Kuningan Mass

Kuningan Mass

Share

10/06/2026
10/06/2026

KUNINGAN (MASS) - Siang ini, Rabu (10/6/2026), tiba-tiba beredar foto yang memuat gambar polisi tengah melakukan operasi lalu lintas.

Uniknya, operasi lalu lintas itu dilakukan di titik-titik yang tidak umum, jauh dari pusat kota, bahkan di jalanan sepi. Salah satu yang fotonya cukup heboh lokasi foto di Dangdeur Pakembangan Garawangi.

Selain di Garawangi, foto dengan narasi razia kendaraan atau operasi lalu lintas juga disematkan di beberapa titik seperti Ciwaru.

Bahkan, ada juga foto yang menunjukkan operasi lalu lintas bertajuk "Razia Lodaya 2026 Satlantas Polres Kuningan". Foto operasi lalu lintas di tempat tidak umum itu, banyak disebar ke grup dan distatuskan warga.

Usut punya usut, foto-foto tersebut ditenggarai dibuat oleh AI. Pasalnya, beberapa gambar tidak realistis, kaku, seragam dan tidak jelas saat dizoom.

Kasi Humas Polres Kuningan, AKP Moegiyana juga memastikan foto yang beredar adalah hoax. "Hoax itu," jawab Moegiyono.

Pun begitu dengan Satlantas Polres Kuningan. Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharapon melalui Kanit Kamsel IPDA Alvan Rizki, menegaskan tidak ada operasi lalu lintas apapun di wilayah tersebut.

Link: https://kuninganmass.com/beredar-foto-operasi-lalu-lintas-di-tempat-tak-

10/06/2026

KUNINGAN (MASS) – SPPG alias Dapur MBG di Kabupaten Kuningan dipastikan tidak menerima distribusi motor listrik yang sempat dilakukan pengadaan oleh BGN.

Hal itu disampaikan Korwil MBG Kabupaten Kuningan, Nissa Rahmi, kala dikonfirmasi kuninganmass.com baru-baru ini. Ia mengaku belum menerima informasi apapun soal motor listrik.

“Untuk sekarang ini belum ada pengadaan apapun yang sampai di Kabupaten Kuningan untuk didistribusikan,” ujarnya.

Selain tingkat kabupaten, ia juga mengaku tidak menerima informasi distribusi pengadaan motor listrik untuk tingkat Provinsi Jawa Barat.

Link: https://kuninganmass.com/dapur-mbg-di-kabupaten-kuningan-tak-terima-motor-listrik/

10/06/2026

KUNINGAN (MASS) – Panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung di Kabupaten Kuningan (SMAN 2 Kuningan) menjelaskan adanya perubahan skor peserta selama proses seleksi yang sempat menimbulkan keluhan dari sejumlah orang tua dan calon siswa.

Ketua Panitia SPMB, Dede Herdianto, mengatakan perubahan nilai yang muncul di sistem bukan disebabkan oleh intervensi pihak tertentu, melainkan karena proses sinkronisasi dan pemutakhiran data.

“SPMB ini sistemnya online kan ya, siswa daftarnya juga online bisa di manapun. Pihak sekolah hanya pada tataran memverifikasi data tersebut, kemudian nanti masuk ke sistem,” ujar Dede, Selasa (9/6/2026).

Dede menyadari sebelum pengumuman final pada 8 Juni 2026 memang terdapat perubahan skor atau nilai peserta pendaftaran. Pihaknya juga mengaku heran pada perubahan tersebut.

“Kami melakukan konfirmasi ke provinsi bahwa ternyata memang data itu sifatnya masih sementara, sebelum final tanggal 8 di umumkan. Jadi masih sementara, sedangkan sistem itu selalu mengupdate diri, maintenance, sinkronisasi, dan verifikasi data sehingga terjadi perubahan skor,” katanya

Menurutnya, pada jalur prestasi akademik, skor peserta dihitung dari kombinasi 40 persen rata-rata nilai rapor selama lima semester dan 60 persen nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Perubahan skor dapat terjadi karena penyesuaian angka desimal yang diproses sistem.

“Nilai TKA rata-rata kan pasti ada koma, sedangkan sistem itu menangkapnya perubahan karena penyesuaian koma. Kadang-kadang kalau dalam matematika misalkan ada yang dibawah 5 ngga naik, kalao ada 0,5 nya ke atas kan jadi naik satu angka gitu, meski tidak terlalu jauh,” tuturnya.

Link: https://kuninganmass.com/daftar-ke-sekolah-maung-skor-ujian-peserta-malah-berubah-ini-penjelasan-panitia/

10/06/2026

KUNINGAN (MASS) – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax resmi mengalami kenaikan dan mulai diberlakukan. Salah satunya di SPBU 502 Kertawangun yang kini menjual Pertamax seharga Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

Staf Administrasi SPBU 502 Kertawangun, Rani, membenarkan adanya penyesuaian harga tersebut. Menurutnya, meski Pertamax mengalami kenaikan cukup signifikan, harga Pertalite masih tetap berada di angka Rp10.000 per liter.

“Betul perkawis Pertamax naik, teras upami Pertalite ngga ada kenaikan,” ujar Rani, Rabu (10/6/2026).
_____
Kebijakan baru itu mulai berlaku pada 10 Juni 2026.Selain Pertamax yang naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, harga Pertamax Green juga mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Turbo masih bertahan di Rp20.700 per liter.

Untuk produk solar nonsubsidi, harga Dexlite tetap berada di angka Rp23.000 per liter dan Pertamina Dex dipatok Rp24.000 per liter.

Link: https://kuninganmass.com/pertamax-naik-jadi-rp16-250-per-liter-harga-baru-sudah-berlaku-di-kuningan/

Want your business to be the top-listed Media Company in Kuningan?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address

Jalan Moch Yamin No. 51 Kuningan
Kuningan

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00