WalRu
01/07/2020
Bahaya merokok bagi kesehatan yang paling utama datang dari racun karsinogen (penyebab kanker) dan karbon monoksida pada asap rokok. Kedua zat tersebut akan terhirup saluran pernapasan, yang pada akhirnya dapat memicu kerusakan organ dan menurunnya fungsi dari organ sistem jantung, pembuluh darah, dan pernapasan.
Cowok: ping!!!
Cewek: ( D )
"30 menit kemudian"
Co: ping!!!
Ce:ping!!!
Co: lagi apa?
Ce: lgi duduk aja
Co: sama siapa?
"15 menit kemudian"
Ce: sendiri aja
Co: oh.. udah sholat isya belum?
Ce: udah
Co: sip deh!
Ce: :)
Co: uda makan blum?
"1 jam kemudian"
Ce: udah beib
Co: hemm.. kok lama balesnya?
"30 menit kemudian"
Ce: iya maaf. Ada temen.
Co: oh!! Gitu!
Ce: iya
"Chat slesai. Si cowok kecewa karna chatnya lama dibles"
Esok malamnya, sicowok tunggu chat dari ceweknya. Tapi kunjung sicewek chat duluan. Karna sicowok sedang mencoba, meng-tes sicewek.
2 hari kemudian si cewek tetep ga kunjung chat duluan.
5 hari kemudian, si cewek tak kunjung chat.
Seminggu kemudian sicewek barulah ajak chat duluan. Karna sicewek berfikir kenapa dan kok tumben cowoknya sampe segini..
Ce: ping!!!
"15 menit kemudian"
Co: ping!!!
Ce: apa kabar?
Co: baik
Ce: syukurlah :)
"30 kemudian"
Ce: ping!!!
Co: ping!!!
Ce:kamu kenapa sih?
Co: kenapa apanya?
Ce: udah brubah ya!
"15 menit kemudian"
Ce: ping!!!
Co: ping!!!
Ce: kamu kenapa sih?
Co: kenapa apanya?
Ce: sekarang dah brubah ya.
Co: brubah gimana?
Ce: chat aku ga dibles.. kamu udah berubah. Beda sama kamu yg dulu. Apa kamu sudah ada yg lain?
"1 jam kemudian"
Ce: ping!!!
Co: ping!!!
Ce: jawab donk!!
Co: apanya yg dijawab?
Ce: yg kutanyakan tadi!
Co: ohh maaf. Dirumah lagi ada temen
Ce: oh! Karna ada temen kamu. Ku chat, aku merasa bukan prioritas kamu lagi!
Co: pikir aja sendiri!
Ce: ok terimakasih.
"CHATTING pun selesai"
Esoknya tiada yg mengajak chatting duluan. 2 hari berlalu.
Dan dimalam ketiga sicowok berfikir dan mulai sadar atas apa yg ia lakukan malam itu.
Ia merasa betapa sakitnya diperlakukan begitu.
Dan sicowok menyangkal bahwa sicewek berfikir bahwa sicowok sudah ada yg lain.
Sejujurnya si cowok sayang sama ceweknya. Malam itu hanya untuk uji coba hati si cewek.
Co: ping!!!
Ce: ping!!!
Co: maaf ya, atas apa yg aku lakukan kepadamu pada malam terakhir kemarin kita chatting.
Ce: ia gpp. Aku sdar kok. Kenapa kamu lakukan
28/12/2015
Kiamat Sudah Dekat, Berarti Sebentar Lagi Islam akan Bangkit Dengan Ke Khilafahannya
Memang sudah sepantasnya kita ummat Islam yang hidup di zaman ini menghayati bahwa hari Kiamat sudah dekat. Mengapa? Karena bila kita ingat bahwa Nabi Muhammadshollallahu ’alaih wa sallam merupakan penutup rangkaian nabi-nabi Allah subhaanahu wa ta’aala berarti kita merupakan penutup berbagai ummat. Bila beliau dijuluki Nabi Akhir Zaman berarti kita merupakan Ummat Akhir Zaman. Dan berdasarkan hadits Ringkasan Perjalanan Sejarah Ummat Islam, kita dewasa ini sedang menjalani kehidupan di babak keempat dari lima babak yang bakal dilalui ummat Islam hingga menjelang dekatnya kedatangan hari Kiamat.
