Doni Riw Pages

Doni Riw Pages

Share

11/06/2026

Banyak orang bertanya, "Bukankah yang naik Pertamax? Pertalite tidak naik. Jadi kenapa ramai?"

Karena yang diperhatikan masyarakat sering kali bukan hanya harga, tetapi signal.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita terus membaca signal untuk memperkirakan masa depan.

Langit yang mulai gelap adalah signal. Daun yang mulai berguguran adalah signal. Suara petir di kejauhan adalah signal.

Belum tentu hujan turun. Tetapi kita mulai bersiap.

Begitu p**a dalam ekonomi.

Kenaikan harga Pertamax tidak otomatis berarti semua harga akan naik. Tidak otomatis berarti ekonomi akan memburuk. Tidak otomatis berarti biaya hidup akan semakin berat.

Namun banyak orang melihatnya sebagai sebuah petunjuk. Sebuah tanda. Sebuah signal yang membuat mereka bertanya:

"Apa yang sedang terjadi?" "Ke mana arah ekonomi kita?" "Apakah biaya hidup akan semakin mahal?"

Mungkin itulah sebabnya isu BBM selalu menjadi pembahasan besar. Bukan semata-mata karena angka di papan SPBU, tetapi karena makna yang dibaca masyarakat di balik angka tersebut.

Karena pada akhirnya, manusia tidak hanya bereaksi terhadap kenyataan.

Manusia juga bereaksi terhadap harapan dan kekhawatirannya tentang masa depan.

Bagaimana menurut Anda? Apakah kenaikan Pertamax hanya soal harga bensin, atau memang sebuah signal yang lebih besar?

LiterasiEkonomi Indonesia

08/06/2026

Penyebab negeri ini 80% didanai pajak bukan presiden. Tapi sistem kapitalis dan demokrasi yang kita anut.

06/06/2026

Video dari mas nih
Makasih ya mas Videonya. Aku komentari dikit saja.
😁

05/06/2026

Allah tetap menjamin rezekimu meski dolar Rp18.000
Kemudian kita diperintahkan sabar.
Ini benar, tidak salah. Tapi hanya lapis pertama.
Lapis aqidah, hubungan kita dengan Allah.
Kita diperintahkan sabar saat Allah memberi musibah.

Tapi ada lapirs berikutnya yaitu lapis hubungan antara manusia. Saat seseorang mencuri harta kita, kira harus sabar menerima musibah dari Allah itu. Tetapi di saat yang sama, Allah juga perntahkan potong tangan bagi pencuri. Ini dua dimensi berbeda yang harus dijalankan semua.

Persoalannya, para penjahat sering memanfaatkan Agamawan berpemahaman dangkal untuk melindungi kejahatan mereka.

05/06/2026

Tanggal 1 Juni sudah lewat kemaren. Tapi masih menarik untuk dibahas.

04/06/2026

Di balik kisah keberhasilan Korea Selatan, tersimpan kisah pengorbanan dari Rakyat, Pengusaha, dan Pejabat Negaranya.

Sebelum Sekokoh sekarang, perusahaan Korsel menghasilkan produk kualitas rendah dengan harga lebih tinggi. Tapi rakyat Korsel rela berkorban membelinya, demi produk dalam negeri tetap hidup.

Pengusahanya juga berkorban. Mereka melihat pengorbanan rakyat ini sebagai utang yang musti dibayar dengan menghasilkan produk kualitas tinggi dengan harga lebih murah. Dua pengorbanan bertemu.

Tapi dua pengorbanan itu akan sia-sia, ketika negara tidak turut berkorban. Negara mensupport, tidak membebani dengan pajak tinggi, dan lain sebagainya.

Di sini, di Indonesia, kita melihat fenomena sebaliknya:
Rakyat dan Pengusaha disuruh berkorban. Tapi negara tidak berkorban Sama sekali.

Pajak digenjot setinggi mungkin. Hasilnya? Entah ke mana.

02/06/2026

Pajak UMKM

31/05/2026

Sebagian buzzer mengatakan bahwa pelemahan rupiah ini strategi agar harga barang kita bersaing di perdagangan internasional. Terima kasih kepada Pak .kasali sudah menjawab mereka dengan gamblang. Saya hanya mau urun rembug sedikit saja di video ini.

29/05/2026

Menarik apa yang dituliskan "Ketika Salib lebih Islami dari Haji".

Jadi apakah aktivitas ekonomi yang dilakukan Pak Haji ini mencerminkan Ekonomi Islam? kita bahas dalam video

28/05/2026

Konon negara yang ngurusi agama melulu itu bukan negara maju. Negara maju ngurusin sains dan teknologi.

Menurut kamu, negara mana yang alasan berdirinya adalah warisan kerajaan agama nenek moyangnya?

Want your public figure to be the top-listed Public Figure in Bantul?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Website

Address


Jl. Ratu Boko RT.08 P*K Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul Yogyakarta
Bantul
55183