SatuMuslim.com
14/03/2023
Di dunia ini selalu ada sesuatu yang akan singgah di kehidupan kita, yaitu ujian.
Entah bagaimana pun kita menolak atau mengeluh, tetap saja ujian akan singgah di kehidupan kita.
Agar ujian ini bisa berbuah jadi pahala dan mengangkat derajat kita, maka jalan satu-satunya adalah dengan bersabar.
Dengan bersabar maka ujian justru akan berubah menjadi anugerah dan itulah yang menjadi penyebab kebahagiaan kita hidup di dunia dan di akhirat.
Seperti yang disebutkan dalam surah Al-Baqarah ayat 155 yang berbunyi:
“Dan kami akan menguji kalian dengan sebagian rasa ketakutan, kekurangan harta, jiwa, buah-buahan, dan kelaparan. Serta sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang telah bersabar.”
13/03/2023
Pernahkah kita memikirkan bahwa hidup ini hakekitnya adalah perjalanan? Pernahkah kita merenungkan hidup di dunia ini tidak lain adalah sebuah perjalanan menuju kepada Allah Ta`ala?
Tidakkah Anda mengingat sabda Rasulullah Muhammad shalallahu alaihi wa sallam:
كلّ الناسِ يغدو؛ فبائعٌ نَفسَه فمُعتِقها أو موبِقها
“Setiap hari semua orang melakukan perjalanan hidupnya, keluar mempertaruhkan dirinya! Ada yang membebaskan dirinya dan ada p**a yang mencelakakannya!” (Hadits Riwayat Imam Muslim).
12/03/2023
Jangan sampai ketakutan mu lebih besar kepada manusia dibandingkan kepada Allah.
Allah SWT menjanjikan surga kepada orang-orang yang memiliki rasa takut kepada-Nya. Allah SWT berfirman, "Dan adapun orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan (diri) dari (keinginan) hawa nafsunya. Maka sungguh, surgalah tempat tinggalnya", (QS An-Nazi'at: 40-41).
11/03/2023
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari bersabda bahwa, keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan. Penting untuk menjaga lisan. Sebab lisan diibaratkan pisau yang apabila salah menggunakannya akan melukai banyak orang.
Di zaman modern, ketajaman lisan kadang juga mewujud dalam aktivitas di media sosial melalui status-status yang ditulis. Sudah semestinya, sebagai umat Islam membuat status di media sosial yang tak menyinggung orang lain.
Allah SWT berfirman: "Tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan di antara manusia. Barangsiapa berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kami akan memberinya pahala yang besar." (Q.S. an-Nisaa'[4]: 114).
11/03/2023
Lagi cari apa sih?
Jangan kejar duniawi sampai melupakan kehidupan akhirat nanti, ingat itu hanya tentang duniawi. Bukankah kehidupan yang kekal adalah kehidupan di alam akhirat nanti ?
وَمَا هَٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ لَهِىَ ٱلْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ
Artinya: Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.
10/03/2023
Kita termasuk dari bagian alam semesta, kita dipercaya Allah buat mengatur dan menjaga alam semesta ini, karena tugas manusia salah satunya menjadi kholifa fil ardi. Tugas dan tanggung jawab kholifa dimuka bumi ini adalah menjaga dan melestarikan alam ini.
Yakni Allah telah menciptakan bumi untuk tempat menetap kalian, dan kalian dapat melakukan perjalanan padanya ke mana pun yang kalian kehendaki dari kawasan dan daerah-daerahnya.
Semuanya itu termasuk di antara apa yang diingatkan oleh Nabi Nuh terhadap kaumnya, untuk menunjukkan kepada mereka kekuasaan Allah dan kebesaran-Nya melalui penciptaan-Nya terhadap langit, bumi, dan semua nikmat yang dirasakan oleh mereka berupa berbagai manfaat, baik yang berasal dari langit maupun yang berasal dari bumi.
لِّتَسْلُكُوْا مِنْهَا سُبُلًا فِجَاجًا ࣖ
Supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu". (QS. Nuh ayat 20)
09/03/2023
Dalam segala urusan apapun kamu harus senantiasa melibatkan Allah dalam hati dan pikiranmu, agar kamu dipermudah segala urusannya dan mendapatkan berkah darinya.
Kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya tentu saja akan mengantarkannya
mendapatkan berbagai fasilitas hidup, yaitu kesenangan dan kenikmatan yang
tiada tara. Bukankah seorang anak yang dekat dengan orang tuanya atau seorang
pegawai bawahan dengan atasannya akan memberikan peluang atas segala
kemudahan yang akan dicapainya.
Q.S Al-Baqarah : 186
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
Artinya :
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
8956