Ronny Rompas
06/02/2026
Ya dan Amen.
30/01/2026
HATI YANG DINGIN
(Kejadian 45:25-28)
Yakub adalah orang yang dipilih dan diurapi Tuhan. Tetapi dia mengalami kemunduran rohani yang mengakibatkan "hatinya menjadi dingin" sehingga sulit untuk percaya kepada anak-anaknya sendiri.
MENGAPA HATI SESEORANG JADI DINGIN?
Dia pernah dibohongi anak-anaknya. Yakub pernah menerima berita tentang kematian Yusuf dari mereka.
• Tidak semua kabar yang baik dapat diterima dengan baik oleh penerimanya.
Sebenarnya Yakub baru saja mendapatkan kabar baik dari anak-anaknya bahwa Yusuf anak yang ia kasihi masih hidup. Tetapi ia meresponinya dengan hati yang dingin.
Hal ini disebabkan karena ia sudah tidak mempercayai perkataan anak-anaknya. Padahal anak-anaknya sangat bersemangat, bahkan saling berebutan saat menyampaikan berita tentang Yusuf.
Yakub sedih karena kehilangan yang dia cintai.
HATI YANG DIPULIHKAN
Tetapi setelah Yakub melihat kereta yang dikirimkan Yusuf untuk menjemputnya, maka bangkitlah semangatnya karena Yusuf. Semangat Yakub bangkit karena ia percaya kepada Yusuf.
Yakub dapat bangkit kembali dari kemunduran rohaninya. Dari hati yang dingin menjadi bersemangat.
28/01/2026
TUHAN MENCARI ORANG YANG SIAP
(Hakim-hakim 5:1-3)
Debora adalah seorang wanita. Dia ditetapkan Tuhan menjadi seorang Hakim dan Nabi buat bangsa Israel. Sebagai seorang wanita, hal ini adalah tidak lazim karena dalam tradisi Israel, biasanya prialah yang memimpin.
Hal ini merupakan masalah bagi Debora yang harus dihadapinya. Tetapi dalam kepemimpinan Debora, bangsa Israel dapat mengalahkan Kanaan dan hal ini menunjukkan bahwa Tuhan bebas memilih siapapun yang Dia kendaki dan menunjukkan bahwa Tuhan tidak memiliki ketergantungan kepada manusia. Tuhan bisa pakai siapapun yang siap dan bersedia dipakai-Nya.
Jika seseorang menolak atau melarikan diri untuk dipakai Tuhan, maka pelayanan atau pekerjaan Tuhan akan terus berjalan karena Tuhan dapat memakai siapapun yang dikehendaki-Nya.
22/01/2026
PESAN TERAKHIR
Sebuah pesan tentang kesiapan dalam melayani Tuhan (Kisah Para Rasul 20:17–38)
PENDAHULUAN
Ayat-ayat ini adalah pertemuan terakhir Rasul Paulus dengan Pelayan Tuhan di Efesus. Dalam pertemuan tersebut, Paulus memberikan pesan terakhir sebelum ia melakukan perjalanan ke Yerusalem.
Paulus melayani dengan tekun dan tinggal bersama merwka selama +/- 3 tahun. Ia mengajar setiap hari, menangis, menderita dan berjuang bersama mereka.
APA PESAN TERAKHIR YANG PAULUS SAMPAIKAN?
1. Harus siap melayani Tuhan dengan kerendahan hati [19]. Di dalam pelayanan, seharusnya dipenuhi dengan suasana sorga. Paulus mencucurkan air mata dan mengalami pencobaan karena pihak luar, bukan dari sesama rekan sepelayanan.
2. Tetap setia saat menghadapi pencobaan dengan tidak melalaikan tugas apapun yang Tuhan percayakan, meskipun harus mencucurkan air mata dan mengalami penderitaan [19-25]. Jangan pernah mundur dalam pelayanan, sebagaimana Paulus tidak menghiraukan nyawanya untuk memberitakan Injil.
3. Siap menjadi teladan [26-28]. Sadari bahwa kita ini adalah hamba. Melayani Tuhan adalah kehormatan dan kebanggaan yang Tuhan berikan kepada kita.
4. Waspada dan berjaga [29-32]. Paulus menasehatkan kepada pelayan Tuhan agar berhati-hati terhadap guru-guru palsu, pengajar sesat dan pemimpin yang merusak.
5. Siap berkorban [ayat 33-35]. Pelayan Tuhan tidak boleh mencari keuntungan dalam pelayanan, tetapi sebaliknya adalah s**a memberi.
6. S**a berlutut dan berdoa [36-38]. Kesedihan dan pergumulan apapun, harus dihadapi dengan berlutut dan berdoa kepada Tuhan.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Dubai, United Arab Emirates
Dubai
00000