Kidlogger

Kidlogger

Share

Untuk informasi lebih lanjut silahkan kontak kami melalui :

BBM : 335ACA85
WhatsApp : 08122662193

Photos 23/02/2014

Budaya Penyalahgunaan Koneksi Internet Kantor Pada Jam Kerja

Penyalahgunaan koneksi Internet kantor pada jam-jam kerja masih menjadi budaya di masyarakat. Bukan hanya di Indonesia, di negara-negara maju seperti AS, Cina, India, Inggris, dan bahkan Jepang, yang notabene terkenal dengan masyarakatnya yang disiplin, masih sering terjadi penyalahgunaan Internet di kantor.
Lihatlah hasil survei berikut, yang di lakukan di Inggris. Workers who spend time on sites such as Facebook could be costing firms over £130 M (atau lebih dari Rp 2 trilyun!!) a day, a study has calculated. According to employment law firm Peninsula, 233 million hours are lost every month as a result of employees “wasting time (membuang-buang waktu)” on social networking sites. (pada situs jejaring sosial).

"Apalagi di Indonesia ya...??" mungkin bisa lebih besar angkanya dari Inggris jika dilakukan survei tersebut, berapa kerugian perusahaan swasta, perusahaan dan instansi negara.

Kenapa perlunya adanya pengawasan :

1. Bad Bandwith Consumption. Acapkali kita berleha-leha berselancar dalam dunia maya tanpa pernah sadar betapa proses itu memakan konsumsi bandwith yang amat besar (apalagi kalau leha-lehanya sambil mendowload lagu plus nonton video Lady Gaga di youtube). Secara kolektif dan jangka panjang, konsumsi bandwith ini pasti akan mengurangi anggaran departemen IT kantor Anda (sebab unlimited data pasti akan memakan biaya langganan yang lebih mahal).

Bukan itu saja. Penggunaan data internet yang berlebihan bisa juga menyebabkan akses untuk jaringan data lain yang lebih penting menjadi lambat. Akses email menjadi error, atau pertukaran jaringan data keuangan menjadi lelet. Ini semua boleh jadi lantaran karyawannya pada sibuk akses internet pada “peak hours” (biasanya jam 9 – 10an pagi).

2. Stealing Your Productive Time. Sejumlah studi dan observasi langsung menunjukkan rata-rata karyawan mengalokasikan waktu hingga satu jam per hari untuk akses internet yang acapkali tidak ada hubungannya sama sekali dengan pekerjaan (think about browsing FB, Detiknews, DetikSport or Kaskus, dan lain-lain).

Itu artinya, selama sebulan seorang karyawan bisa “mengkorupsi” waktu pekerjaannya hingga 20 jam lebih (1 jam x 20-an hari kerja), atau sama dengan 2,5 hari kerja full. Kalau Anda termasuk kategori rata-rata ini, berarti Anda sejatinya telah “merampas” uang (gaji) kantor/perusahaan selama dua hari secara ilegal. Itu kalau satu hari hanya satu jam browsing, kalau lebih, berarti waktu kerja kantor yang Anda rampas dan korupsi akan lebih banyak lagi. Doh...!!!

3.Destroying Your Concentration. Kini banyak karyawan kantor yang terjebak bad habit semacam ini : setiap setengah jam selalu tergoda untuk klik internet (entah untuk sekedar ngecek update status, melihat berita bola terbaru, chatting dengan teman di luar sana, atau sekedar melihat comment temannya).

Distraksi semacam itu pelan-pelan ternyata merusak konsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaan. Sebuah studi menunjukkan distraksi dan habit semacam itu membuat konsentrasi karyawan terpecah. Dampaknya : bukan saja proses penyelesaian pekerjaan jadi lebih lamban, namun hasilnya juga kurang optimal (sebab ditengah-tengah bikin laporan, pikiran karyawan itu selalu terngiang dengan komen atau status temannya yang baru saja muncul atau dengan berita heboh di detiknews yang baru saja diintipnya).

Jadi sekarang pilihan ada ditangan Anda, mau dibawa kemana perusahaan yang Anda pimpin. Don't be late, to be better.....

Photos 23/02/2014

Kantor kecamatan dan kelurahan kekurangan pegawai - Jam Kerja, PNS Pemkot (Malah) Asyik Main FB dan Poker!

Manado, KOMENTAR - Masing-masing kepala SKPD rupanya harus memberi pengawasan lebih terhadap kinerja para pegawainya. Sebab, tak sedikit PNS di Pemkot Manado yang masih doyan main FB (Facebook) dan Game Poker saat jam kerja berlangsung. Pemandangan ini tak lazim ditemui pada sejumlah ruangan bagian di kantor pemkot termasuk DPRD Kota Manado.

Dari pantauan yang tak sengaja dilakukan wartawan, beberapa PNS di kantor walikota terlihat asyik memainkan game dan sesekali membuka akun Facebook milik mereka. Para pegawai ini seakan tak peduli meski mereka melakukan rutinitas ini saat jam kerja. Kepala BKD Kota Manado Ventje Pontoh SH mengatakan para pegawai yang sering malas-malasan apalagi main game komputer saat jam kerja berlangsung, akan ditindak tegas.
“Jika kedapatan pasti akan ditegur dan ditindak,” kata Pontoh, Rabu (21/08). Ventje mengatakan program pemerintah yakni soal disiplin pegawai negeri terus digalakkan pihaknya. “PNS harus menjadi contoh terdepan soal penerapan disiplin yang digalakan pemerintah kota. Jadi, jika jam kerja sangat tidak dibenarkan PNS main game di komputer,” tegasnya. Di satu sisi, sejumlah camat dan lurah di Kota Manado sering mengeluh karena jumlah pegawai yang mereka miliki masih kurang. Bahkan Pemerintah Kecamatan P**l Dua mengusulkan penambahan pegawai untuk peningkatan kualitas layanan masyarakat. “Di P**l Dua, di kantor kecamatan masih kekurangan pegawai, begitu juga di kantor-kantor kelurahan. Jadi untuk memaksimalkan kinerja, kami berharap ada penambahan pegawai baik kepala seksi maupun staf,” ungkap Camat P**l Dua, Argo Sangkai, kemarin.
Meski mengaku roda pemerintahan di Kecamatan P**l Dua tetap berjalan seperti biasa, namun camat mengatakan sejatinya di masing-masing kelurahan saat ini dibutuhkan sekurang-kurangnya 14 pegawai. “Sekarang ini di kelurahan Ranomut tidak ada staf, yang ada baru sampai kepala seksi. Nah jika ada tugas di lapangan, maka kantor lurah tersebut tidak ada pegawai. Kami sudah melakukan pengusulan ke BKD dan tinggal menunggu waktu. Semoga akan ada penambahan pegawai di Kecamatan P**l Dua,” tukas camat.(yha/nav)

Want your business to be the top-listed Computer & Electronics Service in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Jalan MH. Thamrin No. 81
Jakarta
10310