Solusi Problem Kehidupan
BISMILLAH AJA WEDI
Bentuk yakin kepada Alloh itu tenang, kalau masih gelisah artinya belum yakin.
Jadi spiritnya, kalau punya masalah apapun Jangan di larutin terus, jangan di ratapi, cepat moveon, berfikir lagi rencanakan lagi. "kalau bisa moveon/ridho maka yang di janjikan ALLOH Itu cepat datangnya ridho ALLOH". dan kalau ridho ALLOH sudah datang maka ada dua hal di berikan: pertama ketenangan di dalam jiwa, dan yang kedua kemampuan untuk beriktiyar lebih baik untuk mencapai apa yang di inginkan.
Sholawat seorang muslim untuk saudaranya yang tidak berada di hadapannya akan dikabulkan oleh Alloh.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمد وَعَلَى أُمَّةٍ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
Orang yang bersholawat kepada NABI MUHAMMAD saw akan mendapat ganjaran yang besar baik sholawat itu dalam bentuk tulisan maupun ucapan lisan. أمين
Rosululloh saw adalah Satu-satunya Manusia Yang Tercipta ½ dari Tanah ½ dari Nur ALLOH swt. Rosululloh adalah satu-satunya Manusia yang diciptakan tidak 100% dari Tanah,
Tetapi Rosululloh tercipta setengah dari Tanah dan Setengah dari Nur ALLOH swt.
Nabi Musa sudah 40 Tahun meminta untuk bertemu langsung dengan ALLOH swt, Tetapi ALLOH swt belum mengabulkan Nya. Dan di suatu ketika ALLOH mengabulkan permintaan Nabi Musa dan ALLOH memerintahkan kepada Nabi Musa untuk naik ke Bukit Tursina, Nabi Musa begitu gembira ketika mendapatkan perintah itu dari ALLOH swt, Nabi Musa pun berlari ke Bukit Tursinah Namun ketika sampai Nabi Musa di berhentikan oleh ALLOH SWT. ALLOH SWT menyuruh Nabi Musa untuk melepaskan sandalnya, Karena Bukit itu akan menjadi Suci sebab pertemuan antara Nabi Musa dan Dzat-Nya ALLOH SWT Yang Maha Suci. Nabi Musa pun melepaskan sandalnya, tiba saatnya Nabi Musa bertemu dengan ALLOH SWT, Ketika satu Hijab ALLOH SWT buka Bukit Tursinah itu hancur menjadi debu dan Nabi Musa terlempar jauh pingsan dalam waktu yang lama. Ketika itu di wajah Nabi Musa tersisa bias Cahaya-Nya ALLOH SWT, Sehingga orang dari umat Nabi Musa yang melihat wajah nya akan menjadi buta karena tak sanggup melihat bias cahaya-Nya ALLOH SWT. Semenjak itu Nabi Musa menutup wajahnya selama 40 hari. Nabi Musa juga melakukan Taubat Nasuha. Sementara Nabi Muhammad SAW, Mendapatkan undangan langsung untuk bertemu ALLOH SWT.
Peristiwa itu terjadi pada tahun kesedihan Nabi Muhammad SAW, Tahun dimana Nabi Muhammad SAW Kehilangan dua orang yang sangat dicintai yaitu Siti Khadijah dan Abu Thalib. Ketika Nabi Muhammad SAW di bawa oleh Malaikat Jibril untuk bertemu dengan ALLOH SWT, Nabi Muhammad SAW mengingat Kisah Nabi Musa yang dulu pernah bertemu dengan ALLOH SWT, dan ALLOH SWT menyuruh untuk melepaskan sandalnya terlebih dahulu. Sebelum masuk Nabi Muhammad SAW pun melepaskan sandalnya terlebih dahulu, Namun di berhentikan oleh ALLOH SWT, ALLOH SWT memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW agar tidak melepaskan sandalnya, Karena setiap langit-langit itu ingin sekali di injak-injak oleh sandalnya Nabi Muhammad SAW. Ketika selangkah lagi Rosululloh SAW masuk untuk berjumpa dengan ALLOH SWT, Malaikat Jibril pun mundur.
Lalu Rosululloh bertanya;
"Wahai Jibril mengapa engkau mundur "
Mulai dari dunia sampai langit ke tujuh Engkau selalu menemaniku. Apakah Engkau sekarang ingin meninggalkanku sendiri untuk berjumpa dengan ALLOH SWT. Aku malu wahai Jibril, Apakah sosok Muhammad ini pantas berjumpa dengan ALLOH SWT. Malaikat Jibril menjawab ;
'Jika selangkah lagi aku maju tubuhku akan hancur berkeping-keping karena tidak sanggup menahan cahaya ALLOH SWT "
" Mengapa tidak sanggup, bukankah Engkau tercipta dari cahaya wahai Jibril "
Bertanya Nabi Muhammad SAW. Malaikat Jibril menjawab;
" Iya tapi aku bukan tercipta dari cahaya-Nya ALLOH SWT "
Nabi Muhammad SAW bertanya lagi.
