Mexious
Halaman ini menyediakan Berita seputar (MotoGp) secara update dan berita-berita yang di sajikan bukan berita asal dan pendapat admin , melainkan Berita "Copas" dari website2 resmi yang menyajikan berita MotoGp dan saya berharapa anda lebih nyaman saat membaca berita seputar MotoGp di sini.
16/04/2021
Ini merupakan Suzuki Escudo genrasi ke 2 yang bisa di ajak offroad jalan bekasi, jangan lupa ditonton yaaa 😆😆👍👍
Suzuki Escudo 2nd Gen Black Indonesia Full Review Ini merupakan review Mobil kami yang pertama, semoga dari review ini kami bisa melanjutkan produktifitas kami di bidang otomotif, Dukungan anda sangat mempen...
Valentino Rossi : Jangan buat kesalahan sepertiku,Marquez
Meski unggul cukup jauh
atas Jorge Lorenzo, Marc Marquez
diminta untuk tidak jemawa jelang
final MotoGP di Valencia. Marquez
diingatkan untuk tidak membuat
kesalahan seperti yang dilakukan
Valentino Rossi, tujuh tahun lalu.
Ada 13 poin yang kini menjadi
pemisah jarak Marquez dengan
Lorenzo di posisi teratas klasemen
MotoGP. Dengan komposisi seperti
itu, Marquez tinggal butuh finis di
posisi empat pada MotoGP Valencia
yang akan digelar pada 10
Nevember mendatang untuk
merebut gelar juara dunia.
Mengingat Marquez selalu
menuntaskan balapan di atas
podium - di luar kecelakaan di
Italia dan diskualifikasi pada race
di Phillip Island -- rookie 20 tahun
itu lebih diunggulkan bakal bisa
jadi kampiun musim ini.
Tapi, Rossi meminta Marquez tidak
jemawa dengan keunggulannya kini.
Pernah berada di situasi serupa di
musim 2006, The Doctor menyebut
kalau segala hal bisa terjadi dan
membatalkan kemenangan yang ada
di depan mata.
"Saya harap Marquez menjalani
situasi yang tidak sama seperti saya
di 2006. Apakah saya ketika itu
punya keunggulan delapan poin
atas Hayden? Saya tidak ingat. Marc
punya keunggulan yang lebih besar
dibanding yang saya punya (ketika
itu) dan karena itulah dia akan
tetap jadi favorit," sahut Rossi di
Marca .
Di musim 2006, Rossi dan Nicky
Hayden terlibat persaingan sengit
menjadi juara dunia. Kompetisi
antara keduanya bahkan
berlangsung sampai seri terakhir,
yang juga digelar di Valencia.
Rossi ketika itu dalam posisi unggul
delapan poin, dan jadi unggulan
untuk merebut gelar juara dunianya
yang keenam secara beruntun.
Posisi start terdepan makin
membuat dia diunggulkan kembali
bertakhta.
Namun Rossi malah terjatuh di lap
kelima. Dia bisa melanjutkan
balapan, namun hanya finis ke-13.
Gelar juara dunia pun melayang ke
tangan Hayden, yang menuntaskan
balapan di urutan tiga.
"Saat Anda bertarung
memperebutkan gelar juara dunia,
segala hal bisa terjadi. Valencia
menjadi akhir pekan yang sulit, itu
bisa saja hujan, bisa dingin, bisa
menjadi balapan dengan separuh
aspal, dan tahun lalu itu menjadi
balapan ' flag to flag' (mengganti
motor)," ujar Rossi lagi.
Menanti Duel
Pamungkas Lorenzo vs
Marquez di Valencia
Pemenang MotoGP 2013
akan ditentukan akhir pekan ini di
Circuit Ricardo Tormo dalam
MotoGP Valencia. Marc Marquez
atau Jorge Lorenzo?
Setelah 17 seri terlewati belum
ketahuan siapa yang berhak
menyandang gelar juara dunia
MotoGP pada musim ini. Walhasil
balapan terakhir musim ini, seri
ke-18 di Valencia, Minggu
(10/11/2013), akan menjadi penentu
yang ditunggu-tunggu.
