Rafatechtv
04/09/2025
“Jangan Ngomong Pajak, Lihat Dulu Kelakuan Kalian!”
DPR buka suara soal gerakan Stop Bayar Pajak?
Lucu sekali! Seakan-akan mereka paling peduli sama negara, padahal kelakuan mereka sendiri bikin rakyat muntah darah!
1. Tunjangan Naik, Perut Rakyat Turun!
Di tengah rakyat pusing bayar beras, listrik, bensin, DPR malah enak-enakan naik tunjangan. Katanya wakil rakyat, tapi hidupnya malah jauh lebih nikmat daripada rakyat. Gaji, tunjangan, fasilitas, semua numpuk. Coba sekali aja DPR rasain hidup dengan gaji UMR, masih bisa ceramah soal pajak nggak?
2. UU Perampasan Aset, Kok Malah Mandek?
UU ini penting buat ngembalikan duit hasil korupsi yang digarong pejabat dan kolega mereka. Tapi DPR kayak sengaja nahan. Kenapa? Takut kepentingannya kebongkar? Atau jangan-jangan banyak yang ketar-ketir kalau aset haramnya disikat negara?
3. Korupsi Jadi Tradisi.
Rakyat disuruh taat pajak, tapi di Senayan sendiri banyak yang doyan ngutil duit rakyat. Dari suap, bansos, sampai proyek infrastruktur. Kalau sudah ketahuan pun hukumannya sering cuma main-main. Ini namanya rakyat dipalak dua kali: sekali lewat pajak, sekali lewat korupsi!
4. Rakyat Jadi ATM Pejabat.
Pajak rakyat ditarik habis-habisan, tapi baliknya ke mana? Jalan masih banyak rusak, sekolah ambruk, rumah sakit antri panjang. Sementara mobil mewah, rumah elite, dan gaya hidup jetset pejabat malah makin jadi. Jangan salahkan rakyat kalau akhirnya muak!
👉 Jadi DPR, tolong ya, jangan sok paling benar bicara soal pajak.
Buka suara itu gampang, yang susah itu buka hati, buka telinga, dan buka mata lihat penderitaan rakyat!
Kalau kalian mau rakyat patuh bayar pajak, buktikan dulu kalau kalian pantas dipercaya. Jangan minta rakyat taat, sementara kalian sendiri hobi mengkhianati!
15/06/2025
RENDAHNYA KUALITAS PENDIDIKAN KITA BUKAN SOAL FASILITAS, TAPI POLA PIKIR
Pendidikan di Indonesia sering kali lebih sibuk mengurus hal-hal yang tidak esensial.
Rambut terlalu panjang? Digunting di depan umum. Seragam tak lengkap? Disuruh pulang.
Tapi bagaimana dengan rasa ingin tahu siswa? Kemampuan berpikir kritis?
Apakah itu pernah benar-benar diperiksa?
Kita mendidik anak-anak untuk patuh, bukan untuk berpikir.
Untuk menghafal, bukan memahami.
Untuk diam, bukan bertanya.
Kita ingin melahirkan generasi hebat seperti Einstein atau Newton,
tapi kita takut jika mereka mulai mempertanyakan.
Pendidikan bukan soal rambut rapi dan sepatu hitam,
tapi tentang bagaimana membuat anak-anak jatuh cinta pada ilmu pengetahuan.
Kalau masih begini terus, kita akan terus tertinggal — bukan karena tak mampu,
tapi karena tak diberi ruang untuk bertumbuh.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the school
Telephone
Website
Address
Taruna
Jakarta
13760