" Lalu bagaimana denganku Jibril, Apakah tubuhku akan sanggup menahan cahaya-Nya ALLOH SWT " Malaikat Jibril menjawab;
"Engkau akan sanggup ya Rosululloh, karena engkau tercipta dari setengah Cahaya-Nya ALLOH SWT "
Mendengar jawaban Malaikat Jibril Rasulullah merasa tenang dan lalu masuk untuk berjumpa dengan ALLOH SWT. Ketika Nabi Muhammad masuk, Hijab demi Hijab pun ALLOH SWT buka sampai Nabi Muhammad bisa berjumpa dengan ALLOH SWT. Ketika Nabi Muhammad SAW keluar, Malaikat Jibril tidak melihat satupun ataupun sandal Nabi Muhammad SAW yang terbakar.
Malaikat Jibril merasa cemburu kepada Nabi Muhammad SAW.
Karena Firman ALLOH SWT di titipkan kepada Malaikat Jibril, tapi Nabi Muhammad SAW yang lebih mudah berjumpa dengan ALLOH SWT. Abu Bakar pernah bertanya;
'Wahai Rosululloh, aku melihat ada awan yang selalu mengikuti dan menaungimu kemanapun Engkau pergi, Mengapa demikian wahai Rosululloh ?" Nabi Muhammad SAW menjawab;
" Demi ALLOH yang nyawaku ada dalam genggaman-Nya, Jika sedikit saja awan itu bergeser Matahari akan hancur karena tidak sanggup menahan cahayaku " Itulah sebab nya dalam Riwayat disebutkan bahwa setiap Rosululloh berjalan di siang hari di muka bumi,
Selalu ada awan yang menaungi Beliau.
BERSABAR ATAU MELAMPIASKAN AMARAH
Kita sering lupa bahwa "amarah" membutuhkan energi sangat besar dan dampaknya merusak jiwa serta lingkungan, maka amarah adalah "aksi bunuh diri" secara perlahan yang sangat merugikan diri sendiri.
Kemarahan dan emosi sesaat yang dilontarkan saat suasana hati sangat panas hanya menghasilkan masalah baru.
Semua pernah mengalami hal itu.
Apakah kita puas setelah marah, ?
Apakah masalah terselesaikan. ?
Apakah orang itu mengerti juga.
Jika Alloh bersama orang-orang sabar
Maka bersabarlah bersama Alloh,
dalam melaksanakan perintah-perintah-Nya. Jika Alloh mencintai orang-orang sabar
Maka cintailah Alloh dengan sabar
tinggalkanlah segala macam yang dibenci-Nya.
IKHLAS MENERIMA
SABAR MELAKSAKANNYA
Tidak ada yang perlu disesali dan ditangisi sesuatu yang telah lewat dalam hidup ini karena kita takkan pernah bisa kembali ke masa itu.
Tidak semua yang diharapkan akan menjadi kenyata’an, karenanya kita bersandar kepada yang merancang kehidupan, tetap berdaya upaya dan terus ikhtiar.
Jangan pernah mengatakan Alloh tidak adil, karena kita tahu semua keberhasilan teraih sesuai dengan kemampuan kita, maka kita harus mengerjakan dengan sabar.
Alloh mendengar lebih dari yang kita katakan, Alloh melihat lebih dari yang kita kerjakan, Alloh memberi lebih dari yang kita minta dan Alloh memenuhi lebih dari yang kita butuhkan.
Alloh tidak berawal tidak berakhir, rohmat cinta dan kasih sayang Alloh pada hambanya tidak bertepi, segalanya dalam genggaman kekuasa’an-Nya.
Dari Abu Huroiroh ra mengabarkan bahwa, suatu ketika Rosululloh saw bersabda:
“Celakalah dia ..! Celakalah dia ..!”
Salah seorang sahabat bertanya:
“Siapakah yang celaka wahai Rosululloh ...?”
Rosululloh saw menjelaskan:
“Siapa yang mendapati salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut (sudah udzur), tetapi dia tidak berusaha masuk sorga (yaitu dengan tidak memenuhi kebutuhan orangtuanya).”
Sahabat bertanya:
"Wahai Rosululloh, lalu bagaimana jika sudah tidak punya ibu bapak lagi .? Apakah yang harus dilakukan .?”
Rosululloh saw bersabda:
“Hendaklah ia bershodaqoh untuk keduanya dengan menjamu makan, membaca al-Qur'an, atau mendo’akan mereka (selamatan). Apabila hal itu ditinggalkannya, maka sesungguhnya ia telah durhaka. Dan siapa pun yang durhaka terhadap ibu bapaknya, maka sungguh dia telah berbuat maksiyat.”
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the public figure
Telephone
Address
Arjawinangun
Cirebon
45162