Untuk balapan pada akhir pekan,
gelar juara musim ini akan jadi
rebutan antara sang rookie Marquez
di bawah panji Repsol Honda dan
juara bertahan Lorenzo yang
membela Yamaha.
Situs MotoGP menyebut, kali
terakhir kejuaraan dunia MotoGP
ditentukan pada seri terakhir
adalah pada tahun 2006 lalu, juga
di Valencia. Uniknya, saat itu dua
pesaing yang tersisa juga membela
tim Repsol Honda dan Yamaha.
Tujuh tahun silam, Valentino Rossi
yang membalap untuk Yamaha
memasuki seri terakhir di Valencia
dengan berada di posisi puncak
klasemen. Ia amat diunggulkan
untuk memastikan gelar.
Sementara di Repsol Honda ada
Nicky Hayden, yang pada seri
sebelumnya saat itu terjatuh
sehingga gagal menuai angka,
dengan keadaan tertinggal delapan
poin dari Rossi.
Yang terjadi kemudian adalah
munculnya drama di seri
pamungkas. Rossi, peraih posisi
pole, melakukan kesalahan yang
jarang ia lakukan, terjatuh di awal-
awal balapan, dan akhirnya cuma
bisa finis di posisi 13. Hayden
sementara itu finis di posisi tiga di
belakang Troy Bayliss dan Loris
Capirossi, untuk kemudian
dinobatkan sebagai juara dunia
MotoGP 2006.
Drama seperti itu bukan tak
mungkin terjadi lagi akhir pekan
ini. Itu mengapa para suporter
Marquez dan Honda tampaknya
masih memendam kerisauan
kendatipun pebalap Spanyol
berusia 20 tahun itu cuma butuh
finis pada posisi empat di Valencia
untuk jadi juara dunia, terlebih ia
juga punya catatan mengilap musim
ini: enam kemenangan, delapan
pole, 14 start baris terdepan, 15
finis podium, dan 11 kali fastest
laps.
Untuk alasan serupa p**a para
suporter Lorenzo dan Yamaha
niscaya masih tetap memelihara
keyakinan walaupun saat ini juara
dunia MotoGP 2010 dan 2012 itu
masih tertinggal 13 poin. Toh
pebalap Spanyol berusia 26 tahun
tersebut juga punya raihan sip
musim ini, seperti jumlah tujuh
kemenangannya yang bahkan lebih
banyak daripada Marquez.
Pada akhirnya, bersiaplah untuk
balapan pamungkas musim ini pada
akhir pekan nanti dan semoga yang
tercepat yang menang!
Rossi-Crutchlow puji performa
Lorenzo di San Marino
Valentino Rossi dan Cal Crutchlow
yang sama-sama gagal podium di
MotoGP San Marino, melontarkan
pujian kepada pebalap Yamaha
Factory Racing, Jorge Lorenzo yang
sukses menang pada hari Minggu
(15/9).
Selepas start, Lorenzo langsung
memimpin balapan hingga finis.
Bahkan ia langsung unggul 2,5 detik
dari para rival di lap pertama. Ia
pun berhasil mengalahkan duet
Repsol Honda, Marc Marquez dan
Dani Pedrosa.
"Jorge tampil kuat dan fantastis
sejak lap pertama. Inilah yang juga
ia tunjukkan pada beberapa seri
terakhir. Ia selalu langsung menjauh
sejak lap pertama. Ia selalu
konsisten," ujar Rossi yang finis di
posisi keempat.
Sementara Crutchlow yang finis
keenam menolak untuk menganalisa
hasil dan ritme balap Lorenzo.
Pebalap Monster Yamaha Tech 3 ini
finis nyaris 23 detik dari juara dunia
bertahan tersebut.
"Saya tak perlu mengevaluasi hasil
Jorge. Tak usah bertanya-tanya
mengapa ia bisa langsung
memimpin 2,5 detik. Itulah gaya
balapnya, dan itulah caranya untuk
mengalahkan Honda. Jorge jelas
berada di level yang berbeda
dengan kami," tutur Crutchlow.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Depok Satu