BIG MATCH
Wasit asal Somalia, Omar Artan, dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat. Keputusan tersebut menjadi pukulan besar bagi Artan yang sebelumnya dijadwalkan menjadi wasit Somalia pertama yang memimpin pertandingan di putaran final Piala Dunia. Artan, yang terpilih sebagai Wasit Terbaik Afrika versi CAF 2025, ditahan oleh petugas imigrasi saat tiba di Bandara Internasional Miami dan kini diketahui berada di Turki.
Hingga saat ini, otoritas imigrasi Amerika Serikat belum memberikan alasan resmi terkait penolakan tersebut. Namun, Somalia termasuk dalam daftar negara yang terdampak kebijakan pembatasan perjalanan yang diberlakukan pemerintahan Presiden Donald Trump. FIFA pun mengonfirmasi bahwa Artan tidak akan bertugas pada turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
Dalam pernyataannya, FIFA menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam proses visa dan keputusan masuk suatu negara. Seluruh wasit Piala Dunia diwajibkan mengikuti pemusatan latihan di Miami yang dipimpin kepala perwasitan FIFA, Pierluigi Collina. Karena itu, Artan tidak memungkinkan untuk tetap bertugas hanya di Kanada atau Meksiko tanpa berada di pusat pelatihan utama.
Federasi Sepak Bola Somalia juga telah meminta klarifikasi resmi kepada FIFA terkait situasi tersebut. Sementara itu, penasihat kementerian olahraga Somalia menyebut Artan telah melakukan perjalanan dengan dokumen lengkap dan paspor diplomatik yang diterbitkan khusus guna mempermudah mobilitas internasionalnya.
Meski kecewa, Artan tetap menunjukkan sikap profesional. Dalam pernyataannya kepada Reuters, ia mengaku tetap fokus menatap masa depan dan berterima kasih atas dukungan FIFA, CAF, serta komunitas sepak bola dunia. Piala Dunia 2026 sendiri akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.
Dapat BONUS MEMBER BARU 200% di www.HELLOHL8.com.
BIG MATCH
Timnas Indonesia kembali menjalani laga uji coba internasional sebagai bagian dari persiapan menghadapi berbagai turnamen resmi mendatang. Kali ini, skuad Garuda diprediksi memiliki peluang besar saat menghadapi Mozambique dalam pertandingan persahabatan yang dinilai penting untuk mengukur perkembangan permainan tim. Indonesia tampil cukup meyakinkan dalam beberapa laga terakhir di kandang, dengan catatan tidak terkalahkan dalam 12 dari 13 pertandingan home terakhir pada ajang friendly internasional.
Meski performa Indonesia masih belum sepenuhnya stabil, tim asuhan Patrick Kluivert menunjukkan peningkatan dari sisi organisasi permainan dan agresivitas serangan. Pada Maret lalu, Indonesia sempat kalah tipis 0-1 dari Bulgaria, namun berhasil bangkit dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman pada Juni. Skuad Garuda dikenal mampu menciptakan peluang, walau penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu dibenahi sebelum turnamen resmi dimulai.
Di sisi lain, Mozambique datang dengan performa kurang konsisten. Dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, mereka hanya meraih satu kemenangan. Tim asal Afrika tersebut juga baru saja kalah telak 1-4 dari Oman dalam laga uji coba terakhir. Meski demikian, Mozambique kemungkinan akan kembali melakukan rotasi pemain karena fokus utama mereka saat ini adalah persiapan menuju kualifikasi Piala Afrika.
Secara statistik, Indonesia lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Faktor bermain di kandang diperkirakan menjadi keuntungan besar bagi Marselino Ferdinan dan rekan-rekan. Dukungan penuh suporter diprediksi mampu meningkatkan motivasi tim untuk tampil dominan sejak menit awal. Banyak pengamat memperkirakan laga akan berlangsung ketat dengan jumlah gol yang tidak terlalu banyak. Namun, Indonesia diyakini memiliki kualitas cukup untuk mengamankan kemenangan dengan skor 2-0 atas Mozambique.
Dapat BONUS MEMBER BARU 200% di www.HELLOHL8.com.
BIG MATCH
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Denpasar