AnWardy.Blogger.Id

AnWardy.Blogger.Id

Share

03/03/2018

“...; saya sering dikhianati,..namun itu bukan karakter saya utk melakukan / meniru—contoh; yang belum kenal siapa dulu Ahok, dan yg sok kenal/ atau mendadak ngerti politik, dan yg sok netral anti politik, ada baiknya baca ini sampai habis...//

.
Oleh : Nanik Sudaryati (..wartawati senior)

KETULUSAN YG TERSAKITI ITU MELAHIRKAN KARMA . Karma atau apalah bahasa kalian, saya hanya ingin menulis sebuah kisah dimana saya menjadi saksi dari sebuah pengkhianatan.

Saya tidak akan menulis detail, saya akan persingkat saja. Jadi ketika Pak Jokowi sudah mulai dilirik Bu Mega, persoalan muncul karena PDIP hanya punya 11 kursi ( kalau tdk salah) jadi tidak bisa mendafatar sendiri , diperlukan 4 kursi lagi. Pak Jokowi yg tdk begitu mengenal orang politik dan punya uang utk memberi mahar partai politik, akhirnya menghubungi Hasjim Djojohadikusumo yg tak lain adalah adik Pak PS, untuk mendukungnya karena Gerindra punya 6 kursi.

Ternyata meski kursi sudah cukup utk mendaftar, namun Bu Mega masih belum memberikan restu untuk Jokowi ( kala itu belum ada pasangannya). Lalu Prabowo-lah yg berjibaku melobi Megawati agar PDIP mau mencalonkan Jokowi.

Untuk meyakinkan Bu Mega, Prabowo kemudian mengajak JK utk memastikan bahwa, ia ( Prabowo yg akan mencari dananya) , karena waktu itu alasan Bu Mega tidak mencalonkan Jokowi karena PDIP gak punya modal untuk membiayai Jokowi.

Saat restu Megawati sudah dikantongi, persoalan muncul , siapa yg jadi wakilnya Jokowi? Dan atas rekomendasi Hasjim Prabowo akhirnya menerima nama Ahok yg kala itu hanya anggota komisi II DPR RI dari fraksi Golkar , yg juga mantan Bupati Belitung Timur yg pernah Nyagub di Babel tapi gagal.

Saat nama Ahok disodorkan Pak PS ke Bu Mega sebetulnya kurang sreg, dan lebih sreg memilih satu nama (maaf tidak saya sebutkan). Bahkan Jokowi terang -terangan keberatan berpasangan dengan Ahok . Kok saya tahu ? Sekitar pukul 10 malam sebelum esok mendaftar ke KPU. Jokowi menilpon saya dan curhat soal keberatannya berpasangan dengan Ahok. Lalu saya mendorong dia (Pak Jokowi) utk menerima, karena dia pilihan Prabowo, saya khawatir kalau Pak Jokowi pilih sendiri, nanti Gerindra batal memberikan kursinya. Setelah panjang lebar saya bicara dengan Pak Jokowi ( nomer tlp saya masih sama, kalau saya bohong pasti masih ada rekamannya yg bisa dibuka), akhirnya Pak Jokowi legowo menerima Ahok sebagai pasangannya.

Sekedar informasi teman, sebelum akhirnya Prabowo pindah ke lain hati dukung Jokowi dan bawa Ahok sebagai wakilnya, Gerindra sudah mendukung (menandatangani surat dukungan ) untuk mendukung Foke dengan janji mahar yg tidak kecil.

Sikap Prabowo yg malah mati -matian mendukung Jokowi dan Ahok, membuat pengurus DPP Gerindra kalang kabut, karena sudah berjanji dan teken mendukung Foke.

Prabowo ngotot mendukung Jokowi dan Ahok, dengan alasan karena keduanya masih muda , berasl dari daerah , dan dalam kaca mata Prabowo memiliki hati "merah putih" , dimana Prabowo berharap bisa membawa kemajuan bagi Jakarta.
Puluhan milir uang Hasjim (adik Prabowo) dan juga uang pribadi Prabowo digunakan untuk memenangkan pasangan ini. Dan luar biasa dengan dana yg tidak apa-apanya dibanding Foke, lewat tangan dingin Prabowo yg kala itu masih punya hubungan "mesra" dengan Megawati, maka pasangan ini akhirnya menang.

Namun apa akhirnya yg diterima Prabowo ??? Sebuah pengkhianatan. Pengkhianatan pertama terjadi saat Ahok keluar dari Gerindra dengan statement -statment yg sangat menyudutkan Gerindra, kemudian yg kedua, Ahok yg tadinya NOTHING dan diangkat derajatnya oleh Prabowo jadi Wakil Gubernur DKI, ternyata tidak mendukung Prabowo saat Pilpres, tetapi malah mendukung Jokowi saat Pilpres.

