Sentra Abiyoso Cimahi

Sentra Abiyoso Cimahi

Share

Photos from Sentra Abiyoso Cimahi's post 09/03/2022

Musik dan Disabilitas Netra

Musik adalah bahasa paling universal di dunia. Semua orang menggemari musik, tentu dengan selera genre musik yang berbeda-beda. Sejak lahir, manusia sudah diperkenalkan dengan musik, paling tidak lewat senandung dan tepukan lembut sang ibu ketika hendak melelapkan bayinya. Bahkan, jika diperhatikan dengan saksama, suara hewan pun berirama.
Keistimewaan musik tidak hanya sampai di situ. Musik pun ternyata memiliki efek menenangkan dan menyembuhkan. Tidak mengherankan apabila musik dijadikan salah satu media terapi (musical therapy). Ada orang yang merasa lebih nyaman dalam belajar dan bekerja ketika mendengar permainan musik atau lagu di sekitarnya. Sering p**a kita temukan ruang bedah di rumah sakit yang dihiasi suara musik/lagu agar baik dokter maupun pasien dapat lebih tenang dalam menghadapi prosedur pembedahan.
Musik juga menjanjikan penghasilan bagi yang menekuninya secara profesional. Tidak heran apabila banyak orang yang memilih jalur musik sebagai sumber penghasilan. Tidak terkecuali penyandang disabilitas netra. Profesi di bidang musik hampir selalu menjadi pilihan utama bagi banyak disabilitas netra di Indonesia. Entah sebagai musisi, vokalis, ataupun kedua-duanya sekaligus. Tidak jarang yang bahkan memiliki studio rekaman pribadi, bisnis rental alat musik, juga menjadi pengajar musik di berbagai lembaga.
Kendati dianugerahi bakat dan kemampuan bermusik yang luar biasa, rupanya ada satu hal yang masih sering jadi kendala bagi sebagian besar musisi disabilitas netra. Tidak lain adalah masih terbatasnya buku yang berisi pengetahuan tentang notasi braille. Sebab itu, wajar apabila masih banyak musisi disabilitas netra yang belum paham cara menulis dan membaca partitur.
Hal ini disadari betul oleh Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) "Abiyoso". Sebagai lembaga layanan literasi bagi disabilitas, lembaga ini berinisiatif menerbitkan buku berisi teori dasar musik dalam format huruf braille pada 2017 yang lalu. Dalam buku ini dijelaskan tentang nada, cara menyusunnya menjadi sebuah lagu, dan yang tak kalah penting adalah pengenalan simbol-simbol notasi musik dalam sistem tulisan braille. Buku ini dicetak dalam dua jilid braille dan menjadi salah satu buku yang paling populer di kalangan disabilitas netra penerima layanan BLBI "Abiyoso". Maka wajar jika selama bertahun-tahun, buku ini selalu dicetak ulang demi memenuhi permintaan para penerima manfaat yang semakin hari semakin meningkat.
Semoga buku ini dapat terus menebar dan menabur manfaat bagi kawan-kawan penyandang disabilitas netra di mana pun berada. Pun, semoga BLBI "Abiyoso" dapat terus menghadirkan buku-buku yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, terkhusus penyandang disabilitas. Selamat Hari Musik Nasional 9 Maret 2022!

Penulis: Iin Saputri

Want your organization to be the top-listed Government Service in West Java?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address

Jalan Kerkof No. 21
West Java
40532

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30