Unshakeable Generation

Unshakeable Generation

Share

Terpujilah Tuhan Yesus Kristus yang telah memanggil kita; orang percaya di akhir zaman untuk menjadikan kita teguh, taat, setia dan tinggal di dalam iman, pengharapan, dan kasih akan YESUS; yang membuat iman kita tetap kokoh dan tidak tergoncangkan karena kasih-NYA sampai DIA datang dalam kemuliaan-NYA.

06/11/2021

PILIHAN ADA DI TANGANMU

Bacaan: Ulangan 30:15-20
NATS: Ingatlah, Aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan (Ulangan 30:15)

Anda pasti mengenal John Wilkes Booth yang terkenal karena perbuatan buruknya. Ia membunuh Presiden Abraham Lincoln pada tahun 1865. Akan tetapi, apakah Anda juga pernah mendengar tentang Edwin Booth, kakak tertua John? Edwin, seorang aktor terkenal, sedang menunggu kereta di stasiun kota Jersey ketika ia melihat seseorang terpeleset dan hampir jatuh dari pinggiran pintu kereta. Edwin segera meraih kerah kemeja laki-laki tersebut dan menariknya untuk menyelamatkannya -- Edwin telah menghindarkannya dari luka serius atau kematian. Siapakah lelaki yang diselamatkan itu? Lelaki itu adalah Robert, putra Abraham Lincoln, seorang prajurit yang ikut dalam Perang Saudara.

Alangkah ironisnya! Seseorang yang menyelamatkan putra Abraham Lincoln mempunyai saudara laki-laki yang tidak lama kemudian membunuh sang presiden. Yang satu menyelamatkan kehidupan; yang satunya mengambil kehidupan. Satu memilih hidup; yang satu lagi memilih mati.

Tuhan memberi umat-Nya sebuah pilihan antara hidup atau mati: Mereka dapat mengasihi Tuhan dan mematuhi perintah-Nya atau menyembah dan melayani ilah yang lain (Ulangan 30:16). Dia berkata, "... kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan"(ayat 19).

Kita pun harus memilih kehidupan atau kematian. Kita bisa ⁴ tanpa Dia. Pilihan yang terbaik sudah jelas. Terimalah anugerah_NYA, yaitu putra-Nya Yesus. Pilihlah kehidupan. Jangan pilih kematian..

PILIHAN ANDA HARI INI MENENTUKAN MASA DEPAN ANDA

Shalom selamat pagi
Kiranya Kasih dan Karunianya
Memenuhi kita semua
Tuhan Yesus Memberkati 🙏

15/10/2021

JANGAN BANYAK ALASAN DAN DALIH

Baca: Lukas 14:15-24

"Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf." Lukas 14:18a

Tuhan Yesus memberikan suatu perumpamaan tentang orang-orang yang berdalih, yang memiliki 1001 alasan untuk lari dan menghindarkan diri dari panggilan Tuhan. "Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang." (ayat 16). Inilah reaksi orang-orang yang diundang untuk datang ke perjamuan besar, yaitu tidak merespons undangan tersebut dengan berbagai alasan, dalih atau kesibukan: "Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan. Yang lain berkata: Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan. Yang lain lagi berkata: Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang." (ayat 18b-20).

Ladang berbicara tentang pekerjaan, bisnis atau karir; lima pasang lembu kebiri gambaran tentang kekayaan; kawin ini berkaitan dengan pasangan hidup atau keluarga. Bukankah di masa sekarang ini banyak orang menghindari panggilan Tuhan dengan alasan sibuk bekerja, meeting dengan klien atau rekan bisnis, capai karena lembur kerja. Mereka lebih memilih menghabiskan waktu untuk perkara duniawi daripada perkara-perkara rohani. Mereka lebih mengasihi uang atau hartanya daripada mengasihi Tuhan. "Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada." (Matius 6:21). Bahkan tidak sedikit orang Kristen yang rela meninggalkan Tuhan Yesus, menjual iman demi pacar atau pasangan hidup. Alkitab menyatakan, "Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal. Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu." (Matius 19:30).

Jangan sampai kemewahan dan fasilitas yang dunia tawarkan membuat kita tidak bergairah lagi mengikut Tuhan. Waktu-waktu ini sudah berada di penghujung zaman, marilah kita bekerja untuk Tuhan karena banyak orang di luar sana sedang berjalan menuju kepada kebinasaan kekal. Kalau tidak sekarang, kapan lagi kita mau bersaksi?

Milikilah tekad seperti Paulus, "...jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah." Filipi 1:22a

Shalom Guys met pagi
Jbu 🙏

13/07/2021

PENGHARAPAN YANG REALISTIS

Bacaan: 2Timotius 4:16-18
NATS: Tidak seorang pun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku ... tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku (2Timotius 4:16,17)

Salah satu hal yang saya pelajari setelah dewasa adalah jangan berharap banyak dari sesama. Kita mungkin mencurahkan banyak tenaga dan kasih kepada seorang teman atau anggota keluarga, tetapi kita tidak melihat adanya perkembangan atau tidak menerima ucapan terima kasih atas usaha kita. Bahkan mungkin orang lain yang menerima pujian atas pekerjaan yang kita lakukan.

Jika kita berharap semua orang mengakui dan menghargai hasil kerja kita bagi mereka, maka kita akan sangat terluka. Kita akan mulai bertanya pada diri sendiri, "Hanya inikah wujud terima kasih yang saya dapatkan?"

Di tengah kekecewaan itu, kita perlu mencermati motivasi kita. Apakah kita memiliki pemahaman yang tidak kudus tentang pemberian hak, atau hasrat besar agar dilihat dan dipuji karena usaha kita? Dapatkah kita memberi dengan rela dan membiarkan orang lain bertanggung jawab dengan respons mereka sendiri? Dalam pelayanannya bagi Tuhan, Rasul Paulus pernah melewati masa-masa ketika semua orang meninggalkannya. Namun, perhatiannya tetap terfokus pada kekuatan yang Tuhan berikan kepadanya "supaya ... Injil diberitakan dengan sepenuhnya" melalui dirinya (2Timotius 4:16,17).

Kita seharusnya tidak berharap memperoleh apa yang hanya dapat diberikan oleh Yesus dari sesama kita. Berharap seperti itu hanya menunjukkan betapa tidak realistisnya kita. Tugas kita hanyalah memberi dan menyerahkan hasilnya kepada Tuan kita, karena kita tahu bahwa pada waktunya kelak kita akan menerima upah dari Dia: "Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia" (Matius 25:21) .

JIKA KITA BEKERJA DENGAN BAIK BAGI KRISTUS

KITA AKAN MENERIMA PUJIAN DARI-NYA

Shalom selamat pagi
Tuhan Yesus Memberkati 🙏

Want your place of worship to be the top-listed Place Of Worship in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Tanjung Priok Jakarta Utara
Jakarta
14320