Lihat di foto yg saya sertakan, betapa tulus dan bangganya Prabowo saat menerima Ahok di rumahnya, tak lama setelah Ahok dilantik jadi Wagub . Dan saat Ahok datang ke Hambalangkemudian bertanya pada Prabowo, Pak Prabowo minta apa karena sudah membantu dia jadi Wagub ? Prabowo menggeleng tegas sambil mengatakan, "Saya tidak minta apa-apa, jadilah Anda Pejabat yg baik , pejabat yg tidak korup dan mencintai rakyat " ujar Prabowo dengan suara luar biasa tulus dan bijak bak seorang ayah pada anaknya. Tak hanya itu, Prabowo juga berpesan bahkan kalau ada orang2 Gerindra yg minta proyek , ia minta Ahok lapor kepadanya.

Teman, namun ketulusan itu akhirnya dibalas air tuba, namun Prabowo tidak pernah marah atau membalas atas pengkhiantan itu, bahkan saat kemarin Ahok sudah kalah, dia meminta pendukungnya untuk tidak mengolok -olok Ahok.
Ahok yg bukan siapa-siapa kemudian menjadi legendaris karena ketulusabn Prabowo yg mengangkatnya, namun kemudian mengkhianati Prabowo dan keluarganya, kini berada di Cipinang.

Ini pembelajaran kita semua, jangan pernah menjahati atau berkhianat pada orang yg tulus ikhlas membantu kita.

Dalam hal ini Prabowo sendiri tidak memiliki dendam, karena dia pernah bilang saking sering dikhianati ia sudah resisten terhadap rasa sakit. Bahkan ia selalu memaafkan siapa saja yg menyakitinya. Namun Allah tentu tidak begitu saja menerima hambanya yg tulus dikhianati, apakah kini Ahok menerima sebuah KARMA atas kebaikkan dan ketulusan seorang Prabowo?

Allahualam...
Pesan saya hati-hati saja yg sudah berkhianat pada Pak PS , siapa tau akan menyusul seperti halnya Ahok....

28/02/2018

"... adalah Harapan Baru,..//

Perluasan Untuk Jalan Baru ... Demokrasi.
Potensi membelah sebuah Bangsa, dengan Politik dan Bibit Yang Busuk'
https://www.facebook.com/JempolRakyat2/videos/198782420854391/?t=378

26/02/2018

".... harus dibuat menjadi Kenyataan..//

Photos from AnWardy.Blogger.Id's post 19/02/2018

"... JENDRAL POLISI BERTANYA PADA SAFII MAARIF*

(..."kami sungguh berterima kasih kepada Buya, karena kehadirannya yang spontan, cepat, tanggap saat penyerangan gereja itu sungguh menenangkan umat yang berduka," ujar Uskup Agung Semarang Robertus Rubiyatmoko')

Untuk pak Syafi'i Maarip....

Maaafkan saya pak Syafi'i, saya sekedar bertanya, apakah bapak sudah mengutuk pelaku penyerangan terhadap pengurus Muhammadiyah kemarin siang itu? Beliau diserang saat mau sholat lho pak. Beliau ulama yang jadi guru bagi umat disekitarnya lo pak. Beliau pimpinan pesantren Muhammadiyah disana lo pak. Lagi p**a bapak kan mantan ketum PP Muhammadiyah. Wajar ya kalau kami menanyakan hal ini.

Kok kami belum dengar berita kesigapan bapak untuk hal ini, seperti yg bapak tunjukkan pada saat gereja Lidwina Jogjakarta diserang tempo hari ya? Kenapa pak?

Maafkan ya pak. Saya bertanya disini karena gak tahu nomor hp dan akun bapak. Semoga ada yang meneruskan pesan ini ke ybs

Salam.
Irjen Pol (P) Drs Wisjnu Amat Sastro Kapolda Sumut 2011 - 2013 (..news 'Aksi Mahasiswa)-->di CC ke masyarakat.
(...‘Orang Gila’ Menyerang Kiai Muhammadiyah, Din Desak Polri Usut Tuntas)

17/02/2018

"... Mind..//

Bidang baru intelijen kolektif telah muncul dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh gelombang teknologi digital yang memungkinkan organisasi dan masyarakat untuk berpikir dalam skala besar.

Ini "pikiran yang lebih besar" - kemampuan manusia dan mesin bekerja sama - memiliki potensi untuk memecahkan tantangan besar zaman kita. Lalu mengapa teknologi pintar tidak secara otomatis mengarah pada hasil yang cerdas?

'..anda lihat tagline ini..wawasan dari berbagai bidang saintis, termasuk filsafat, ilmu komputer, dan biologi, 'Big Mind' mengungkapkan bagaimana kecerdasan kolektif dapat membimbing masyarakat, pemerintah, universitas, dan masyarakat untuk memanfaatkan otak manusia dan teknologi digital...ke 'Siapa Dalang'--pencetus ide besar 'teror dan penyebar sains'

Geoff Mulgan mengeksplorasi bagaimana kecerdasan kolektif harus diatur dan diatur secara sadar untuk memanfaatkan kekuatannya. Dia melihat eksperimen terbaru yang memobilisasi jutaan orang untuk memecahkan masalah, dan pada teknologi inovatif tentang berita.

Dia juga mempertimbangkan mengapa organisasi yang penuh dengan orang dan mesin cerdas dapat membuat kesalahan yang bodoh - dari bank informasi dan kehilangan miliaran hingga badan intelijen; salah menilai peristiwa geopolitik di Indonesia - dan menunjukkan bagaimana cara menghindarinya.