”Masa kenabian akan berlangsung pada kalian dalam beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, kemudian Allah mengangkatnya, setelah itu datang masakekhalifahan mengikuti manhaj kenabian , selama beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, kemudian Allah mengangkatnya, setelah itu datang masaraja-raja yang menggigit selama beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, kemudian Allah mengangkatnya, setelah itu datang masa raja-raja yang memaksakan kehendak dalam beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, setelah itu akan terulang kembali kekhalifahan mengikuti manhaj kenabian . Kemudian beliau terdiam.” (Hadits hasan riwayat Imam Ahmad 37/361)
Babak pertama , yaitu babak Kenabian
telah berlalu. Ia merupakan masa di mana ummat Islam –yakni para sahabat radhiyallahu ’anhum - hidup bersama Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam sejak awal beliau diutus hingga berp**ang ke rahmatullah.
Babak kedua , yaitu babak Kekhalifahan yang mengikuti manhaj Kenabian juga telah berlalu. Ia ditandai dengan munculnya para khulafa ar-rasyidin, Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Ustman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ’anhum.
Babak ketiga , yaitu babak raja-raja yang menggigit juga telah berlalu. Ia ditandai dengan masa di mana ummat memiliki para pimpinan yang dijuluki khalifah-khalifah namun pola suksesinya menerapkan pola kerajaan alias pola oligarkhi atau sistem waris-mewarisi tahta kerajaan. Mereka dijuluki raja-raja yang menggigit karena mereka masih ”menggigit” Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah An-Nabawiyyah. Babak ini berlangsung sangat lama sekitar 13 abad...! Sejak Bani Umayyah, Bani Abbasiyyah dan Kesultanan Ustmani Turki. Ia berakhir pada tahun 1924 atau 1342 Hijriyyah.
Semenjak babak ketiga berlalu, maka ummat Islam memasuki babak keempat, yakni babak raja-raja yang memaksakan kehendak/ penguasa diktator . Babak ini belum berlalu. Kita sedang menjalani babak ini. Suatu babak yang sering disebut sebagai the darkest ages of the Islamic History.
Tanda bahwa babak keempat ini belum berakhir ialah fakta bahwa babak kelima yakni babak kekhalifahan mengikuti manhaj kenabian belum muncul kembali. Padahal Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam menginformasikan kepada kita bahwa babak penuh keadilan dan kejayaan Islam tersebut pasti bakal muncul. Kapankah ia akan muncul? Wallahu a’lam bish-showwab.
Akan tetapi menurut beberapa analisa dan fakta yang ada bahwa sistem ekonomi kapitalis yang menguasai dunia saat ini mulai menampakkan kondisi kritis. Ini terbukti beberapa negara pengemban ekonomi kapitalis memiliki hutang luar negeri yang sangat luar biasa, amerika serikat saja sebagai pengemban utama ekonomi kapitalis memiliki hutang luar negeri 3 kali lipat dari hutang luar negeri indonesia yaitu berkisar US$ 13,67 triliun (http://noretz-area.blogspot.com/2010/07/20-negara-pengutang-terbesar-di-dunia.html ).
Menurut predikisi beberapa pengamat ekonomi, di akhir masa kepresidenan Obama tahun 2012, utang ini akan meningkat menjadi 16 triliun. Jumlah sebesar itu lebih tinggi seratus persen dibanding total produksi nasional bruto AS. Richard Haas, Kepala Dewan Hubungan Luar Negeri AS , mengatakan beban utang yang ditanggung pemerintah sudah sampai ke angka sangat fantastis dan tertinggi sepanjang sejarah. Menurutnya, AS tidak akan mampu melunasi seluruh utang ini.
Dengan kata lain, sistem ekonomi Kapitalis benar-benar telah mati suri, setelah sistem Sosialisme-Komunisme benar-benar terkubur.
Masa Berakhirnya Para Diktaktor?
Disamping kondisi ekonomi kapitalis yang semakin menunjukkan ketidak berdayaannya, runtuhnya rezim diktaktor Tunisia teryata menjadi kekhawatiran tersendiri bagi semua diktaktor, khususnya di negara-negara Arab. Mereka khawatir rakyat di negara mereka akan menjadikan revolusi di Tunisia sebagai inspirasi.
Abdul Bari Atwan, editor Al Quds Al Arabi
yang berbasis di London menulis sebuah artikel berjudul Terima Kasih Rakyat Tunisia mengungkapkan kekhawatiran para diktaktor Arab atas revolusi Tunisia.
“Beberapa hari ini merupakan hari yang kritis bagi kebanyakan kediktaktoran pemimpin Arab. Kondisi kehidupan di Tunisia masih lebih baik dibandingkan kebanyakan negara Arab lainnya. Lebih lagi, diktaktor Tunisia tidak terlalu represif dibandingkan di dunia Arab lainnya”.
