Bait Rasa puisi cinta

Bait Rasa puisi cinta

Share

27/05/2026

Kamu pernah menjadi satu-satunya nama
yang kusebut diam-diam di dalam doa,
menjadi alasan aku tersenyum
meski dunia sedang tidak baik-baik saja.
Aku pernah menaruh seluruh rasa
hanya padamu,
tanpa ragu, tanpa takut terluka.
Kupikir cinta akan tinggal,
kupikir hati yang saling menjaga
tak akan mudah berubah arah.
Tapi kini,
yang tersisa hanya sunyi
dan pesan-pesan yang tak lagi dibalas.
Kamu yang dulu begitu hangat,
sekarang terasa seperti orang asing
yang bahkan tak mengenal lukaku lagi.
Aku bertanya pada malam,
apa salahku sampai kamu tega
mendiamkanku seperti ini?
Padahal aku selalu ada
saat dunia menjauh darimu.
Sakit rasanya mencintai seseorang
yang perlahan memilih diam
daripada menjelaskan.
Karena kadang,
bukan perpisahan yang paling menyakitkan,
melainkan berubahnya seseorang
tanpa sepatah kata.

19/05/2026

Puaskah kau menyakitiku seperti ini?
Teganya kau membiarkanku tenggelam
dalam sepi yang tak pernah kau pedulikan.
Dulu tanganmu begitu hangat menggenggamku,
namun kini hatimu terasa jauh
meski tubuhmu masih di dekatku.
Ke mana kasih itu pergi?
Mengapa cintamu berubah sedingin malam
yang membuatku menangis diam-diam.
Aku lelah menunggu perhatian
yang semakin hari semakin hilang,
lelah berpura-pura kuat
padahal hati ini terus hancur perlahan.
Sanggupkah kau melihatku menderita seperti ini?
Melihat aku berjuang sendiri
menahan luka yang kau tinggalkan setiap hari.
Aku hanya ingin dicintai dengan tulus,
ingin didengar saat lelah,
ingin dipeluk saat dunia terasa berat.
Namun yang kudapat hanyalah diam
dan rasa sakit yang terus tumbuh.
Jika memang sudah tak ada kasih di hatimu untukku,
katakanlah dengan jujur,
jangan biarkan aku bertahan
di hubungan yang hanya membuatku terluka sendiri.
Karena cinta seharusnya menguatkan,
bukan membuat seseorang menangis setiap malam
mempertanyakan harga dirinya sendiri.
Dan bila akhirnya harus berpisah,
biarlah itu menjadi akhir dari luka,
daripada aku terus tinggal
dalam cinta yang tak lagi memiliki rasa.
Bait Rasa puisi cinta

18/05/2026

Lelah sendiri
Gak tau apa yang
aku tunggu

18/05/2026

Jangan salahkan keadaan.
Aku sudah terlalu lama
memeluk luka sendirian
sambil berpura-pura kuat di depan dunia.
Aku pernah mencintaimu
dengan cara paling sederhana:
menanyakan kabarmu,
mengkhawatirkan harimu,
mendoakan langkahmu,
bahkan saat aku sendiri terluka.
Tapi kini aku sadar,
tidak semua hati
dihargai sebesar rasa yang diberi.
Ada cinta yang hanya singgah,
ada rindu yang hanya dijadikan tempat sementara.
Maka bila suatu saat
aku memilih pergi perlahan,
itu bukan karena aku tak lagi sayang.
Aku hanya ingin belajar
mencintai diriku sendiri
setelah terlalu lama kehilangan arah
karena mencintaimu terlalu dalam.
Kejarlah bahagiamu,
pergilah ke tempat yang membuatmu tenang.
Aku akan mencoba ikhlas,
meski hati ini masih menyebut namamu
di setiap malam yang sunyi.
Dan jika nanti
kau mengingatku kembali,
ingatlah satu hal—
pernah ada seseorang
yang mencintaimu tanpa syarat,
meski akhirnya ia harus kalah
oleh kecewa yang tak pernah selesai. 💔

18/05/2026

Semangat posting status
walau tak banyak yang memberi tanda s**a :)
Karena kadang,
yang paling tulus bukan yang ramai memuji,
melainkan diri sendiri
yang tetap kuat menulis rasa
meski sepi menyapa.
Tak semua luka harus dimengerti orang lain,
tak semua cerita harus mendapat perhatian.
Yang penting,
hatimu masih mampu bicara,
masih berani berdiri,
dan masih percaya
bahwa dirimu berharga
meski tanpa banyak like dan komentar

Want your business to be the top-listed Clothing Store in Batam?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address

Batam