Mr. Secretary
13/05/2026
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, tengah menjadi sorotan positif setelah memilih untuk tidak menyentuh anggaran pribadi senilai Rp548 juta yang dialokasikan dalam APBD 2026. Dana tersebut sedianya diperuntukkan bagi kebutuhan tata rias sebesar Rp48 juta dan biaya kesehatan sebesar Rp500 juta.
Meski fasilitas ini tersedia secara resmi, uang tersebut dilaporkan masih utuh di kas daerah tanpa digunakan sepeser pun. Kepala BPKAD Maluku Utara, Ahmad Purbaya, menjelaskan bahwa alokasi tersebut sebenarnya bersifat antisipatif dan memiliki landasan hukum yang sah sesuai Permendagri. Secara aturan, pemerintah daerah memang diperbolehkan menganggarkan biaya operasional penunjang tugas, termasuk pemeriksaan kesehatan tahunan bagi kepala daerah.
Namun, dalam kasus ini, Sherly memutuskan untuk tetap mengedepankan efisiensi anggaran daripada mengambil hak fasilitas tersebut. Langkah ini dinilai sebagai sinyal positif mengenai komitmen sang gubernur dalam memprioritaskan kebutuhan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Dengan menolak fasilitas dari negara tersebut. Sherly menunjukkan bahwa ia lebih memilih mengawal setiap rupiah APBD agar tetap sasaran.
📷: Instagram/
13/05/2026
Sumber : Detik com
Sebanyak 200 Siswa dari 12 sekolah di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, keracunan setelah menyantap menu daging Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini telah menarik seluruh menu makanan.
Dilansir detik Jatim, Senin (11/5/2026), Kepala Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya, Tyas Pranadani menduga, ratusan siswa keracunan dari menu olahan daging. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak SPPG untuk menarik makanannya.
"SPPG tadi itu menarik semua makanan ya. Jadi makanan-makanan yang belum dikonsumsi semua ditarik, ditarik semua," kata kepada wartawan di RS Ibu dan Anak IBI Surabaya.
Tyas mengatakan pihak SPPG berjanji akan bertanggung jawab, termasuk pembiayaan penanganan medis siswa yang keracunan. Sampel menu MBG juga telah dibawa ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BLK).
"Kemudian, MBG pihak SPPG juga berkomitmen untuk membiayai seluruh pengobatan dari siswa. Kemudian, juga tentu akan kami lakukan investigasi ya terkait makanan ini melalui BBLK," jelasnya.
Ratusan siswa dari belasan sekolah di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Pusing hingga mual dikeluhkan siswa hingga dilarikan ke puskesmas dan RS.
12/05/2026
Josepha Alexandra, Siswi Kelas XI SMA Negeri 1 Pontianak yang mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, diundang datang ke MPR RI, Selasa (12/5). Pada kompetisi LCC MPR itu, Josepha sebetulnya memberi jawaban yang betul.
Namun, jawaban itu disalahkan oleh juri. Lalu, Josepha dengan teguh memprotes dewan juri serta mempertahankan jawabannya. Aksi ini menuai perhatian publik.
Berangkat ke MPR RI, Josepha didampingi oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pontianak Indang Maryati, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Negeri 1 Pontianak Rio Pratama, dan Guru Pembimbing SMA Negeri 1 Pontianak Heni.
"Yang mendampingi ada Bu Indang selaku
Kepsek, lalu ada Pak Rio selaku Waka Humas, dan ada Bu Heni selaku pembimbing," kata Josepha.
Selain diundang ke MPR, Josepha juga mendapat apresiasi yakni beasiswa S1 ke China dan akan mendapatkan ikatan kerja setelah selesai kuliah di sana oleh Rifqinizamy Karsayuda, anggota DPR/MPR RI sekaligus alumni SMA Negeri 1 Pontianak.
Namun, keputusan tersebut kembali lagi kepada Josepha karena masih dipertimbangkan untuk didiskusikan kepada sang orang tua.
12/05/2026
Terkadang, pahlawan tidak datang mengenakan jubah, tapi mengenakan seragam sekolah. Itulah yang kita lihat dari siswa-siswi SMAN 1 Pontianak di ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar kemarin.
Berani Bersuara di Tengah Ketidakadilan
Di saat banyak orang mungkin akan memilih diam karena takut dengan nama besar penyelenggara atau wibawa dewan juri, mereka justru memilih untuk speak up. Mereka tidak marah-marah tanpa alasan, tapi mereka bicara dengan data, bukti, dan sopan santun. Mereka adalah pahlawan karena berani melawan keputusan yang dirasa tidak adil dan penuh k3t3l0d0r4n.
Bukan Sekadar Masalah Skor
Apa yang mereka lakukan bukan cuma soal mengejar poin yang hilang, tapi soal menjaga harga diri dan nilai kejujuran. Mereka mengajarkan kepada kita semua, terutama orang dewasa, bahwa gelar atau jabatan tinggi bukan alasan untuk berbuat seenaknya. Jika ada k3cur4ng4n, maka kebenaran harus diteriakkan, seberapa pun sulitnya situasi saat itu.
Keberanian yang Berbuah Manis
Karena keberanian mereka untuk tidak menyerah, akhirnya pihak penyelenggara sadar dan mau meminta maaf. Ini adalah bukti nyata bahwa satu suara kecil yang jujur bisa meruntuhkan tembok keangkuhan yang besar. Mereka telah memenangkan "piala" yang jauh lebih berharga, yaitu rasa hormat dari seluruh masyarakat Indonesia.
Terima kasih karena sudah menjadi contoh nyata bahwa kejujuran harus diperjuangkan. Kalian adalah bukti bahwa masa depan bangsa ini ada di tangan anak muda yang punya integritas dan nyali untuk menegakkan keadilan.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Jakarta
Batam
29439