Abdul Bari Atwan, yang pernah menulis buku The Secret History of Al-Qa’ida
(bercerita ttentang Syekh Usamah bin Ladin dan Al Qaeda) juga memberikan ‘saran’ menarik untuk pemerintahan Amerika terkait revolusi di Tunisia. Atwan menyarankan pemerintahan AS menyiapkan sebuah p**au di Kep**auan Pasifik untuk menerima sekutu Arab dan para diktaktor lainnya.
Pakar politik Arab, Hussein Majdoubi juga menganalisa kemungkinan terjadinya revolusi serupa di Tunisia akan merembet ke negara-negara Arab. Penguasa Maroko, Libya, Aljazair, dan Mesir menurutnya merupakan target revolusi selanjutnya. Dia juga kecewa dengan Barat yang terus menerus memberikan dukungan kepada para diktaktor Arab dan mengabaikan keadaan politik yang menyedihkan, dan itulah yang saat ini terjadi!
Dengan runtuhnya rezim diktator diharapkan akan semakin mempermudah gerak dakwah islam idiologis yang selama ini dibelenggu oleh mereka dan kesadaran umat akan penting syari'ah dan khilafah semakin meluas. Disamping itu menurut beberapa hasil survey seperti sebuah hasil survey yang dilakukan YouGov terungkap hasil yang cukup mengejutkan dua perlima (40 %) dari mahasiswa Muslim yang disurvei mendukung diterapkannya Syariah menjadi undang-undang bagi Muslim Inggris. Sementara itu sepertiga (33%) dari mahasiswa Muslim yang disurvei mendukung diterapkannya kekhalifahan di seluruh dunia yang didasarkan pada hukum Syari’ah. Mayoritas (58%) dari anggota aktif Masyarakat Islam kampus mendukung ide ini. Beberapa waktu lalu Setara Institute mempublikasikan hasil surveinya bahwa 34,6 persen warga Jabodetabek setuju dengan ditegakkannya Khilafah. Isu khilafah bukanlah sembarang isu. Isu khilafah merupakan isu yang spesifik, khas, dan ideologis. Berdasarkan pemikiran ini, angka 34,6 persen merupakan angka yang cukup besar. Lihat saja Partai Demokrat sebagai pemenang Pemilu tahun 2009 hanya mengantongi 20,85 persen. Apalagi, penelitian itu dilakukan di Jabodetabek yang merupakan barometer perpolitikan nasional. Semua ini memberikan informasi bagi kita bahwa ide khilafah yang oleh Barat dan antek-anteknya disebut utopis, ternyata mendapat sambutan di tengah masyarakat. Dan masih banyak hasil-hasil survey yang lain yang hasilnya membawa berita gembira bagi seluruh umat muslim dunia. Subhanallah....
Dengan mulai runtuhnya rezim kapitalis - diktator dan kesadaran umat akan pentingnya penerapan syari'ah islam di kehidupan mereka dalam bingkai khilafah islamiyah semakin meluas, hal ini mengindikasi babak ke empat semakin menuju klimaknya, dan babak ke lima mulai menunjukkan fajarnya. Suatu hal yang pasti, kalau kita umpamakan perjalanan kelima babak perjalanan sejarah ummat Islam ini sebagai sebuah skenario film, maka ia sangat layak disebut sebagai film berjudul Akhir Zaman. Dan kalau kita mengikuti sebuah cerita yang mengandung lima babak dan kita tahu bahwa kita sudah sampai ke babak keempat, saya kira sudah sepantasnya kita beranggapan bahwa ini bukanlah masih di awal cerita, atau di bagian pertengahannya. Namun lebih wajar dikatakan bahwa ini sudah menjelang akhir dari rangkaian cerita.
Berarti, saudaraku, adanya kita atau tidak, kita ikut berjuang atau tidak Islam itu pasti akan akan Bangkit kembali dan kehidupan dunia akan berakhir suatu saat nanti. Yang seharusnya menjadi pertanyaan kita adalah kita tergolong dimana..? sebagai penentangkah..?, sebagai penontonkah..?, atau sebagai hamba Allah yang ikhlas ikut andil/ berjuang bangkitnya Islam diakhir zaman (semoga Allah merahmati mereka yang ikhlas dalam berjuang). Wallahu a’lam bish-showwab.
20 Negara Pengutang Terbesar di Dunia saat ini | Noretz-area info,unik,unic,misteri,pengetahuan
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Jakarta