angkasa untuk kepentingan komersial.
Pada tahun 2017, Elon Musk mengungkapkan kepada publik cita-citanya untuk membuat sebuah koloni di Mars sekitar 50 tahun lagi.
Musk menyebutkan rencananya untuk memindahkan satu juta penduduk Bumi ke Mars akan dimulainya pada tahun 2023.
Dalam rencana yang dipublikasikan pada jurnal New Space, milyarder tersebut berencana untuk membangun ‘Mars Colonial Fleet’ dengan lebih dari 1.000 pesawat ulang-alik yang mengangkut 200 penumpang dalam sekali jalan.
Tak hanya manusia tapi juga material untuk membangun rumah dan pertokoan.
Ia mengestimasi, koloni pertama akan mulai dipersiapkan dalam satu dekade mendatang. Ia juga memperkirakan butuh waktu 40 hingga 100 tahun antar-jemput pop**asi dari Bumi untuk mengisi satu kota di Mars.
“Sebuah kota di Mars bisa aktif dengan memiliki satu juta penduduk. Jika Anda hanya bisa antar-jemput tiap dua tahun sekali dengan 100 orang per pesawat, itu artinya Anda butuh 10.000 kali perjalanan,” katanya.
Bagaimana? Tertarik mau ikut hidup di Mars?
Sumber: Kompas.com
12/07/2020
Intel baru-baru ini telah mengumumkan rincian untuk standar koneksi Thunderbolt 4 mendatang.
Apa saja rincian yang diumumkan? Mari kita bahas!
Spesifikasi baru ini secara teknis tidak lebih cepat dari perspektif kecepatan maksimum - seperti Thunderbolt 3, Thunderbolt 4 akan mendukung kecepatan maksimum hingga 40 Gbps. Tetapi Intel membuat perbaikan lain dengan standar baru, menambahkan persyaratan video dan data yang tinggi dan dukungan untuk hub multi-port.
Thunderbolt 4 mampu menghubungkan dua tampilan 4K secara bersamaan atau satu layar 8K dengan kecepatan transfer data via PCIe hingga 32 Gbps
Komputer dan kabel Thunderbolt 4 baru juga akan kompatibel dengan kabel dan aksesori Thunderbolt 3 dan USB versi 3.1 ke atas, serta mampu mengisi baterai laptop melalui port USB Type-C dengan daya yang tak lebih dari 100 watt.
Terdapat p**a dukungan sistem keamanan berbasis VT-d, memungkinkan interface ini mampu menangkal beragam serangan langsung yang memanfaatkan memori (direct memory access/DMA).
Komputer dan aksesori pertama dengan port Thunderbolt 4 diharapkan akan diluncurkan akhir tahun ini, dimulai dengan prosesor Intel Tiger Lake ke-11 mendatang.
Sumber:
Kompas.com
TheVerge.com
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Karawang
41311