AK Teknik
Apa Fungsi Water Chiller???
Water chiller menyerap panas dari fluida melalui evaporator, kemudian membuangnya via kondensor, memastikan suhu cairan tetap konsisten untuk proses seperti manufaktur atau pengolahan makanan. Ini juga mendukung dehumidifikasi udara dan penolakan panas berlebih dari peralatan berat
kenapa Evaporator chiller blok beku???
Penyebab utamaAliran udara kurang atau terhambat: Filter udara kotor, sirip evaporator tertutup debu, atau kipas/blower lemah membuat panas tidak terserap, akhirnya kelembapan mengembun dan membeku menutupi coil. ��Suhu/set point terlalu rendah: Setelan temperatur terlalu dingin (misal mendekati atau di bawah 0 °C untuk aplikasi yang tidak perlu) membuat evaporator terus-menerus berada di bawah titik beku sehingga cepat icing. ��Kekurangan refrigeran (freon kurang): Tekanan refrigeran rendah menurunkan suhu evaporator berlebihan, sehingga kondensasi di permukaan coil berubah jadi es dan meluas jadi blok. ���Evaporator kotor dan drain mampet: Kotoran di fin menghambat perpindahan panas dan aliran udara, sementara saluran drain tersumbat menahan air kondensasi di sekitar coil, lalu semuanya membeku. ��Defrost tidak bekerja: Untuk chiller yang punya siklus defrost, timer/heater/sensor defrost rusak atau setting defrost terlalu jarang membuat es tidak pernah benar‑benar mencair dan lama‑lama jadi blok es tebal. ���Pintu sering dibuka atau tidak rapat (untuk chiller kabinet): Udara lembap luar sering masuk, kondensasi sangat banyak di evaporator lalu membeku dan menumpuk. ��