Coelacanth FC

Coelacanth FC

Share

Photos from Coelacanth FC's post 09/04/2020

Delias rosenbergi

Pieridae

Bantimurung, Maros
April 9, 2020

Kupu-kupu cantik yang tak sempurna. Warna yang aduhai menawan. Kuning berpadu merah memikat dari kejauhan.

Aku melihatnya pertama kali di selokan kering di belakang kantor.

Dari kejauhan Aku sudah mengenal, "itu pasti Delias," gugamku. Aku kemudian bergegas mengambil kamera. Lumayan bisa mengabadikan si doi yang Aku kira sudah udzur.

Saat menghampirinya, ternyata si doi baru menetas dari kepompong. Dari sayap dan warna yang masih kincong nampak jelas.

"Kok tidak terbang ya," gugamku. Akhirnya Aku menyapanya. Ternyata salah satu sayap terlipat. Sayapnya tidak tidak terbentang sempurna.

Wah sayang ya..

Moga Engkau bisa bertahan ya dengan keterbatasmu. Terima kasih sudah menyapaku sore ini dengan keindahanmu.

@ Makassar-vila mutiara

Photos 23/02/2020

Papilio peranthus

Papilionidae

Bantimurung, Makassar, Indonesia
February 21, 2020

Photos 10/01/2020

Cethosia myrina sarnada, female

Bantimurung Village, Bantimurung Bulusaraung National Park,

Photos 10/01/2020

Vindula erota, female

Bantimurung, Bantimurung Bulusaraung National Park,

14/12/2018

Butterflying

Aku senang hari ini menemani seorang pecinta kupu2. Ia jauh2 datang dari tanah Mandarin untuk menyaksikan eloknya warna-warni sayapnya.

Ia menunduk, mengikuti gerak sang kupu dan mencari sudut pandang yang tepat. Sesekali malah ia seolah bersujud saking serius ia mengabdikan warna cantiknya.
"Kupu2 di sini (Sulawesi) adalah yang terbaik. Lebih berwarna dan jumlah jenisnya melimpah," pungkas Andy Ho, di saat ngobrol santai.
Ini adalah berkah terjaganya hutan. Di sanalah makanannya tersimpan. Tempat ia berlindung dari iklim ekstrim, serangan predator, ato bahkan serbuan sang pemburu dolar.

Pemburu yg sering menangkap kemudian mencekiknya. Tak butuh waktu lama, ia akan berakhir di balik menawanya frame kaca penghias dinding ataukah pada fiberglas gantungan kunci.

Photos 01/09/2018

Manado

Kota ke-2 saya 6 tahun lalu. Sy ingat pertama kali datang di bumi nyiur ini. Kota sedang yang terus bergeliat. Bertumbuh di setiap setiap nadi kekuasaan hukum tua (lingkungan).

Penghuni kota ini begitu kental mengajarkan arti tolenransi. Toleransi antar umat beragama dan toleransi dalam pergaulan sehari2.

Penghuninya begitu ramah. Mereka juga begitu menghargai para pendatang, mau dari jawa, gorontalo atau pun dari daratan selatan Sulawesi. Mereka juga begitu menghargai budaya leluhurnya. Sebut saja seperti bahasa.

Dalam kehidupan sehari-haru, selalu menggunakan bahasa Menado. Karenanya para penghuni baru harus memaksakan diri memahaminya. Karena tak heran dalam beberapa bulan sj kala itu sy sdh bisa berhasa kawanua dg fasih.

Satu juga selalu terkenang bagi saya adalah makanan. Sy begitu menyukai makanan tradisional di sini, sebut sj ikan woku, mie cakalang, ataupun tinutuannya.

Kala pertama kali menyantap makanan di sini sedikit sok. Mengapa? Hampir semua makanan di kota ini di sajikan dengan paduan rica. Makanannya pedas2. Tapi pada akhirnya saya bisa menyesuaikan diri, malah terbiasa karenanya. Justru tak ada rica ato dabu2, makanan berasa hambar..he

Seminggu di sini menjalani tugas kantor, mengembalikan kenangan2 indah berantau.

Merantaulah biar kamu tahu betapa nikmat dan menantangnya kehidupan..

Want your business to be the top-listed Recruitment Company in Makassar?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address

Makassar
90243