Menyoroti perbedaan antara lingkungan yang merangsang kecerdasan dan yang menumpulkannya, Mulgan menunjukkan bagaimana kecerdasan manusia dan mesin dapat memecahkan tantangan dalam politik, perubahan iklim, demokrasi, dan kesehatan masyarakat.
'...tapi untuk mewujudkannya, kita memerlukan profesi, institusi, dan cara berpikir radikal baru'

"Pertanyaan tajam dan diskusi yang bijaksana di Big Mind ... akan membantu kita untuk mempertimbangkan kembali institusi kita (...khsususnya 'BIN) dan meyakinkan kita akan urgensi untuk terus berpikir cerdas.

"Brilian ..pengantar kecerdasan kolektif yang sempurna .... tagline ini mengacu pada topik seperti psikologi sosial, ilmu komputer dan ekonomi, serta pengalaman pembicara atau anda sendiri..'

"[Pikiran Besar] menunjukkan kemunculan bidang kecerdasan kolektif baru, yang memanfaatkan kemampuan manusia untuk pemecahan masalah kolaboratif dalam skala nasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"... menimbulkan banyak pertanyaan canggung tentang mengapa institusi BIN kita yang modern, yang ditumpuk dengan orang-orang pintar dan dipenuhi data berguna, sering kali rentan terhadap kegagalan intelijen kolektif,..//A2W https://www.facebook.com/100008238483364/videos/2048484612102802/?t=860

Photos from AnWardy.Blogger.Id's post 06/02/2018

"...--di ASMAT//
'..Adopting a Territorial Approach to Food Security and Nutrition Policy'

Ketidakamanan pangan dan kekurangan gizi adalah masalah utama, terutama di daerah pedesaan...secara global, mereka (...suku asmat) mendapat banyak perhatian, namun hasilnya beragam...untuk memberikan solusi jangka panjang yang efektif, respons kebijakan harus disesuaikan dengan daerah spesifik .

'Food security and nutrition (FSN) policies have been dominated by top-down approaches..'
(...Mensos tegaskan; tragedi Asmat Bukan Kegagalan Pemerintah')

Sampai saat ini, kebijakan ketahanan pangan dan gizi (FSN) telah dikembangkan terutama melalui pendekatan tradisional "top-down";..artinya, mereka dirancang dan diimplementasikan pada tingkat nasional oleh Pemerintah, yang seringkali tanpa cukup mempertimbangkan prioritas dan kebutuhan
pemangku kepentingan lokal, dan tanpa melibatkan mereka dalam proses pembuatan kebijakan.

Kekurangan ini koordinasian dan keterlibatan pemangku kepentingan semakin meningkat bila kebijakan tersebut hasilnya adalah upaya kerjasama berbasis proyek internasional-nasional; garis waktu yang pendek dan sempit.--jadi dimana letak tidak gagalnya pemerintah.

Sifat yang ditargetkan dari proyek semacam ini dapat menyebabkan kebijakan dan program yang terfragmentasi
intervensi dan menghasilkan ketergantungan lokal pada bantuan eksternal.

Kebutuhan akan "bottom-up" dan pendekatan - di berbagai tingkat kerja pemerintah secara bersama - semakin meningkat
diakui oleh negara-negara yang tercakup dalam laporan UNDCF ini (Kamboja, Kolombia, Pantai Gading, Mali, Maroko, Niger dan Peru)...kecuali Idonesia 'Asmat' saat belum muncul tragedi kematian anak Asmat.

Geografi sangat penting untuk kebijakan ketahanan pangan dan gizi disparitas di tingkat FSN yg meningkat, baik antar negara maupun di dalam negara sendiri.

Misalnya, keresahan pangan dan kemiskinan pedesaan biasanya berjalan beriringan dan seringkali terkonsentrasi di wilayah geografis tertentu--sebut saja 'Asmat' namun tetangga koq bisa bagus?--konon ada perubahan pola makan?

Rata-rata nasional biasanya menutupi kantong kemiskinan ini dan kerawanan pangan...banyak studi kasus negara dalam laporan ini menyoroti pentingnya penargetan kebijakan untuk memerangi kerawanan pangan di wilayah yang sangat spesifik, seperti di Indonesia;...namun muncul setelah laporan 50 balita meninggal dunia...karena 'maalnutrition'

Selain kebijakan tingkat nasional yang ada...kebijakan yang ditargetkan seperti itu lebih baik ditempatkan untuk mengatasi penyebab dan kemungkinan solusi untuk kelaparan dan kekurangan gizi, yang bisa berbeda secara signifikan melintasi daerah pedesaan dan pedesaan yang dekat dengan kekuasaan

'...lalu mengapa 'kartu kuning' Saadat muncul di forum 'Jokowi dengan UI'..karena mereka membaca Laporan UNDCF--d kenapa Mensos tidak?..//a2w

Want your practice to be the top-listed Clinic in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Website

Address


Medical Faculty Of UMJ
Jakarta
16965