Loeva Store
23/01/2020
Penjelasan Ilmiah Mengenai ION NEGATIF
Menurut sebuah penelitian di Jepang mengenai teori efek Leonard, mumi yang tersimpan dalam ruangan raja-raja Mesir bisa lebih awet–selain karena menggunakan balsam pengawet, dinding di dalam piramida tersebut disusun menggunkan batu granit yang memiliki efek magnetik yang cukup tinggi sehingga mampu menarik lebih banyak ion negatif di dalamnya.
Banyaknya kandungan ion negatif ini ternyata mampu menetralisir bakteri penghancur pada mayat raja-raja Mesir. Penjelasannya adalah karena manfaat ion negatif dapat menetralisir bakteri, virus, kuman yang bersifat positif, sehingga mereka tidak dapat berkembang untuk merusak tubuh mayat raja-raja Mesir.
Sedangan menurut A.P. Krueger seorang peneliti asal Jerman, hanya dengan menghirup ion negatif hal itu dapat menurunkan kandungan level serotonin dalam darah sehingga menimbulkan efek rileksasi dan pelebaran saluran napas.
Selain itu, ion negatif juga terbukti dapat meningkatkan fungsi silia (rambu-rambut halus yang ada di dalam saluran pernapasan) sehingga dapat melindungi paru-paru dari iritasi termasuk peradangan. Karena itulah, ion negatif dipercaya dapat menurunkan berbagai gangguan pernapasan seperti batuk, flu dan asma.
Penelitian Krueger itu diperkuat oleh penelitian profesor Tomoo Ryusi dari Tokyo Metropolitan University. Ia mengatakan manfaat ion negatif adalah mengubah asam laktat (penyebab nyeri otot) menjadi zat yang tidak berbahaya berbentuk air dan ion laktat dan dipercaya mampu membunuh bakteri E.Coli.
Sementara itu, ion positif cenderung berdampak negatif terhadap kesehatan. Ia dapat mendorong ketidakseimbangan kimiawi tubuh manusia sehingga dapat mengganggu kesehatan. Keracunan ion positif bahkan bisa memicu produksi hormon serotonin (zat kimia yang diproduksi oleh otak) berlebihan, zat ini dapat menimbulkan kecemasan, hiperaktif, dan masalah tidur.
Hal lain yang juga harus Anda ketahui adalah, beberapa penelitian mengungkapkan penyebab utama sindrom gedung sakit atau sick building syndrome (SBS) tidak ada hubungannya dengan pencemaran dan infeksi kuman, virus, jamur dan parasit, melainkan karena perbandingan antara jumlah ion negatif dan ion positif dalam udara yang tidak seimbang.
Secara normal udara yang sehat dan segar kandungan ion negatif dan ion positif yang ideal minimal adalah dengan perbandingan 5 positif dan 4 negatif. Penyebab SBS adalah akibat perbandingan ion negatif dan ion positif yang terbalik, sehingga terjadi keracunan ion positif. Bangunan rumah dan gedung yang sehat dan ideal antara tanah terbuka (tidak disemen atau aspal) dengan perbandingan 3:2.
Pada zaman sekarang, perumahan-perumahan modern dan bangunan-bangunan perkantoran sangat jauh dari ion negatif. Komputer, cahaya lampu, sistem ventilasi udara, dan bahan-bahan bangunan yang modern mengandung banyak sekali ion positif.
Di bawah ini adalah tingkat konsentrasi ion negatif pada lingkungan:
Air terjun= 95.000–450.000
Pegunungan & hutan sejuk= 50.000–100.000
Hamparan rumput hijau= 5.000–50.000
Perkotaan= 100–2.000
Ruangan perkantoran= 40–100
Ruangan ber-AC = 0–20
Ion negatif dibentuk oleh alam melalui kerja sama antara air, udara, sinar matahari, dan radiasi bumi. Ion negatif paling banyak ditemukan pada berbagai tempat alami, terutama di daerah yang berdekatan dengan air yang bergerak (sungai, laut, air terjun).
Menurut Asian Medical Journal, jumlah ion negatif dalam udara ( per 1 cc udara ) adalah sebagai-berikut :
1.000 – 2.000: baik untuk kesehatan.
5.000 – 50.000: meningkatkan kesehatan dan kekebalan tubuh.
100.000 – 500.000: membantu tubuh dalam penyembuhan sendiri.
Karena ion negatif adalah sekumpulan atom oksigen yang mengandung sebuah elektron ekstra. Ion negatif dapat membantu membersihkan udara rumah Anda dari berbagai alergen seperti debu, virus, serbuk sari, hingga bakeri.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Bogor
16117