Volkinfo
Presiden Prabowo Subianto buka suara terkait dalam sebulan ini muncul sejumlah aksi unjuk rasa dengan berbagai tuntutan, ada yang meminta menurunkan harga BBM, hingga menolak adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski demikian, ada juga demo tandingan yang mendukung MBG.
Dalam acara Puncak Pekan Nasional (P***s) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026), Prabowo mengaku mengetahui siapa yang membayar massa untuk berdemo. "Gue kenal semua itu saudara-saudara, mereka gak s**a sama Prabowo karena Prabowo ngerti, hati-hati lho.
Saya kasih peringatan mereka-mereka itu, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gua tahu itu," ujar Prabowo. Prabowo yakin, massa yang mengikuti unjuk rasa juga tidak mengetahui apa tuntutannya. Sebab, mereka datang dibayar. "Ditanya, anak-anak demo, gak ngerti. Mau demo apa ya? Ee, ee, ee. 'Kami dibayar Rp200 ribu', gitu kan," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk saling bersatu dan mendukung pemerintah. Menurutnya, apabila ada kekurangan pada pemerintahannya, harus tetap didukung. "Harusnya bangsa ini kompak.
Kalau ada yang kurang, temannya kurang, tim kita mainnya kurang bagus, tetap di support. Nanti begitu selesai pertandingan baru dikoreksi. Jangan lagi main bawa bola, salah goblok. Lagi main di tengah lapangan disorakin. Jadi kayaknya kita tidak bangga dengan apa yang dihasilkan bangsa sendiri," imbuhnya.
Kejadian sekitar dua bulan 2/1 lalu cmiiw ya .
Sekitar 4 bulanan Pelaku dan adiku
berkenalan lewat temanku. Nane welcome karena epul ini mau bantu acara galang dana (Ngadu nama acaranya). Komunikasi baik, selayaknya teman normal. Hingga sekitar 1/2 bulan lalu, pelaku datang ke rumah untuk mengambil alat musik yg dititipkan di nane. Kondisi nane sendiri di rumah, pelaku datang membawa pisang ijo.
Dipersilahkan masuk, ngobrol lalu makan pisang ijo. Pelaku berbincang ngaler ngidul, dan pada akhirnya berucap "aku punya p***s besar sampe ke udel, coba liat, coba pegang, dan mencoba untuk memegang tangan nane". Serentak nane marah "jangan macem-macem, nanti jadi musuh". Pelaku malah mebela diri, "Nane dan Mantan ga jadi musuh tuh". Setelah kejadian itu pelaku tidak merasa bersalah dan terus mencoba menghubungi adeku, tp adeku sudah tidak merespon sama sekali. Cmiiw untuk kronologinya ya new
Click here to claim your Sponsored Listing.